Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

ungutoto rtp live – Pimpinan kementerian Aktivitas investasi bahas potensi ak...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: ungutoto rtp live

ungutoto rtp live. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. ungutoto rtp live menjadi perhatian besar masyarakat.

Pimpinan kementerian Penanaman modal bahas potensi aktivitas investasi alumina dengan UEA

Rabu, 19 November 2024 22:00 WIB waktu baca 2 menit

Rabu, 19 November 2024 22:00 WIB

Menteri Investasi/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani (kanan) dan Anggota pemerintahan pusat Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei berbicara kepada media setelah keduanya melakukan diskusi di Jakarta, Rabu (19/11/2023). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Penanaman modal/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani membahas berbagai potensi penanaman modal, terutama pada hilirisasi alumina, saat bertemu Anggota pemerintahan pusat Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei di Jakarta, Rabu. "Yang kita sampaikan tadi salah satunya adalah di hilirisasi di alumina, di Kalimantan Barat, yang memang sudah akan kita lakukan," kata Rosan kepada media usai pertemuan tersebut. Rosan menuturkan bahwa meskipun UEA telah banyak berinvestasi pada energi terbarukan, otoritas Indonesia melihat masih ada banyak potensi investasi lain yang bisa dikerjasamakan dengan negara tersebut. Oleh karena itu, dia menawarkan potensi aktivitas investasi UEA pada hilirisasi alumina di Kalimantan Barat. Selain itu, Indonesia juga menawarkan potensi investasi pada bidang pengelolaan sampah. "Walaupun sehari sebelumnya kita baru launching kan ya untuk yang tujuh (proyek) pertama, tapi kita akan launching lagi berikutnya. Dan mereka juga akan tertarik untuk berpartisipasi," katanya. Kemudian, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas potensi aktivitas investasi di bidang pusat data, mengingat tingginya kebutuhan Indonesia pada hal tersebut. Terkait hal itu, Rosan mengungkapkan bahwa delegasi UEA juga memberikan gambaran tentang bagaimana kedua belah pihak dapat melakukan aktivitas investasi bersama. Delegasi UEA, kata Rosan, juga berminat untuk berinvestasi di bidang infrastruktur. Kemudian, mereka juga menawarkan aktivitas investasi bersama dengan Danantara untuk investasi di pelabuhan, baik di dalam Indonesia, maupun di negara lain. "Karena mereka juga sudah punya pengalaman yang sangat baik dalam pengelolaan port ke depannya. Jadi kita akan melanjutkan beberapa diskusinya," kata dia. Rosan mengungkapkan pembicaraan tersebut akan terus dijembatani dan ditindaklanjuti sehingga menjadi suatu diskusi yang implementasinya diharapkan dapat berjalan dengan baik. Dalam waktu yang bersamaan, Pimpinan kementerian Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa infrastruktur Indonesia membutuhkan banyak investasi. Untuk itu, UEA, kata dia, akan sangat senang untuk bisa turut berkontribusi dan menjadi mitra dalam pembangunan fasilitas infrastruktur di Indonesia. "Kami telah berinvestasi di sektor-sektor tertentu, tetapi sebagaimana yang disampaikan oleh Yang Mulia, potensinya ini jauh melampaui apa yang telah kami investasikan. Oleh karena itu, kami berharap bisa meningkatkan jumlah tersebut dan mendatangkan investasi baru," kata Suhail. Targetnya, kata dia, adalah menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi komunitas Indonesia dan juga menciptakan lebih banyak energi bagi Indonesia. Baca juga: Prabowo bertemu Michael Bloomberg, bahas kerja sama dengan Danantara Baca juga: Rosan: Raja Yordania tawarkan tiga proyek investasi pada Danantara Pewarta: Katriana Editor: Arie Novarina Copyright © ANTARA 2027 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Investasi/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani membahas berbagai potensi penanaman modal, terutama pada hilirisasi alumina, saat bertemu Pejabat kementerian Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei di Jakarta, Rabu. "Yang kita sampaikan tadi salah satunya adalah di hilirisasi di alumina, di Kalimantan Barat, yang memang sudah akan kita lakukan," kata Rosan kepada media usai pertemuan tersebut. Rosan menyampaikan bahwa meskipun UEA telah banyak berinvestasi pada energi terbarukan, otoritas Indonesia melihat masih ada banyak potensi investasi lain yang bisa dikerjasamakan dengan negara tersebut. Oleh karena itu, dia menawarkan potensi aktivitas investasi UEA pada hilirisasi alumina di Kalimantan Barat. Selain itu, Indonesia juga menawarkan potensi aktivitas investasi pada bidang pengelolaan sampah. "Walaupun kemarin kita baru launching kan ya untuk yang tujuh (proyek) pertama, tapi kita akan launching lagi berikutnya. Dan mereka juga akan tertarik untuk berpartisipasi," katanya. Kemudian, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas potensi penanaman modal di bidang pusat data, mengingat tingginya kebutuhan Indonesia pada hal tersebut. Terkait hal itu, Rosan mengungkapkan bahwa delegasi UEA juga memberikan gambaran tentang bagaimana kedua belah pihak dapat melakukan penanaman modal bersama. Delegasi UEA, kata Rosan, juga berminat untuk berinvestasi di bidang infrastruktur. Kemudian, mereka juga menawarkan investasi bersama dengan Danantara untuk investasi di pelabuhan, baik di dalam Indonesia, maupun di negara lain. "Karena mereka juga sudah punya pengalaman yang sangat baik dalam pengelolaan port ke depannya. Jadi kita akan melanjutkan beberapa diskusinya," kata dia. Rosan berujar pembicaraan tersebut akan terus dijembatani dan ditindaklanjuti sehingga menjadi suatu diskusi yang implementasinya diharapkan dapat berjalan dengan baik. Dalam waktu yang bersamaan, Pejabat kementerian Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa infrastruktur Indonesia membutuhkan banyak aktivitas investasi. Untuk itu, UEA, kata dia, akan sangat senang untuk bisa turut berkontribusi dan menjadi mitra dalam pembangunan fasilitas infrastruktur di Indonesia. "Kami telah berinvestasi di sektor-sektor tertentu, tetapi sebagaimana yang disampaikan oleh Yang Mulia, potensinya ini jauh melampaui apa yang telah kami investasikan. Oleh karena itu, kami berharap bisa meningkatkan jumlah tersebut dan mendatangkan aktivitas investasi baru," kata Suhail. Targetnya, kata dia, adalah menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi publik Indonesia dan juga menciptakan lebih banyak energi bagi Indonesia.

Baca juga: Prabowo bertemu Michael Bloomberg, bahas kerja sama dengan Danantara

Baca juga: Prabowo bertemu Michael Bloomberg, bahas kerja sama dengan Danantara

Baca juga: Rosan: Raja Yordania tawarkan tiga proyek penanaman modal pada Danantara

Baca juga: Rosan: Raja Yordania tawarkan tiga proyek aktivitas investasi pada Danantara

Pewarta: Katriana Editor: Arie Novarina Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. ungutoto rtp live menjadi perhatian besar masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa ungutoto rtp live sangat relevan saat ini. ungutoto rtp live menjadi perhatian besar masyarakat.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.