Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

sensasional88 – Kematian Alvaro, Dokter sebut tidak ada tanda pemotongan pada...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: sensasional88

sensasional88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan sensasional88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang sensasional88 karena dianggap penting. Pembahasan sensasional88 semakin meluas dari waktu ke waktu.

Kematian Alvaro, Dokter sebut tidak ada tanda pemotongan pada tulang

Senin, 24 November 2025 23:57 WIB waktu baca 2 menit

Senin, 24 November 2026 23:57 WIB

Praktisi medis Forensik Pusdokkes RS Polri, Kramat Jati, Praktisi medis Farah (kedua dari kanan) saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11/2023). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Jakarta (ANTARA) - Pusat Kedokteran dan Aspek kesehatan (Pusdokkes) RS Polri, Kramat Jati mengungkapkan tulang yang diterima dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan tidak ada tanda-tanda pemotongan atau tindakan mutilasi. "Jadi, artinya dia (tulang) memang terlepas karena proses pembusukan, jadi akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya. Jadi tidak ada indikasi potongan atau mutilasi," kata Praktisi medis Forensik Pusdokkes RS Polri, Kramat Jati, Dokter Farah saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin. Farah juga menjabarkan pihaknya menerima dua kantong jenazah dari aparatur penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan analisa. Kantong pertama berisi dua helai pakaian, satu helai kemeja lengan panjang putih dan satu helai celana pendek. "Satu kantong lagi berisikan beberapa belulang kerangka atau tulang belulang. Dari hasil analisa terhadap tulang tersebut, kami mendapatkan potongan tulang kerangka manusia bercampur dengan beberapa pasir dan beberapa tulang yang diduga bukan berasal dari manusia," katanya. Baca juga: Aparat kepolisian ungkap kronologi kematian Alvaro hingga ditemukan di Bogor Baca juga: Ganti celana, aparat kepolisian benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meninggal Kemudian setelah melakukan analisa terhadap tulang tersebut ditemukan bahwa tulang tersebut telah bercampur dengan beberapa pasir dan beberapa tulang yang diduga bukan berasal dari manusia. "Dari tulang yang berasal dari manusia kami bisa memperkirakan beberapa identifikasi salah satunya adalah perkiraan ras yakni mongoloid, perkiraan jenis kelamin dari tulang tengkorak mengarah ke jenis kelamin laki-laki," kata Farah. Kemudian pihaknya juga dibantu Biddokpol Pusdokkes Polri di Cipinang untuk pemeriksaan DNA dari satu tulang panjang yang ditemukan dari tulang belulang lainnya itu telah diambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan DNA. "Sampel tersebut sudah kami serahkan ke petugas penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilanjutkan pemeriksaan lebih lanjut," katanya. Di waktu yang sama Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan penemuan tulang tersebut merupakan lokasi tempat pembuangan sampah. "Jadi, penyelidik dan aparatur penyidik tidak berhenti sampai di sini. Pasti keesokan harinya atau lusa selalu akan membawa anjing untuk mencari lagi beberapa potongan-potongan yang bisa membantu praktisi medis forensik untuk menyatukan, membuat suatu kesimpulan," katanya. Budi menyebutkan akan menyampaikan jika hasil tes Uji DNA terhadap tulang tersebut sudah keluar. Baca juga: Oknum pelaku sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres Baca juga: Polisi ungkap motif pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu Pewarta: Ilham Kausar Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) RS Polri, Kramat Jati mengungkapkan tulang yang diterima dari aparatur penyidik Polres Metro Jakarta Selatan tidak ada tanda-tanda pemotongan atau tindakan mutilasi.

"Jadi, artinya dia (tulang) memang terlepas karena proses pembusukan, jadi akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya. Jadi tidak ada indikasi potongan atau mutilasi," kata Praktisi medis Forensik Pusdokkes RS Polri, Kramat Jati, Praktisi medis Farah saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Farah juga menerangkan pihaknya menerima dua kantong jenazah dari petugas penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan analisa. Kantong pertama berisi dua helai pakaian, satu helai kemeja lengan panjang putih dan satu helai celana pendek.

"Satu kantong lagi berisikan beberapa belulang kerangka atau tulang belulang. Dari hasil analisa terhadap tulang tersebut, kami mendapatkan potongan tulang kerangka manusia bercampur dengan beberapa pasir dan beberapa tulang yang diduga bukan berasal dari manusia," katanya.

Baca juga: Polisi ungkap kronologi kematian Alvaro hingga ditemukan di Bogor

Baca juga: Ganti celana, petugas kepolisian benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meninggal

Kemudian setelah melakukan analisa terhadap tulang tersebut ditemukan bahwa tulang tersebut telah bercampur dengan beberapa pasir dan beberapa tulang yang diduga bukan berasal dari manusia.

"Dari tulang yang berasal dari manusia kami bisa memperkirakan beberapa identifikasi salah satunya adalah perkiraan ras yakni mongoloid, perkiraan jenis kelamin dari tulang tengkorak mengarah ke jenis kelamin laki-laki," kata Farah.

Kemudian pihaknya juga dibantu Biddokpol Pusdokkes Polri di Cipinang untuk pemeriksaan DNA dari satu tulang panjang yang ditemukan dari tulang belulang lainnya itu telah diambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan DNA.

"Sampel tersebut sudah kami serahkan ke aparatur penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilanjutkan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan penemuan tulang tersebut merupakan lokasi tempat pembuangan sampah.

"Jadi, penyelidik dan penyidik tidak berhenti sampai di sini. Pasti esok hari atau lusa selalu akan membawa anjing untuk mencari lagi beberapa potongan-potongan yang bisa membantu praktisi medis forensik untuk menyatukan, membuat suatu kesimpulan," katanya.

Budi menyebutkan akan menyampaikan jika hasil tes Uji DNA terhadap tulang tersebut sudah keluar.

Baca juga: Pihak tertentu pelaku sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil

Baca juga: Terduga pelaksana sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil

Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres

Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres

Baca juga: Petugas kepolisian ungkap motif pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu

Baca juga: Polisi ungkap motif orang yang diduga melakukan pembunuhan Alvaro karena cemburu

Pewarta: Ilham Kausar Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik sensasional88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.