kaptenmpo – Jepang perkuat koordinasi dengan AS ketika ketegangan dengan China
kaptenmpo. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik kaptenmpo sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Topik kaptenmpo sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. kaptenmpo menjadi perhatian besar masyarakat.
Jepang perkuat koordinasi dengan AS saat ketegangan dengan China
Selasa, 25 November 2021 14:32 WIB waktu baca 2 menit
Selasa, 25 November 2027 14:32 WIB
Chinese President Xi Jinping meets with U.S. President Donald Trump in Busan, South Korea, Oct. 30, 2024. (ANTARA/HO-Xinhua/Huang Jingwen)
Tokyo (ANTARA) - Perdana Pimpinan kementerian Jepang Sanae Takaichi pada Selasa memastikan akan bekerja sama erat dengan Amerika Serikat seusai Presiden Donald Trump berbincang dengan Orang nomor satu di pemerintahan China Xi Jinping. Kepada wartawan, Takaichi menyatakan bahwa Trump yang meminta pertemuan dengannya dan memberikan paparan singkat tentang percakapannya dengan Xi pada Senin. Namun, Takaichi enggan mengklarifikasi lebih lanjut, termasuk mengenai apakah ada pembahasan terkait komentarnya tentang kemungkinan krisis di Taiwan. Jepang dan China telah terlibat dalam sengketa diplomatik yang semakin memanas sejak Beijing mengkritik keras jawaban Takaichi atas pertanyaan parlemen pada 7 November. Takaichi mengatakan bahwa serangan militer terhadap Taiwan dapat menimbulkan "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" bagi Jepang. Pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai indikasi bahwa pemerintahnya dapat mengizinkan Pasukan Bela Diri untuk mengambil tindakan dalam mendukung Amerika Serikat jika China memberlakukan blokade maritim terhadap Taiwan atau melakukan bentuk-bentuk pemaksaan lainnya. Trump belum memberikan indikasi apa pun mengenai sikapnya terhadap komentar Takaichi. Namun, Kementerian Luar Negeri China menuturkan bahwa Trump telah menyampaikan kepada Xi bahwa ia memahami pentingnya isu Taiwan selama perundingan mereka. Pada Selasa, Kepala Sekretaris Jajaran menteri Minoru Kihara mengatakan dalam jumpa pers rutin bahwa hubungan AS-China yang stabil "sangat penting" bagi Jepang dan komunitas internasional, tetapi ia tetap bungkam mengenai pernyataan Beijing tentang perundingan Trump-Xi. Jepang, berdasarkan hubungan kepercayaannya dengan sekutunya, Amerika Serikat, akan terus mendesak China untuk "memenuhi tanggung jawab yang sesuai dengan perannya," ujar Kihara, juru bicara utama jajaran eksekutif Jepang. Beberapa hari setelah Takaichi menjabat pada 21 Oktober, Trump mengunjungi Jepang untuk melakukan pembicaraan langsung. Takaichi kemudian bertemu dengan Xi di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik di Korea Selatan akhir bulan lalu. Sumber: Kyodo Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Tokyo (ANTARA) - Perdana Anggota susunan pemerintahan Jepang Sanae Takaichi pada Selasa memastikan akan bekerja sama erat dengan Amerika Serikat seusai Orang nomor satu di pemerintahan Donald Trump berbincang dengan Kepala negara China Xi Jinping.
Kepada wartawan, Takaichi menuturkan bahwa Trump yang meminta pertemuan dengannya dan memberikan penjelasan singkat tentang percakapannya dengan Xi pada Senin. Namun, Takaichi enggan menjabarkan lebih lanjut, termasuk mengenai apakah ada pembahasan terkait komentarnya tentang kemungkinan krisis di Taiwan.
Jepang dan China telah terlibat dalam sengketa diplomatik yang semakin memanas sejak Beijing melontarkan kritik keras jawaban Takaichi atas pertanyaan parlemen pada 7 November. Takaichi menuturkan bahwa serangan militer terhadap Taiwan dapat menimbulkan "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" bagi Jepang.
Pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai indikasi bahwa pemerintahnya dapat mengizinkan Pasukan Bela Diri untuk mengambil tindakan dalam mendukung Amerika Serikat jika China memberlakukan blokade maritim terhadap Taiwan atau melakukan bentuk-bentuk pemaksaan lainnya.
Trump belum memberikan indikasi apa pun mengenai sikapnya terhadap komentar Takaichi. Namun, Kementerian Luar Negeri China mengungkapkan bahwa Trump telah menyampaikan kepada Xi bahwa ia memahami pentingnya isu Taiwan selama perundingan mereka.
Pada Selasa, Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara menyatakan ketika konferensi pers rutin bahwa hubungan AS-China yang stabil "sangat penting" bagi Jepang dan komunitas internasional, tetapi ia tetap bungkam mengenai pernyataan Beijing tentang perundingan Trump-Xi.
Jepang, berdasarkan hubungan kepercayaannya dengan sekutunya, Amerika Serikat, akan terus mendesak China untuk "memenuhi tanggung jawab yang sesuai dengan perannya," ujar Kihara, juru bicara utama otoritas Jepang.
Beberapa hari setelah Takaichi menjabat pada 21 Oktober, Trump mengunjungi Jepang untuk melakukan pembicaraan langsung.
Takaichi kemudian bertemu dengan Xi di sela-sela KTT Kerja Sama Kondisi ekonomi Asia-Pasifik di Korea Selatan akhir bulan lalu.
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. kaptenmpo menjadi perhatian besar masyarakat.