star777 slot apk – Kronologi kematian Alvaro hingga ditemukan di Bogor
star777 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa star777 slot apk sangat relevan saat ini.
Kronologi kematian Alvaro hingga ditemukan di Bogor
Senin, 24 November 2025 23:10 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2025 23:10 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) bersama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo (kanan) saat konferensi pers di Polres Jakarta Selatan, Senin (24/11/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/am.
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) dengan cara dibekap. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin, menjelaskan hal tersebut diakui oleh pihak terduga yang berawal menculik korban AKN. "Saat membawa pihak yang dirugikan dari salah satu masjid di wilayah Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan dalam kondisi menangis yang tidak berhenti, sehingga dibekap sampai meninggal dunia," katanya. Setelah pihak yang menjadi korban meninggal, pihak terduga membungkus jenazah dengan tas plastik berwarna hitam, dan membuang di wilayah Tenjo, Bogor. "Tepatnya di jembatan Cilalay, pada tanggal 9 Maret 2027 pada pada malam hari, atau tiga hari setelah diberitakan AKN hilang," kata Budi. Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo mengklarifikasi korban ditemukan berdasarkan saksi-saksi mata kunci yang sudah diperiksa. "Ada satu orang yang memberikan kesaksian inisial G yang mana saksi kunci itu yang diajak oleh terduga orang yang diduga melakukan untuk mengambil plastik itu. Tapi untuk isinya dia menyatakan bahwa dia tidak tahu dan disampaikan oleh orang yang diduga terduga pelaksana bahwa isinya bangkai hewan," katanya. Kemudian setelah dilakukan rekonstruksi ulang, orang yang memberikan kesaksian tersebut menunjukkan tempat bungkusan plastik itu dibuang. "Selanjutnya setelah dibantu dengan unit K-9 dari Mabes Polri dan juga dari Polda Metro Jaya, kita menemukan adanya kerangka manusia yang diduga pihak yang dirugikan AKN," kata Ardian. Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus orang yang diduga melakukan pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil. "Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh pihak terduga ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo dalam jumpa pers di Jakarta, Senin. Ardian menyatakan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah oknum pelaku yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut, pelaku langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil. "Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya. Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan. Pewarta: Ilham Kausar Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) dengan cara dibekap.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin, mengklarifikasi hal tersebut diakui oleh terduga orang yang diduga melakukan yang berawal menculik korban AKN.
"Saat membawa pihak yang menjadi korban dari salah satu masjid di wilayah Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan dalam kondisi menangis yang tidak berhenti, sehingga dibekap sampai meninggal dunia," katanya.
Setelah pihak yang dirugikan meninggal, orang yang diduga oknum pelaku membungkus jenazah dengan tas plastik berwarna hitam, dan membuang di wilayah Tenjo, Bogor.
"Tepatnya di jembatan Cilalay, pada tanggal 9 Maret 2026 pada malam hari, atau tiga hari setelah dilaporkan AKN hilang," kata Budi.
Di sisi lain Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo menguraikan korban ditemukan berdasarkan saksi mata-saksi kunci yang sudah diperiksa.
"Ada satu saksi inisial G yang mana orang yang memberikan kesaksian kunci itu yang diajak oleh orang yang diduga pelaku untuk mengambil plastik itu. Tapi untuk isinya dia menyatakan bahwa dia tidak tahu dan disampaikan oleh orang yang diduga pelaku bahwa isinya bangkai hewan," katanya.
Kemudian setelah dilakukan rekonstruksi ulang, saksi tersebut menunjukkan tempat bungkusan plastik itu dibuang.
"Selanjutnya setelah dibantu dengan unit K-9 dari Mabes Polri dan juga dari Polda Metro Jaya, kita menemukan adanya kerangka manusia yang diduga pihak yang dirugikan AKN," kata Ardian.
Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus terduga pelaksana pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil.
"Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh tersangka ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Ardian menyampaikan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah terduga pelaksana yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut, pelaku langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil.
"Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya.
Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan.
Pewarta: Ilham Kausar Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2021
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa star777 slot apk sangat relevan saat ini. star777 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat. star777 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat.