Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

1439 slot apk – Ini alasan saksi baru berani lapor ke aparat kepolisian insid...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: 1439 slot apk

1439 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa 1439 slot apk sangat relevan saat ini.

Ini alasan orang yang memberikan kesaksian baru berani lapor ke aparat kepolisian insiden Alvaro

Selasa, 25 November 2023 17:21 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2025 17:21 WIB

Orang yang memberikan kesaksian pelapor bernama Muhammad Reza (tengah) mendatangi rumah duka anak laki-laki, Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2022). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/aa.

Jakarta (ANTARA) - Saksi pelapor bernama Muhammad Reza (46) mengakui baru berani melapor ke polisi kasus anak laki-laki, Alvaro Kiano Nugroho (6) karena takut dan tak paham detailnya. "Jadi sebenarnya, kita sudah tahu dari September. Cuma saya baru punya keberanian untuk melaporkan karena masih takut dan saya enggak ngerti detailnya," kata Reza kepada wartawan di Jakarta, Selasa. Reza mengungkapkan, dia memang mengetahui berita Alvaro, namun belum berani melapor lantaran belum mengerti kronologi maupun inti peristiwa hukum pembunuhan tersebut. Lebih lanjut, Reza mengungkap bahwa sebagai majikan dari asisten rumah tangga (ART) berinisial I yang memiliki anak inisial N. N menceritakan kepada ibunya, bahwa teman sekolahnya yang merupakan keponakan pelaku, mengetahui adanya kasus pembunuhan itu. Baca juga: Aparat kepolisian ungkap orang yang memberikan kesaksian kunci G dan ayah pembunuh Alvaro berteman baik "Orang yang memberikan kesaksian diceritakan oleh temannya. Temannya itu merupakan keponakan dari terduga pelaku yang berusia 16 tahun," ucapnya. Dari keterangan orang yang memberikan kesaksian itu, Reza semakin merasa kasihan usai melihat postingan kakek Alvaro di Instagram. Hingga akhirnya, dia mulai mengumpulkan bukti untuk berani melapor kepada Polsek Pesanggrahan. Adapun laporan itu berupa keterangan saksi yang berterus terang mengetahui aksi yang dilakukan oleh orang yang diduga oknum pelaku pembunuhan, Alex Iskandar (49). "Ya, laporan ada masalah hukum bahwa om saya melakukan pembunuhan terhadap anak. Anaknya siapa? Ditunjukkan di media sosial, ini loh anaknya namanya Alvaro Kiano Nugroho," ucapnya. Baca juga: Aparat kepolisian lakukan penyembuhan trauma untuk keluarga mendiang Alvaro Sementara itu, korps bhayangkara juga melakukan penyembuhan trauma (trauma healing) bagi keluarga mendiang Alvaro. Pendampingan itu bertujuan menstabilkan emosional dan psikis keluarga. Institusi petugas kepolisian memastikan terus memberikan pendampingan tersebut hingga batas waktu yang tidak ditentukan, hingga kondisi psikis keluarga itu berangsur-angsur stabil. Sebelumnya, korps bhayangkara mengungkap orang yang diduga melakukan pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut yang bernama Alex Iskandar (AI). Ayah tirinya itu telah diketahui menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai. Baca juga: Pembunuh Alvaro ditemukan tewas, praktisi medis sebut tak ada tanda kekerasan Aparat kepolisian kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2027 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia dan menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam. Petugas kepolisian juga mengungkap motif pembunuhan Alvaro, yakni karena ayah tirinya itu cemburu dengan sang istri. Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Edy Sujatmiko Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Saksi mata pelapor bernama Muhammad Reza (46) mengakui baru berani melapor ke aparat kepolisian perkara anak laki-laki, Alvaro Kiano Nugroho (6) karena takut dan tak paham detailnya.

"Jadi sebenarnya, kita sudah tahu dari September. Cuma saya baru punya keberanian untuk melaporkan karena masih takut dan saya enggak ngerti detailnya," kata Reza kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Reza menuturkan, dia memang mengetahui berita Alvaro, namun belum berani melapor lantaran belum mengerti kronologi maupun inti kasus pembunuhan tersebut.

Lebih lanjut, Reza mengaku sebagai majikan dari asisten rumah tangga (ART) berinisial I yang memiliki anak inisial N.

N menceritakan kepada ibunya, bahwa teman sekolahnya yang merupakan keponakan terduga pelaksana, mengetahui adanya kejadian pembunuhan itu.

Baca juga: Polisi ungkap saksi mata kunci G dan ayah pembunuh Alvaro berteman baik

Baca juga: Aparat kepolisian ungkap orang yang memberikan kesaksian kunci G dan ayah pembunuh Alvaro berteman baik

"Saksi diceritakan oleh temannya. Temannya itu merupakan keponakan dari pihak terduga yang berusia 16 tahun," ucapnya.

Dari keterangan saksi itu, Reza semakin merasa kasihan usai melihat postingan kakek Alvaro di Instagram.

Hingga akhirnya, dia mulai mengumpulkan bukti untuk berani melapor kepada Polsek Pesanggrahan.

Adapun laporan itu berupa keterangan saksi mata yang mengaku mengetahui aksi yang dilakukan oleh terduga orang yang diduga melakukan pembunuhan, Alex Iskandar (49).

"Ya, laporan ada perkara bahwa om saya melakukan pembunuhan terhadap anak. Anaknya siapa? Ditunjukkan di media kemasyarakatan, ini loh anaknya namanya Alvaro Kiano Nugroho," ucapnya.

Baca juga: Petugas kepolisian lakukan penyembuhan trauma untuk keluarga mendiang Alvaro

Baca juga: Petugas kepolisian lakukan penyembuhan trauma untuk keluarga mendiang Alvaro

Di waktu yang sama, institusi petugas kepolisian juga melakukan penyembuhan trauma (trauma healing) bagi keluarga mendiang Alvaro.

Pendampingan itu bertujuan menstabilkan emosional dan psikis keluarga.

Institusi aparat kepolisian memastikan terus mendampingi warga sekitar tersebut hingga batas waktu yang tidak ditentukan, hingga kondisi psikis keluarga itu berangsur-angsur stabil.

Sebelumnya, institusi polisi mengungkap orang yang diduga melakukan pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut yang bernama Alex Iskandar (AI).

Ayah tirinya itu dilaporkan menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai.

Baca juga: Pembunuh Alvaro ditemukan tewas, tenaga medis sebut tak ada tanda kekerasan

Baca juga: Pembunuh Alvaro ditemukan tewas, tenaga medis sebut tak ada tanda kekerasan

Petugas kepolisian kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia dan menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam.

Polisi juga mengungkap motif pembunuhan Alvaro, yakni karena ayah tirinya itu cemburu dengan sang istri.

Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Edy Sujatmiko Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik 1439 slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Berbagai sumber membahas tentang 1439 slot apk karena dianggap penting. Pembahasan 1439 slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.