Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

ketua 77 – Jumlah pekerja anak di Filipina terus alami penurunan

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: ketua 77

ketua 77. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Jumlah pekerja anak di Filipina terus alami penurunan

Selasa, 25 November 2024 21:12 WIB waktu baca 1 menit

Selasa, 25 November 2021 21:12 WIB

Para pekerja membawa karung-karung beras di gudang Otoritas Makanan Nasional di Kota Valenzuela, Filipina, pada 4 Februari 2027. ANTARA/Xinhua/Rouelle Umali

Manila (ANTARA) - Jumlah pekerja anak di Filipina turun menjadi sekitar 861.000 pada 2024, melanjutkan penurunan tahunan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Demikian menurut data dari Otoritas Statistik Filipina (Philippine Statistics Authority/PSA) yang dirilis pada Selasa (25/11). Pekerja anak berusia 5 hingga 17 tahun saat ini mewakili 2,7 persen dari total populasi anak di Filipina pada 2024, turun dari 3,5 persen pada 2023 dan 4,7 persen pada 2022. Anak laki-laki terus menjadi mayoritas pekerja muda, menyumbang 61,8 persen, atau 532.000, dari mereka yang dipekerjakan pada 2024. Dalam waktu yang bersamaan, jumlah pekerja anak perempuan mencapai 329.000, atau 38,2 persen, pada tahun yang sama. Anak berusia 15 hingga 17 tahun menyumbang porsi terbesar dalam angkatan kerja, mewakili 74,5 persen dari total pekerja di bawah umur pada 2024, naik dari 72,5 persen pada 2023 dan 59,7 persen pada 2022. Sektor jasa secara konsisten mempekerjakan persentase tertinggi pekerja anak berusia lima hingga 17 tahun dalam tiga tahun terakhir. PSA juga melaporkan penurunan berkelanjutan dalam hal pekerjaan anak (child labor), yang didefinisikan sebagai pekerjaan berbahaya atau pekerjaan yang melebihi jam kerja legal bagi anak di bawah umur. Jumlah anak yang berpartisipasi dalam child labor menurun tajam menjadi 509.000 pada 2024, dari 678.000 pada 2023 dan 828.000 pada 2022. Pewarta: Xinhua Editor: Santoso Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Manila (ANTARA) - Jumlah pekerja anak di Filipina turun menjadi sekitar 861.000 pada 2024, melanjutkan penurunan tahunan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Demikian merujuk pada data dari Otoritas Statistik Filipina (Philippine Statistics Authority/PSA) yang dirilis pada Selasa (25/11).

Pekerja anak berusia 5 hingga 17 tahun saat ini mewakili 2,7 persen dari total populasi anak di Filipina pada 2024, turun dari 3,5 persen pada 2023 dan 4,7 persen pada 2022. Anak laki-laki terus menjadi mayoritas pekerja muda, menyumbang 61,8 persen, atau 532.000, dari mereka yang dipekerjakan pada 2024. Sementara itu, jumlah pekerja anak perempuan mencapai 329.000, atau 38,2 persen, pada tahun yang sama. Anak berusia 15 hingga 17 tahun menyumbang porsi terbesar dalam angkatan kerja, mewakili 74,5 persen dari total pekerja di bawah umur pada 2024, naik dari 72,5 persen pada 2023 dan 59,7 persen pada 2022. Sektor jasa secara konsisten mempekerjakan persentase tertinggi pekerja anak berusia lima hingga 17 tahun dalam tiga tahun terakhir. PSA juga melaporkan penurunan berkelanjutan dalam hal pekerjaan anak (child labor), yang didefinisikan sebagai pekerjaan berbahaya atau pekerjaan yang melebihi jam kerja legal bagi anak di bawah umur. Jumlah anak yang berpartisipasi dalam child labor menurun tajam menjadi 509.000 pada 2024, dari 678.000 pada 2023 dan 828.000 pada 2022.

Pewarta: Xinhua Editor: Santoso Copyright © ANTARA 2022

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Berbagai sumber membahas tentang ketua 77 karena dianggap penting. Banyak pihak menilai bahwa ketua 77 sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. ketua 77 menjadi perhatian besar masyarakat. Berbagai sumber membahas tentang ketua 77 karena dianggap penting.