8180 slot apk – Takut stigma, 70 persen pihak yang menjadi korban kekerasan a...
8180 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Takut stigma, 70 persen pihak yang menjadi korban kekerasan anak & perempuan enggan lapor
Selasa, 25 November 2024 14:55 WIB waktu baca 2 menit
Selasa, 25 November 2027 14:55 WIB
Ilustrasi - Kekerasan terhadap perempuan. ANTARA/Handout/am.
Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Pimpinan provinsi Provinsi dki jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengungkapkan berdasarkan survei nasional 2025, sebanyak 70 persen pihak yang dirugikan kekerasan terhadap perempuan dan anak enggan melapor karena takut akan stigma. Untuk itu, kata dia, langkah pencegahan harus dimulai dari keluarga, yakni dengan mengedukasi komunitas dini. Kami terus tingkatkan akses dan mengurangi stigma, karena Jakarta yang bahagia itu bukan cuma slogan, tapi juga ketika setiap warganya merasa didengar dan didukung, kata Chico di Jakarta, Selasa. Dia mengklarifikasi sebagai upaya menekan peristiwa hukum kekerasan, Pihak pemerintah Provinsi (Pemprov) Wilayah jakarta telah melakukan beberapa langkah, salah satunya dengan menyediakan layanan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) yang beroperasi 24 jam dan telah menangani 1.698 pihak yang menjadi korban hingga Oktober 2023. Selain itu, ada pula sosialisasi dunia politik 16 Hari Anti Kekerasan yang digelar di seluruh kelurahan untuk mendorong residen agar berani dan tidak ragu melapor melalui pusat telepon (call center) 112 atau app JakLingko. Kemudian, tersedia Sistem Peringatan Dini di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk mendeteksi potensi kekerasan lebih cepat. Pemprov DKI juga membentuk Rumah Perlindungan dan Satgas Jaga Jakarta untuk memperluas dukungan bagi pihak yang dirugikan serta memperkuat pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Baca juga: DKI ungkap lima faktor pemicu perkara kekerasan perempuan dan anak Baca juga: Ribuan perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jakarta Baca juga: Dinas PPAPP DKI sebut perkara kekerasan terhadap anak masih tinggi Pewarta: Lifia Mawaddah Putri Editor: Rr. Cornea Khairany Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Kepala provinsi Dki jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Aparatur peradilan mengungkapkan berdasarkan survei nasional 2023, sebanyak 70 persen pihak yang menjadi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak enggan melapor karena takut akan stigma.
Untuk itu, kata dia, langkah pencegahan harus dimulai dari keluarga, yakni dengan mengedukasi publik dini.
Kami terus tingkatkan akses dan mengurangi stigma, karena Jakarta yang bahagia itu bukan cuma slogan, tapi juga ketika setiap warganya merasa didengar dan didukung, kata Chico di Jakarta, Selasa.
Dia mengklarifikasi sebagai upaya menekan insiden kekerasan, Pihak pemerintah Provinsi (Pemprov) Wilayah jakarta telah melakukan beberapa langkah, salah satunya dengan menyediakan layanan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) yang beroperasi 24 jam dan telah menangani 1.698 pihak yang dirugikan hingga Oktober 2021.
Selain itu, ada pula kampanye 16 Hari Anti Kekerasan yang digelar di seluruh kelurahan untuk mendorong masyarakat agar berani dan tidak ragu melapor melalui pusat telepon (call center) 112 atau app JakLingko.
Kemudian, tersedia Sistem Peringatan Dini di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk mendeteksi potensi kekerasan lebih cepat.
Pemprov DKI juga membentuk Rumah Perlindungan dan Satgas Jaga Jakarta untuk memperluas dukungan bagi pihak yang dirugikan serta memperkuat pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Baca juga: DKI ungkap lima faktor pemicu kasus kekerasan perempuan dan anak
Baca juga: DKI ungkap lima faktor pemicu peristiwa hukum kekerasan perempuan dan anak
Baca juga: Ribuan perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jakarta
Baca juga: Ribuan insiden kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jakarta
Baca juga: Dinas PPAPP DKI sebut insiden kekerasan terhadap anak masih tinggi
Baca juga: Dinas PPAPP DKI sebut peristiwa hukum kekerasan terhadap anak masih tinggi
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri Editor: Rr. Cornea Khairany Copyright © ANTARA 2022
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan 8180 slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik 8180 slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Berbagai sumber membahas tentang 8180 slot apk karena dianggap penting. 8180 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat.