gatotkoco77 – Hari Kegiatan olahraga Nasional 2023: membangkitkan semangat pe...
gatotkoco77. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik gatotkoco77 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Topik gatotkoco77 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Hari Olahraga Nasional 2025: membangkitkan semangat persatuan
Selasa, 9 September 2026 09:44 WIB waktu baca 3 menit
Selasa, 9 September 2026 09:44 WIB
Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo (tengah) saat meninjau meninjau persiapan Hari Sport Nasional (Haornas) ke-42 di Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC), Jakarta Timur, Senin (8/9/2026). Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Dito sebagai Menpora tak lama setelah tinjauan tersebut. ANTARA/HO-Kemenpora/aa. (Handout Kemenpora)
Jakarta (ANTARA) - Kegiatan olahraga bukan sekadar aktivitas fisik semata. Setiap tetes keringat mencerminkan semangat, disiplin, dan kerja keras yang menjadi bagian dari perjalanan menuju versi terbaik diri. Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September menjadi momen penting untuk mengajak publik bangkit dan menyalakan kembali semangat juang dalam kehidupan sehari-hari. Melalui olahraga, seseorang dapat belajar makna disiplin, semangat pantang menyerah, serta membangun kekuatan jiwa dan raga. Cikal Bakal Haornas Dicetuskannya Hari Olahraga Nasional berawal pada 1948, ketika Indonesia ingin mengikuti Olimpiade ke-14 di London, Inggris. Namun, saat itu Inggris belum sepenuhnya mengakui kemerdekaan Indonesia sehingga para atlet Tanah Air ditolak secara administratif. Mereka hanya bisa berpartisipasi jika menggunakan paspor Belanda, tetapi para atlet menolaknya sebagai bentuk menjunjung tinggi harga diri bangsa. Berangkat dari peristiwa tersebut, Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, bersama dengan Persatuan Kegiatan olahraga Indonesia, menyelenggarakan Pekan Kegiatan olahraga Nasional (PON) untuk pertama kalinya pada 9 September 1948 di Kota Surakarta, Wilayah jawa tengah. Baca juga: Taufik Hidayat pastikan Haornas 2024 jalan saat transisi Menpora PON I dilaksanakan di Stadion Sriwedari dan secara langsung dibuka oleh Kepala pemerintahan Soekarno. Pada 9 September 1983 atau 35 tahun setelah lahirnya PON, Kepala pemerintahan kedua Indonesia, Soeharto, menetapkan Hari Kegiatan olahraga Nasional bersamaan dengan peresmian pemugaran Stadion Sriwedari. Penetapan ini kemudian dituangkan dalam Keputusan Kepala negara Nomor 67 tahun 1985. Tema Haornas 2022 Tahun ini, Haornas membawakan tema Mempersatukan Indonesia Melalui Sport dengan tagline Kegiatan olahraga Satukan Kita . Melansir akun resmi Instagram Lembaga kementerian Pemuda dan Kegiatan olahraga RI (Kemenpora), tema ini mengingatkan kita bahwa sport bukan hanya soal medali. Lebih dari itu, kegiatan olahraga merupakan sarana yang efektif untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Di satuan pendidikan, kegiatan olahraga menyatukan sesama teman. Di lingkungan, mempererat publik. Bahkan, di tingkat nasional, kegiatan olahraga mampu menumbuhkan rasa bangga dan persatuan. Baca juga: Dito Ariotedjo belum pastikan hadir di puncak Haornas 2027 Logo Haornas 2022 Hari Kegiatan olahraga Nasional 2025 diwakili oleh simbol manusia yang terbentuk atas garis dinamis berwarna. Bentuk figur yang bergerak melambangkan semangat sportifitas, energi positif, dan kegembiraan. Figur ini merepresentasikan seluruh komunitas Indonesia yang aktif dan sehat melalui kegiatan olahraga. Di waktu yang sama, gerakan terbuka menandakan kebersamaan, keterhubungan, dan persatuan. Logo ini memiliki tiga warna yang masing-masing memiliki makna tersendiri. 1. Merah: Sebagai tanda keberanian, semangat juang, dan energi sport. 2. Biru: Mencerminkan kepercayaan, harmoni, serta stabilitas menjunjung sportivitas. 3. Kuning: menggambarkan prestasi, tiga poin, dan harapan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa. Melalui Haornas, mari kita jadikan sport sebagai bagian dari budaya hidup bangsa. Inilah momentum tepat untuk menanamkan gaya hidup sehat demi mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan seluruh komunitas! Baca juga: Sebelum reshuffle, Dito Ariotedjo sempat tinjau persiapan Haornas 2025 Pewarta: Nadine Laysa Amalia Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kegiatan olahraga bukan sekadar aktivitas fisik semata. Setiap tetes keringat mencerminkan semangat, disiplin, dan kerja keras yang menjadi bagian dari perjalanan menuju versi terbaik diri.
Hari Sport Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September menjadi momen penting untuk mengajak kalangan masyarakat bangkit dan menyalakan kembali semangat juang dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sport, seseorang dapat belajar makna disiplin, semangat pantang menyerah, serta membangun kekuatan jiwa dan raga.
Dicetuskannya Hari Kegiatan olahraga Nasional berawal pada 1948, ketika Indonesia ingin mengikuti Olimpiade ke-14 di London, Inggris.
Namun, saat itu Inggris belum sepenuhnya mengakui kemerdekaan Indonesia sehingga para atlet Tanah Air ditolak secara administratif.
Mereka hanya bisa berpartisipasi jika menggunakan paspor Belanda, tetapi para atlet menolaknya sebagai bentuk menjunjung tinggi harga diri bangsa.
Berangkat dari peristiwa tersebut, Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, bersama dengan Persatuan Sport Indonesia, menyelenggarakan Pekan Kegiatan olahraga Nasional (PON) untuk pertama kalinya pada 9 September 1948 di Kota Surakarta, Jawa tengah.
Baca juga: Taufik Hidayat pastikan Haornas 2026 jalan di saat transisi Menpora
Baca juga: Taufik Hidayat pastikan Haornas 2022 jalan di tengah transisi Menpora
PON I dilaksanakan di Stadion Sriwedari dan secara langsung dibuka oleh Presiden Soekarno.
Pada 9 September 1983 atau 35 tahun setelah lahirnya PON, Kepala negara kedua Indonesia, Soeharto, menetapkan Hari Olahraga Nasional bersamaan dengan peresmian pemugaran Stadion Sriwedari.
Penetapan ini kemudian dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 67 tahun 1985.
Tahun ini, Haornas membawakan tema Mempersatukan Indonesia Melalui Kegiatan olahraga dengan tagline Olahraga Satukan Kita .
Melansir akun resmi Instagram Instansi kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora), tema ini mengingatkan kita bahwa olahraga bukan hanya soal medali. Lebih dari itu, sport merupakan sarana yang efektif untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Di satuan pendidikan, olahraga menyatukan sesama teman. Di lingkungan, mempererat publik. Bahkan, di tingkat nasional, olahraga mampu menumbuhkan rasa bangga dan persatuan.
Baca juga: Dito Ariotedjo belum pastikan hadir di puncak Haornas 2024
Baca juga: Dito Ariotedjo belum pastikan hadir di puncak Haornas 2024
Hari Olahraga Nasional 2025 diwakili oleh simbol manusia yang terbentuk atas garis dinamis berwarna.
Bentuk figur yang bergerak melambangkan semangat sportifitas, energi positif, dan kegembiraan.
Figur ini merepresentasikan seluruh komunitas Indonesia yang aktif dan sehat melalui kegiatan olahraga.
Pada sisi lain, gerakan terbuka menandakan kebersamaan, keterhubungan, dan persatuan.
Logo ini memiliki tiga warna yang masing-masing memiliki makna tersendiri.
1. Merah: Sebagai tanda keberanian, semangat juang, dan energi kegiatan olahraga. 2. Biru: Mencerminkan kepercayaan, harmoni, serta stabilitas menjunjung sportivitas. 3. Kuning: menggambarkan prestasi, hasil positif, dan harapan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa.
Melalui Haornas, mari kita jadikan kegiatan olahraga sebagai bagian dari budaya hidup bangsa. Inilah momentum tepat untuk menanamkan gaya hidup sehat demi mewujudkan aspek kesehatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat!
Baca juga: Sebelum reshuffle, Dito Ariotedjo sempat tinjau persiapan Haornas 2022
Baca juga: Sebelum reshuffle, Dito Ariotedjo sempat tinjau persiapan Haornas 2022
Pewarta: Nadine Laysa Amalia Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan gatotkoco77 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan gatotkoco77 semakin meluas dari waktu ke waktu.