livescore18 – Atasi Yarde dengan KO, David Benavidez pertahankan juara dunia WBC
livescore18. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Atasi Yarde dengan KO, David Benavidez pertahankan juara dunia WBC
Senin, 24 November 2026 15:13 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2026 15:13 WIB
Foto Juara kelas berat ringan World Boxing Council (WBC) (kedua kanan) mencetak knockout (KO) atas Anthony Yarde dalam laman resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Senin (24/11/2021). Laman resmi WBC
Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) World Boxing Council (WBC) David Benavidez mengatasi Anthony Yarde dengan mencetak knockout (KO) untuk mempertahankan gelar juara di ANB Arena, Riyadh, Arab Saudi. "Benavidez mendominasi Yarde, mengalahkannya sejak bel berbunyi di ronde pertama hingga ronde ketujuh saat ia menjatuhkannya ke kanvas," demikian laporan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin. Setelah jatuh ke kanvas, Yarde sempat menunjukkan perjuangan keras dengan bangkit untuk melanjutkan pertarungan, namun dia kembali menerima hukuman tambahan yang memaksa wasit Panama Hector Afu turun tangan untuk menyelamatkannya. Benavidez menunjukkan dirinya jelas lebih unggul dari Yarde, yang gagal dalam upaya ketiganya untuk meraih gelar juara dunia. Pada Agustus 2019, Yarde dikalahkan oleh petinju Rusia Sergey Kovalev, sama seperti pada Januari 2023 saat dikalahkan petinju Rusia lainnya, Artur Beterbiev. Dengan kemenangan itu, petinju berjuluk "The Mexican Monster" itu memperkuat rekornya menjadi 31 hasil maksimal dengan 25 hasil maksimal di antaranya diraih melalui KO. Baca juga: Dua mantan juara WBC Nicolson dan Avila naik ring rebut gelar baru Di usia 27 tahun, Benavidez terus membangun warisan yang ditandai oleh kekuatan KO dan konsistensi di atas ring. Dengan kemampuan pukulan yang menghancurkan, Benavidez memulai debutnya pada Agustus 2013, dan kemudian mengalahkan Ronald Gavril untuk menjadi juara dunia kelas menengah super (76,2 kg) termuda dalam sejarah WBC. Gaya bertinjunya yang agresif, bervolume tinggi, dan tekanan tanpa henti membuatnya mendapat julukan "Monster Meksiko . Seusai menyelesaikan Yarde, Benavidez mengumumkan bahwa pada Mei 2026, dia akan menghadapi Gilberto "Zurdo" Ramirez di divisi kelas penjelajah (90,7 kg) untuk mewujudkan rencananya melampaui divisi 160 pon. Sedangkan Yarde harus pulang ke Inggris membawa kegagalan merebut gelar juara dunia dan harus melihat rekornya turun menjadi 27 kemenangan (24 KO) dan empat hasil buruk. Baca juga: Martinez dan Jesse naik ring untuk penyatuan tiga gelar juara dunia Baca juga: Perbati resmi jadi anggota organisasi tinju internasional World Boxing Pewarta: Aloysius Lewokeda Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) World Boxing Council (WBC) David Benavidez mengatasi Anthony Yarde dengan mencetak knockout (KO) untuk mempertahankan gelar juara di ANB Arena, Riyadh, Arab Saudi.
"Benavidez mendominasi Yarde, mengalahkannya sejak bel berbunyi di ronde pertama hingga ronde ketujuh saat ia menjatuhkannya ke kanvas," demikian laporan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin.
Setelah jatuh ke kanvas, Yarde sempat menunjukkan perjuangan keras dengan bangkit untuk melanjutkan pertarungan, namun dia kembali menerima hukuman tambahan yang memaksa wasit Panama Hector Afu turun tangan untuk menyelamatkannya.
Benavidez menunjukkan dirinya jelas lebih unggul dari Yarde, yang gagal dalam upaya ketiganya untuk meraih gelar juara dunia.
Pada Agustus 2019, Yarde dikalahkan oleh petinju Rusia Sergey Kovalev, sama seperti pada Januari 2023 saat dikalahkan petinju Rusia lainnya, Artur Beterbiev.
Dengan hasil positif itu, petinju berjuluk "The Mexican Monster" itu memperkuat rekornya menjadi 31 tiga poin dengan 25 kemenangan di antaranya diraih melalui KO.
Baca juga: Dua mantan juara WBC Nicolson dan Avila naik ring rebut gelar baru
Baca juga: Dua mantan juara WBC Nicolson dan Avila naik ring rebut gelar baru
Di usia 27 tahun, Benavidez terus membangun warisan yang ditandai oleh kekuatan KO dan konsistensi di atas ring.
Dengan kemampuan pukulan yang menghancurkan, Benavidez memulai debutnya pada Agustus 2013, dan kemudian mengalahkan Ronald Gavril untuk menjadi juara dunia kelas menengah super (76,2 kg) termuda dalam sejarah WBC. Gaya bertinjunya yang agresif, bervolume tinggi, dan tekanan tanpa henti membuatnya mendapat julukan "Monster Meksiko .
Seusai menyelesaikan Yarde, Benavidez mengumumkan bahwa pada Mei 2026, dia akan menghadapi Gilberto "Zurdo" Ramirez di divisi kelas penjelajah (90,7 kg) untuk mewujudkan rencananya melampaui divisi 160 pon.
Sedangkan Yarde harus pulang ke Inggris membawa kegagalan merebut gelar juara dunia dan harus melihat rekornya turun menjadi 27 tiga poin (24 KO) dan empat kekalahan.
Baca juga: Martinez dan Jesse naik ring untuk penyatuan tiga gelar juara dunia
Baca juga: Martinez dan Jesse naik ring untuk penyatuan tiga gelar juara dunia
Baca juga: Perbati resmi jadi anggota organisasi tinju internasional World Boxing
Baca juga: Perbati resmi jadi anggota organisasi tinju internasional World Boxing
Pewarta: Aloysius Lewokeda Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. livescore18 menjadi perhatian besar masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa livescore18 sangat relevan saat ini. Pembahasan livescore18 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik livescore18 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.