Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

apk d060 slot – Kuasa Hukum Pihak yang didakwa Peristiwa hukum Tipu Gelap Kec...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: apk d060 slot

apk d060 slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik apk d060 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

sabtoewage 20 Maret 2024 - 19:43

INFOJABARNEWS - Sidang lanjutan perkara dugaan tipu gelap dengan orang yang duduk di kursi pesakitan direktur PT. BIG, berinisial MT kembali digelar di Meja hijau Negeri Bale Bandung, Rabu (20/3/24) siang, dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari pihak yang didakwa. Dalam nota pembelaan pihak yang didakwa yang dibacakan oleh tim kuasa hukumnya Bahyuni Zaili, SH., MH., Nuria Yashinta, SH., MH dan Asep Kuswandi, SH menerangkan bahwa dalam perkara ini tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa MT telah mengenyampingkan fakta hukum. Dalam kasus ini, orang yang duduk di kursi pesakitan MT dituntut JPU dengan pasal 372 KUHP tentang tipu gelap, dimana dalam fakta persidangan dan keterangan saksi mata- saski selama ini bahkan keterangan saksi ahli tidak terdapat tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang duduk di kursi pesakitan MT. "Ya, kami mengajukan nota pembelaan dari tuntutan JPU, dimana kami menilai tuntutan JPU telah mengenyampingkan fakta-fakta persidangan selama ini," kata Bahyuni. "Selama persidangan berlangsung, keterangan saksi-saksi mata dapat menjadi alat bukti, namun semua dikesampingkan, dan kesannya tuntutan JPU tersebut mengcopy paste dari BAP," sambungnya. Dia menjabarkan sesuai dengan Pasal 185 KUHAP dan 186 KUHAP, bahwa yang dinilai sebagai bukti adalah keterangan orang yang memberikan kesaksian-saksi, terdakwa dan ahli yang diterangkan dimuka sidang, bukan keterangan didalam BAP. Dalam pembelaan, juga diuraikan bagaimana William Ventela, Romeo Hutabarat dan Fery Sunarto melakukan perampasan asset milik PT. BIG secara melawan hukum.

INFOJABARNEWS - Sidang lanjutan insiden dugaan tipu gelap dengan pihak yang didakwa direktur PT. BIG, berinisial MT kembali digelar di Meja hijau Negeri Bale Bandung, Rabu (20/3/24) siang, dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari terdakwa.

Dalam nota pembelaan terdakwa yang dibacakan oleh tim kuasa hukumnya Bahyuni Zaili, SH., MH., Nuria Yashinta, SH., MH dan Asep Kuswandi, SH menerangkan bahwa dalam masalah hukum ini tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap pihak yang didakwa MT telah mengenyampingkan fakta hukum.

Dalam kasus ini, pihak yang didakwa MT dituntut JPU dengan pasal 372 KUHP tentang tipu gelap, dimana dalam fakta persidangan dan keterangan saksi- saski selama ini bahkan keterangan orang yang memberikan kesaksian ahli tidak terdapat tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang duduk di kursi pesakitan MT.

"Ya, kami mengajukan nota pembelaan dari tuntutan JPU, dimana kami menilai tuntutan JPU telah mengenyampingkan fakta-fakta persidangan selama ini," kata Bahyuni.

"Selama persidangan berlangsung, keterangan orang yang memberikan kesaksian-orang yang memberikan kesaksian dapat menjadi alat bukti, namun semua dikesampingkan, dan kesannya tuntutan JPU tersebut mengcopy paste dari BAP," sambungnya.

Dia menjelaskan sesuai dengan Pasal 185 KUHAP dan 186 KUHAP, bahwa yang dinilai sebagai bukti adalah keterangan saksi mata-saksi mata, terdakwa dan ahli yang diterangkan dimuka sidang, bukan keterangan didalam BAP.

Dalam pembelaan, juga diuraikan bagaimana William Ventela, Romeo Hutabarat dan Fery Sunarto melakukan perampasan asset milik PT. BIG secara melawan hukum.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik apk d060 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Topik apk d060 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Berbagai sumber membahas tentang apk d060 slot karena dianggap penting.