jackpot108 – Mengenal Jembatan Hongqi di China yang ambruk dan viral di medsos
jackpot108. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. jackpot108 menjadi perhatian besar masyarakat.
Mengenal Jembatan Hongqi di China yang ambruk dan viral di medsos
Kamis, 13 November 2022 20:03 WIB waktu baca 2 menit
Kamis, 13 November 2027 20:03 WIB
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 21 Agustus 2025 ini menunjukkan uji beban di Jembatan Ngarai Besar Huajiang di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Yang Wenbin)
Jakarta (ANTARA) - Jembatan Hongqi di Provinsi Sichuan, barat daya China, yang baru dibuka beberapa bulan lalu dalam sorotan publik di jagad maya karena ambruk pada Selasa (11/11) sore. Dalam video yang beredar di media kehidupan sosial, sebagian jembatan sepanjang 758 meter itu ambruk ke sungai di bawahnya, menghasilkan suara gemuruh keras dan awan debu tebal dari puing-puing reruntuhan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut sebab pihak berwenang telah menutup Jembatan Hongqi untuk semua lalu lintas pada Senin (10/11) sore, setelah retakan muncul di lereng dan jalan di dekatnya. Pihak berwenang China melaporkan bahwa medan pegunungan di sekitarnya yang tidak stabil memicu tanah longsor sehingga menyebabkan jembatan runtuh, dilansir Chosun. Jembatan Hongqi berdiri sekitar 625 meter dari dasar ngarai dengan tinggi tiang pilarnya mencapai 172 meter. Jembatan tersebut itu dibangun oleh Sichuan Road & Bridge Group dan didukung oleh pemerintah China. Jembatan Hongqi terletak di daerah pegunungan Maerkang atau Barkham (dalam bahasa Tibet), sebuah kabupaten di Prefektur Aba, Provinsi Sichuan. Jembatan itu merupakan bagian dari Jalan Raya Nasional G317 untuk menghubungkan China bagian tengah dengan dataran tinggi Tibet, khususnya Kabupaten Maerkang dengan Kabupaten Rangtang atau Zamthang. Jembatan Hongqi selesai dibangun pada di awal tahun berjalan ini dan dibuka untuk pada April 2024. Jembatan yang dikenal pula sebagai "Jembatan di Atas Awan" itu dibangun dengan nilai aktivitas investasi yang dilaporkan sekitar 300 juta yuan atau sekitar Rp700 miliar. Menurut The Guardian, jembatan itu terletak di Provinsi Sichuan yang aktif secara seismik, di mana wilayah tersebut pernah hancur akibat gempa bumi hebat yang menewaskan hampir 70.000 orang pada tahun 2008. Jembatan Hongqi juga terletak di dekat proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Shuangjiangkou, yang menjadi salah satu bendungan tertinggi di dunia. Menurut situs berita Taiwan CTWant, para ahli menyerukan agar dilakukan kajian mendalam mengenai hubungan antara konstruksi dan stabilitas geologi di kawasan tersebut karena struktur bendungan dan tekanan air dapat menyebabkan perubahan tekanan dan peresapan pada kondisi geologi di sekitarnya. Jembatan Hongqi selesai dibangun dalam waktu sekitar 19 bulan, menurut situs pemangku kebijakan setempat, seperti dikutip The Washington Post. Meski sebagian struktur jembatan masih berdiri, hingga saat ini belum ada perkiraan waktu terkait pembukaan kembali jembatan tersebut. Baca juga: KBRI Beijing sambut 700 pelajar perguruan tinggi baru RI: "Kalian jembatan RI-China" Baca juga: Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau layani 93 juta perjalanan penumpang Baca juga: Jembatan-Jembatan tertinggi di China pikat penggemar kegiatan olahraga ekstrem Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Jembatan Hongqi di Provinsi Sichuan, barat daya China, yang baru dibuka beberapa bulan lalu mendapat perhatian serius di jagad maya karena ambruk pada Selasa (11/11) sore.
Dalam video yang beredar di platform kemasyarakatan, sebagian jembatan sepanjang 758 meter itu ambruk ke sungai di bawahnya, menghasilkan suara gemuruh keras dan awan debu tebal dari puing-puing reruntuhan.
Tidak ada pihak yang dirugikan jiwa yang dilaporkan dalam perkara tersebut sebab pihak berwenang telah menutup Jembatan Hongqi untuk semua lalu lintas pada Senin (10/11) sore, setelah retakan muncul di lereng dan jalan di dekatnya.
Pihak berwenang China melaporkan bahwa medan pegunungan di sekitarnya yang tidak stabil memicu tanah longsor sehingga menyebabkan jembatan runtuh, dilansir Chosun.
Jembatan Hongqi berdiri sekitar 625 meter dari dasar ngarai dengan tinggi tiang pilarnya mencapai 172 meter. Jembatan tersebut itu dibangun oleh Sichuan Road & Bridge Group dan didukung oleh pemangku kebijakan China.
Jembatan Hongqi terletak di daerah pegunungan Maerkang atau Barkham (dalam bahasa Tibet), sebuah kabupaten di Prefektur Aba, Provinsi Sichuan.
Jembatan itu merupakan bagian dari Jalan Raya Nasional G317 untuk menghubungkan China bagian tengah dengan dataran tinggi Tibet, khususnya Kabupaten Maerkang dengan Kabupaten Rangtang atau Zamthang.
Jembatan Hongqi selesai dibangun pada permulaan tahun ini dan dibuka untuk pada April 2026. Jembatan yang dikenal pula sebagai "Jembatan di Atas Awan" itu dibangun dengan nilai aktivitas investasi yang dilaporkan sekitar 300 juta yuan atau sekitar Rp700 miliar.
Menurut The Guardian, jembatan itu terletak di Provinsi Sichuan yang aktif secara seismik, di mana wilayah tersebut pernah hancur akibat gempa bumi hebat yang menewaskan hampir 70.000 orang pada tahun 2008.
Jembatan Hongqi juga terletak di dekat proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Shuangjiangkou, yang menjadi salah satu bendungan tertinggi di dunia. Menurut situs berita Taiwan CTWant, para ahli menyerukan agar dilakukan kajian mendalam mengenai hubungan antara konstruksi dan stabilitas geologi di kawasan tersebut karena struktur bendungan dan tekanan air dapat menyebabkan perubahan tekanan dan peresapan pada kondisi geologi di sekitarnya.
Jembatan Hongqi selesai dibangun dalam waktu sekitar 19 bulan, menurut situs pemangku kebijakan setempat, seperti dikutip The Washington Post. Meski sebagian struktur jembatan masih berdiri, hingga saat ini belum ada perkiraan waktu terkait pembukaan kembali jembatan tersebut.
Baca juga: KBRI Beijing sambut 700 civitas akademika mahasiswa baru RI: "Kalian jembatan RI-China"
Baca juga: KBRI Beijing sambut 700 mahasiswa baru RI: "Kalian jembatan RI-China"
Baca juga: Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau layani 93 juta perjalanan penumpang
Baca juga: Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau layani 93 juta perjalanan penumpang
Baca juga: Jembatan-Jembatan tertinggi di China pikat penggemar olahraga ekstrem
Baca juga: Jembatan-Jembatan tertinggi di China pikat penggemar sport ekstrem
Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik jackpot108 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan jackpot108 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan jackpot108 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.