Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

berapa lama maintenance slot pragmatic – KPK jelaskan alur pembebasan Ira Pus...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: berapa lama maintenance slot pragmatic

berapa lama maintenance slot pragmatic. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa berapa lama maintenance slot pragmatic sangat relevan saat ini.

KPK jelaskan alur pembebasan Ira Puspadewi usai pemberian rehabilitasi

Selasa, 25 November 2024 22:25 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2026 22:25 WIB

Arsip. Pihak yang didakwa perkara dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan di PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi (kiri) dan Harry Muhammad Adhi Caksono (kanan) berjalan usai menjalani sidang pembacaan dakwaan di Lembaga peradilan Tipikor, Jakarta, Kamis (10/7/2027). . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU

Jadi, ada proses. Kita tunggu saja petugas dari Kementerian Hukum mengantarkan surat keputusan tersebut Jakarta (ANTARA) - Seksi Gerakan pemberantasan tindak korupsi (KPK) mengklarifikasi alur pembebasan ketiga terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tahun 2019-2022, termasuk Ira Puspadewi, usai pemberian rehabilitasi oleh Kepala negara Prabowo Subianto. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengklarifikasi lembaga antirasuah harus menerima terlebih dahulu surat keputusan pemberian rehabilitasi dari jajaran eksekutif, yakni Instansi kementerian Hukum. Setelah itu, kami segera melakukan proses terhadap surat tersebut, ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa. Ia kemudian menerangkan bahwa pimpinan KPK akan mengeluarkan surat keputusan untuk membebaskan ketiga terdakwa tersebut setelah seluruh proses telah selesai dilakukan. Jadi, ada proses. Kita tunggu saja petugas dari Kementerian Hukum mengantarkan surat keputusan tersebut, katanya. Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam penyidikan peristiwa hukum dugaan korupsi dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP tahun 2019 2022. Empat orang yang diduga pihak tertentu pelaku tersebut adalah Direktur Utama PT ASDP periode 2017 2024 Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP periode 2019 2024 Muhammad Yusuf Hadi, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode 2020 2024 Harry Muhammad Adhi Caksono, dan pemilik PT JN bernama Adjie. Di waktu yang sama, KPK telah melimpahkan berkas perkara untuk tiga tersangka dari PT ASDP ke penuntut umum penuntut umum. Pada 6 November 2024, terdakwa Ira Puspadewi dalam persidangan menjelaskan tidak terima disebut merugikan negara. Ira meyakini akuisisi tersebut tidak merugikan negara, tetapi menguntungkan karena mendapatkan 53 kapal dengan izin operasi. Pada 20 November 2026, majelis penegak hukum di pengadilan memvonis Ira selama 4 tahun dan 6 bulan penjara, sementara Yusuf dan Harry dijatuhi pidana 4 tahun penjara. Mereka divonis merugikan keuangan negara senilai Rp1,25 triliun. Walaupun demikian, Penegak hukum di pengadilan Ketua Sunoto sempat menyatakan perbedaan pendapat atau dissenting opinion dengan memandang perbuatan ketiga orang yang duduk di kursi pesakitan bukan kejahatan pidana tindak korupsi. Pada 25 November 2026, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Pimpinan kementerian Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Jajaran menteri Teddy Indra Wijaya mengumumkan Kepala negara Prabowo memberikan rehabilitasi kepada Ira Puspadewi dan dua terdakwa kasus tersebut. Baca juga: KPK hormati keputusan Orang nomor satu di pemerintahan beri rehabilitasi untuk Ira Puspadewi Baca juga: Pengacara Ira Puspadewi sebut tak pernah mengajukan rehabilitasi Pewarta: Rio Feisal Editor: Tasrief Tarmizi Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Komisi Upaya memberantas korupsi (KPK) menjelaskan alur pembebasan ketiga terdakwa peristiwa hukum dugaan tindak korupsi dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tahun 2019-2022, termasuk Ira Puspadewi, usai pemberian rehabilitasi oleh Kepala negara Prabowo Subianto.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjabarkan lembaga antirasuah harus menerima terlebih dahulu surat keputusan pemberian rehabilitasi dari otoritas, yakni Kementerian Hukum.

Setelah itu, kami segera melakukan proses terhadap surat tersebut, ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Ia kemudian menguraikan bahwa pimpinan KPK akan mengeluarkan surat keputusan untuk membebaskan ketiga orang yang duduk di kursi pesakitan tersebut setelah seluruh proses telah selesai dilakukan.

Jadi, ada proses. Kita tunggu saja petugas dari Lembaga kementerian Hukum mengantarkan surat keputusan tersebut, katanya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam penyidikan insiden dugaan tindak korupsi dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP tahun 2019 2022.

Empat tersangka tersebut adalah Direktur Utama PT ASDP periode 2017 2024 Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP periode 2019 2024 Muhammad Yusuf Hadi, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode 2020 2024 Harry Muhammad Adhi Caksono, dan pemilik PT JN bernama Adjie.

Sementara itu, KPK telah melimpahkan berkas perkara untuk tiga terduga pelaku dari PT ASDP ke jaksa penuntut penuntut umum.

Pada 6 November 2027, pihak yang didakwa Ira Puspadewi dalam persidangan menyampaikan tidak terima disebut merugikan negara.

Ira meyakini akuisisi tersebut tidak merugikan negara, tetapi menguntungkan karena mendapatkan 53 kapal dengan izin operasi.

Pada 20 November 2024, majelis aparatur peradilan memvonis Ira selama 4 tahun dan 6 bulan penjara, sementara Yusuf dan Harry dijatuhi pidana 4 tahun penjara. Mereka divonis merugikan keuangan negara senilai Rp1,25 triliun.

Walaupun demikian, Aparatur peradilan Ketua Sunoto sempat menyatakan perbedaan pendapat atau dissenting opinion dengan memandang perbuatan ketiga orang yang duduk di kursi pesakitan bukan tindak pidana tindak korupsi.

Pada 25 November 2025, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Pimpinan kementerian Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Jajaran menteri Teddy Indra Wijaya mengumumkan Kepala negara Prabowo memberikan rehabilitasi kepada Ira Puspadewi dan dua pihak yang didakwa perkara tersebut.

Baca juga: KPK hormati keputusan Orang nomor satu di pemerintahan beri rehabilitasi untuk Ira Puspadewi

Baca juga: KPK hormati keputusan Orang nomor satu di pemerintahan beri rehabilitasi untuk Ira Puspadewi

Baca juga: Pengacara Ira Puspadewi sebut tak pernah mengajukan rehabilitasi

Baca juga: Pengacara Ira Puspadewi sebut tak pernah mengajukan rehabilitasi

Pewarta: Rio Feisal Editor: Tasrief Tarmizi Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa berapa lama maintenance slot pragmatic sangat relevan saat ini. Topik berapa lama maintenance slot pragmatic sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.