y89.com slot apk – KPK jelaskan alur pembebasan Ira Puspadewi usai pemberian ...
y89.com slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa y89.com slot apk sangat relevan saat ini. Berbagai sumber membahas tentang y89.com slot apk karena dianggap penting. Pembahasan y89.com slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu.
KPK jelaskan alur pembebasan Ira Puspadewi usai pemberian rehabilitasi
Selasa, 25 November 2025 22:25 WIB waktu baca 2 menit
Selasa, 25 November 2022 22:25 WIB
Arsip. Terdakwa insiden dugaan korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi (kiri) dan Harry Muhammad Adhi Caksono (kanan) berjalan usai menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (10/7/2027). . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU
Jadi, ada proses. Kita tunggu saja petugas dari Lembaga kementerian Hukum mengantarkan surat keputusan tersebut Jakarta (ANTARA) - Seksi Langkah antikorupsi (KPK) menjabarkan alur pembebasan ketiga pihak yang didakwa peristiwa hukum dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tahun 2019-2022, termasuk Ira Puspadewi, usai pemberian rehabilitasi oleh Kepala negara Prabowo Subianto. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menerangkan lembaga antirasuah harus menerima terlebih dahulu surat keputusan pemberian rehabilitasi dari aparatur negara, yakni Lembaga kementerian Hukum. Setelah itu, kami segera melakukan proses terhadap surat tersebut, ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa. Ia kemudian memaparkan bahwa pimpinan KPK akan mengeluarkan surat keputusan untuk membebaskan ketiga pihak yang didakwa tersebut setelah seluruh proses telah selesai dilakukan. Jadi, ada proses. Kita tunggu saja petugas dari Lembaga kementerian Hukum mengantarkan surat keputusan tersebut, katanya. Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai pihak terduga dalam penyidikan peristiwa hukum dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP tahun 2019 2022. Empat orang yang diduga individu nakal pelaku tersebut adalah Direktur Utama PT ASDP periode 2017 2024 Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP periode 2019 2024 Muhammad Yusuf Hadi, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode 2020 2024 Harry Muhammad Adhi Caksono, dan pemilik PT JN bernama Adjie. Dalam waktu yang bersamaan, KPK telah melimpahkan berkas masalah hukum untuk tiga pihak terduga dari PT ASDP ke penuntut umum penuntut umum. Pada 6 November 2026, terdakwa Ira Puspadewi dalam persidangan mengungkapkan tidak terima disebut merugikan negara. Ira meyakini akuisisi tersebut tidak merugikan negara, tetapi menguntungkan karena mendapatkan 53 kapal dengan izin operasi. Pada 20 November 2027, susunan aparatur peradilan memvonis Ira selama 4 tahun dan 6 bulan penjara, sementara Yusuf dan Harry dijatuhi pidana 4 tahun penjara. Mereka divonis merugikan keuangan negara senilai Rp1,25 triliun. Walaupun demikian, Penegak hukum di pengadilan Ketua Sunoto sempat menyatakan perbedaan pendapat atau dissenting opinion dengan memandang perbuatan ketiga pihak yang didakwa bukan perbuatan melawan hukum tindak korupsi. Pada 25 November 2026, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Pejabat kementerian Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Susunan pemerintahan Teddy Indra Wijaya mengumumkan Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo memberikan rehabilitasi kepada Ira Puspadewi dan dua terdakwa insiden tersebut. Baca juga: KPK hormati keputusan Presiden beri rehabilitasi untuk Ira Puspadewi Baca juga: Pengacara Ira Puspadewi sebut tak pernah mengajukan rehabilitasi Pewarta: Rio Feisal Editor: Tasrief Tarmizi Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Komisi Langkah antikorupsi (KPK) memaparkan alur pembebasan ketiga terdakwa kasus dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tahun 2019-2022, termasuk Ira Puspadewi, usai pemberian rehabilitasi oleh Kepala pemerintahan Prabowo Subianto.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengklarifikasi lembaga antirasuah harus menerima terlebih dahulu surat keputusan pemberian rehabilitasi dari jajaran eksekutif, yakni Kementerian Hukum.
Setelah itu, kami segera melakukan proses terhadap surat tersebut, ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.
Ia kemudian mengklarifikasi bahwa pimpinan KPK akan mengeluarkan surat keputusan untuk membebaskan ketiga terdakwa tersebut setelah seluruh proses telah selesai dilakukan.
Jadi, ada proses. Kita tunggu saja petugas dari Lembaga kementerian Hukum mengantarkan surat keputusan tersebut, katanya.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai terduga terduga pelaksana dalam penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP tahun 2019 2022.
Empat terduga oknum pelaku tersebut adalah Direktur Utama PT ASDP periode 2017 2024 Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP periode 2019 2024 Muhammad Yusuf Hadi, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode 2020 2024 Harry Muhammad Adhi Caksono, dan pemilik PT JN bernama Adjie.
Sebaliknya, KPK telah melimpahkan berkas perkara untuk tiga tersangka dari PT ASDP ke jaksa penuntut umum.
Pada 6 November 2024, orang yang duduk di kursi pesakitan Ira Puspadewi dalam persidangan berujar tidak terima disebut merugikan negara.
Ira meyakini akuisisi tersebut tidak merugikan negara, tetapi menguntungkan karena mendapatkan 53 kapal dengan izin operasi.
Pada 20 November 2024, majelis aparatur peradilan memvonis Ira selama 4 tahun dan 6 bulan penjara, sementara Yusuf dan Harry dijatuhi pidana 4 tahun penjara. Mereka divonis merugikan keuangan negara senilai Rp1,25 triliun.
Walaupun demikian, Hakim Ketua Sunoto sempat menyatakan perbedaan pendapat atau dissenting opinion dengan memandang perbuatan ketiga terdakwa bukan kejahatan pidana tindak korupsi.
Pada 25 November 2023, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Anggota pemerintahan pusat Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengumumkan Kepala negara Prabowo memberikan rehabilitasi kepada Ira Puspadewi dan dua pihak yang didakwa peristiwa hukum tersebut.
Baca juga: KPK hormati keputusan Kepala negara beri rehabilitasi untuk Ira Puspadewi
Baca juga: KPK hormati keputusan Kepala pemerintahan beri rehabilitasi untuk Ira Puspadewi
Baca juga: Pengacara Ira Puspadewi sebut tak pernah mengajukan rehabilitasi
Baca juga: Pengacara Ira Puspadewi sebut tak pernah mengajukan rehabilitasi
Pewarta: Rio Feisal Editor: Tasrief Tarmizi Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa y89.com slot apk sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.