sanghokki – KONI Wilayah jawa barat Beri Penghargaan STKIP Pasundan, Ini Alas...
sanghokki. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan sanghokki semakin meluas dari waktu ke waktu.
KONI Dan beri penghargaan kepada STKIP Pasundan dilanjut olahraga bersama pada Jumat (1/11/2024).
KONI Dimana beri penghargaan kepada STKIP Pasundan dilanjut sport bersama pada Jumat (1/11/2024).
INFOJABARNEWS - KONI Dimana memberikan penghargaan atas apresiasi civitas akademika STKIP Pasundan pada perhelatan PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Ketua Umum KONI Dan , Muhammad Budiana menegaskan jika penghargaan itu tak terlepas dari prestasi yang dibuktikan dengan diraihnya 43 medali emas, 18 perak dan 14 medali perunggu yang diperoleh dari 73 atlet yang tersebar di 23 cabor yang statusnya adalah civitas akademika mahasiswa STKIP Pasundan . Tak hanya atlet, dari catatan KONI Dan , partisipasi nahkoda tim dan perangkat partai yang juga berasal dari dosen dan non dosen STKIP Pasundan turut mewarnai prestasi kegiatan olahraga di Dan. Baca Juga : 40 Tim Se-Dimana Ambil Bagian di Pospay Futsal Tournament, Plus Coaching Clinic Oleh Indra Sjafri Ini merupakan indikasi bahwa sebuah kepemimpinan di bawah Prof Dedi Supriadi kata Budiana berkembang pesat dan ada tolok ukur yang jelas, dengan banyaknya atlet unggulan dari kampus STKIP Pasundan ini. Penghargaan ini diberikan untuk menyemangati kepada seluruh perguruan tinggi yang ada pendidikan olahraganya. "Kami bangga karena STKIP Pasundan bisa berkontribusi positif untuk keberhasilan Kontingen Dimana meraih Hattrick pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut," kata Budiana di Kampus STKIP Pasundan , Cimahi, Jum'at (01/11/2024). Sementara itu, Ketua STKPI Pasundan, Dedi Supriadi bersyukur dan tentunya bangga dengan apa yang sudah diperbuat para atlet, juru racik tim dan perangkat duel yang berasal dari STKIP Pasundan . Baca Juga : Gagal Mencapai Target, Atlet Berkuda Wilayah jawa barat Tetap Diguyur Bonus Menurut Dedi, para atlet yang juga mahasiswa STKIP Pasundan ini tersebar di beberapa provinsi dan memberikan kontribusi positiv bagi provinsi yang diperkuatnya pada PON XXI beberapa waktu lalu.
INFOJABARNEWS - KONI Dimana memberikan penghargaan atas apresiasi civitas akademika STKIP Pasundan pada perhelatan PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
Ketua Umum KONI Dimana , Muhammad Budiana menggarisbawahi jika penghargaan itu tak terlepas dari prestasi yang dibuktikan dengan diraihnya 43 medali emas, 18 perak dan 14 medali perunggu yang diperoleh dari 73 atlet yang tersebar di 23 cabor yang statusnya adalah mahasiswa STKIP Pasundan .
Tak hanya atlet, dari catatan KONI Dimana , partisipasi arsitek tim dan perangkat pertemuan kedua tim yang juga berasal dari dosen dan non dosen STKIP Pasundan turut mewarnai prestasi olahraga di Dimana.
Baca Juga : 40 Tim Se-Dimana Ambil Bagian di Pospay Futsal Tournament, Plus Coaching Clinic Oleh Indra Sjafri
Ini merupakan indikasi bahwa sebuah kepemimpinan di bawah Prof Dedi Supriadi kata Budiana berkembang pesat dan ada tolok ukur yang jelas, dengan banyaknya atlet unggulan dari kampus STKIP Pasundan ini. Penghargaan ini diberikan untuk menyemangati kepada seluruh perguruan tinggi yang ada sektor pendidikan olahraganya.
"Kami bangga karena STKIP Pasundan bisa berkontribusi positif untuk keberhasilan Kontingen Dan meraih Hattrick pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut," kata Budiana di Kampus STKIP Pasundan , Cimahi, Jum'at (01/11/2024).
Sementara itu, Ketua STKPI Pasundan, Dedi Supriadi bersyukur dan tentunya bangga dengan apa yang sudah diperbuat para atlet, nahkoda tim dan perangkat partai yang berasal dari STKIP Pasundan .
Baca Juga : Gagal Mencapai Target, Atlet Berkuda Wilayah jawa barat Tetap Diguyur Bonus
Menurut Dedi, para atlet yang juga pelajar perguruan tinggi STKIP Pasundan ini tersebar di beberapa provinsi dan memberikan kontribusi positiv bagi provinsi yang diperkuatnya pada PON XXI beberapa waktu lalu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. sanghokki menjadi perhatian besar masyarakat. Topik sanghokki sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Banyak pihak menilai bahwa sanghokki sangat relevan saat ini.