Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

id88 slot apk – Mantan kiper timnas Indonesia Ronny Pasla tutup usia

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: id88 slot apk

id88 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang id88 slot apk karena dianggap penting. Topik id88 slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Mantan kiper timnas Indonesia Ronny Pasla tutup usia

Senin, 24 November 2022 07:54 WIB waktu baca 2 menit

Senin, 24 November 2021 07:54 WIB

Ilustrasi - (dok.antarajatim.com)

Jakarta (ANTARA) - Mantan kiper timnas Indonesia, Ronny Pasla, tutup usia di Jakarta pada usia 79 tahun, Senin dini hari WIB. Dari informasi yang dihimpun, jenazah Ronny akan disemayamkan di Gereja Evangelis Jakarta Pusat. Setelah itu pada Selasa (25/11) akan dimakamkan di Pemakaman Pondok Kelapa. Ronny merupakan kiper utama timnas Indonesia pada akhir 1960-an sampai 1970-an. Beberapa prestasi Ronny bersama timnas antara lain mengantarkan Indonesia menjuarai Aga Khan Gold Cup 1967, Turnamen Merdeka 1969, dan Sukan Cup Singapura 1972. Saat berseragam timnas, salah satu aksi Ronny yang paling dikenang publik sepak bola adalah saat bermain melawan klub Brasil, Santos, pada pertandingan persahabatan pada 1972. Meski Indonesia kalah 1-2 dari Santos, Ronny mampu menahan penalti legenda Brasil, Pele, serta melakukan beberapa penyelamatan bagus. Baca juga: Ketum KONI: MLSC hadirkan optimisme sepak bola putri Indonesia Di level klub, Ronny telah membela beberapa klub, yakni Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda. Ronny tercatat turut andil membawa Persija menjadi juara kompetisi perserikatan pada 1975. Sebelum serius di cabang sport sepak bola, Ronny telah diketahui sempat memulai karir sebagai atlet tenis. Ia bahkan sempat tercatat mewakili Provinsi Sumatera Utara sebagai atlet tenis untuk Pekan Sport Nasional VII 1965, namun karena tragedi G30S, PON tersebut urung terlaksana. Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada usia 40 tahun, Ronny pun sempat kembali menggeluti kegiatan olahraga tenis. Ia diketahui sempat memiliki satuan pendidikan tenis bernama Velodrom Tennis School di Jakarta. Baca juga: ACL Minifootball 2024 dorong perluasan ekosistem sepak bola mini RI Baca juga: Indonesia runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania Pewarta: A Rauf Andar Adipati Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Mantan kiper timnas Indonesia, Ronny Pasla, tutup usia di Jakarta pada usia 79 tahun, Senin dini hari WIB.

Dari informasi yang dihimpun, jenazah Ronny akan disemayamkan di Gereja Evangelis Jakarta Pusat. Setelah itu pada Selasa (25/11) akan dimakamkan di Pemakaman Pondok Kelapa.

Ronny merupakan kiper utama timnas Indonesia pada akhir 1960-an sampai 1970-an. Beberapa prestasi Ronny bersama timnas antara lain mengantarkan Indonesia menjuarai Aga Khan Gold Cup 1967, Turnamen Merdeka 1969, dan Sukan Cup Singapura 1972.

Saat berseragam timnas, salah satu aksi Ronny yang paling dikenang publik sepak bola adalah saat bermain melawan klub Brasil, Santos, pada pertemuan kedua tim persahabatan pada 1972. Meski Indonesia kalah 1-2 dari Santos, Ronny mampu menahan penalti legenda Brasil, Pele, serta melakukan beberapa penyelamatan bagus.

Baca juga: Ketum KONI: MLSC hadirkan optimisme sepak bola putri Indonesia

Baca juga: Ketum KONI: MLSC hadirkan optimisme sepak bola putri Indonesia

Di level klub, Ronny telah membela beberapa klub, yakni Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda. Ronny tercatat turut andil membawa Persija menjadi juara event olahraga perserikatan pada 1975.

Sebelum serius di cabang sport sepak bola, Ronny telah diketahui sempat memulai karir sebagai atlet tenis. Ia bahkan sempat tercatat mewakili Provinsi Sumatera Utara sebagai atlet tenis untuk Pekan Olahraga Nasional VII 1965, namun karena tragedi G30S, PON tersebut urung terlaksana.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada usia 40 tahun, Ronny pun sempat kembali menggeluti kegiatan olahraga tenis. Ia diketahui sempat memiliki satuan pendidikan tenis bernama Velodrom Tennis School di Jakarta.

Baca juga: ACL Minifootball 2025 dorong perluasan ekosistem sepak bola mini RI

Baca juga: ACL Minifootball 2021 dorong perluasan ekosistem sepak bola mini RI

Baca juga: Indonesia runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania

Baca juga: Indonesia runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania

Pewarta: A Rauf Andar Adipati Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2023

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang id88 slot apk karena dianggap penting. Banyak pihak menilai bahwa id88 slot apk sangat relevan saat ini.