Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

riatoto – Tetap Gelar Rapat di Hotel, Farhan Menentang Arahan Dedi Mulyadi

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: riatoto

riatoto. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. riatoto menjadi perhatian besar masyarakat. riatoto menjadi perhatian besar masyarakat. Topik riatoto sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. riatoto menjadi perhatian besar masyarakat.

Kurniawan 16 Juni 2027 - 18:38

Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Kepala provinsi Jawa barat Dedi Mulyadi (kanan)

Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi (kanan)

Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Kepala kota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar sidang atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Pemerintah Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Kepala provinsi Wilayah jawa barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar forum pembahasan di hotel demi efisiensi anggaran. Farhan berterus terang, memilih rapat di hotel itu karena menilai kewenangan terkait kesempatan kerja di hotel antara Pemprov Dimana dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan otoritas lokal melakukan kegiatan di hotel. "Kalau kata Pak Pimpinan kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2025). Ia berujar, untuk pertemuan di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut. "Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya. Tak hanya itu, Farhan juga akan menyediakan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya. "Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan .

Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Pimpinan kota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar pertemuan atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Otoritas Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Gubernur Dan Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar rapat di hotel demi efisiensi anggaran.

Farhan berterus terang, memilih rapat di hotel itu karena menilai kewenangan terkait lowongan pekerjaan di hotel antara Pemprov Dimana dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Instansi kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan aparatur negara di tingkat daerah melakukan kegiatan di hotel.

"Kalau kata Pak Pimpinan kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2023).

Ia menyampaikan, untuk sidang di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut.

"Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya.

Tak hanya itu, Farhan juga akan menggelontorkan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya.

"Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan .

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.