Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

11bet slot apk – Pelaku sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: 11bet slot apk

11bet slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang 11bet slot apk karena dianggap penting.

Terduga pelaksana sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil

Senin, 24 November 2021 22:02 WIB waktu baca 2 menit

Senin, 24 November 2021 22:02 WIB

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo (baju hitam) dalam jumpa pers terkait perkara pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11/2023). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/am.

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil. "Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh orang yang diduga oknum pelaku ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin. Ardian mengatakan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah pelaku yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut terduga pelaksana langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil. "Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya. Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan. Baca juga: Polisi ungkap motif pihak tertentu pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu Usai, keluarga melapor hilangnya Alvaro pada Jumat (7/3), aparat kepolisian langsung mengerahkan petugas gabungan hingga anjing pelacak K-9 untuk melakukan pencarian. Kemudian, pihaknya juga membongkar keterangan saksi mata yang menyatakan bahwa memang benar Alex sebagai orang tidak bertanggung jawab pelaku pembunuhan. Hingga akhirnya oknum pelaku ditangkap pada Jumat (21/11) malam. "Alhamdulillah ada petunjuk yang bisa kita dalami, yaitu adalah satu keterangan saksi yang mendengar bahwa si pihak terduga A ini melakukan perbuatan pembunuhan itu," ucapnya. Terkait adanya dugaan pihak yang menjadi korban dimutilasi, Praktisi medis Forensik dari RS Polri bernama Farah menyatakan dipastikan tak ada indikasi bagian tubuh mayat dipotong. "Dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong. Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan dan akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya," ucap Farah. Institusi petugas kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya. Dari proses pemeriksaan oleh penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu. Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Syaiful Aparatur peradilan Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus orang yang diduga melakukan pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil.

"Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh terduga orang yang diduga melakukan ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin.

Ardian mengatakan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah terduga pelaksana yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut orang yang diduga melakukan langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil.

"Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya.

Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan.

Baca juga: Polisi ungkap motif orang yang diduga melakukan pembunuhan Alvaro karena cemburu

Baca juga: Petugas kepolisian ungkap motif terduga pelaksana pembunuhan Alvaro karena cemburu

Usai, keluarga melapor hilangnya Alvaro pada Jumat (7/3), petugas kepolisian langsung mengerahkan petugas gabungan hingga anjing pelacak K-9 untuk melakukan pencarian.

Kemudian, pihaknya juga membongkar keterangan saksi yang menyatakan bahwa memang benar Alex sebagai terduga pelaksana pembunuhan. Hingga akhirnya oknum pelaku ditangkap pada Jumat (21/11) malam.

"Alhamdulillah ada petunjuk yang bisa kita dalami, yaitu adalah satu keterangan orang yang memberikan kesaksian yang mendengar bahwa si pihak terduga A ini melakukan perbuatan pembunuhan itu," ucapnya.

Terkait adanya dugaan pihak yang dirugikan dimutilasi, Tenaga medis Forensik dari RS Polri bernama Farah mengungkapkan dipastikan tak ada indikasi bagian tubuh mayat dipotong.

"Dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong. Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan dan akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya," ucap Farah.

Institusi petugas kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya.

Dari proses pemeriksaan oleh penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu.

Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres

Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres

Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro

Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro

Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Syaiful Penegak hukum di pengadilan Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Berbagai sumber membahas tentang 11bet slot apk karena dianggap penting. Topik 11bet slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa 11bet slot apk sangat relevan saat ini.