duniabet – INDEKS UTAMA BEI menguat di tengah pasar cermati arah suku bunga T...
duniabet. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik duniabet sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN menguat ketika pasar cermati arah suku bunga The Fed
Senin, 24 November 2025 09:59 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2023 09:59 WIB
Ilustrasi - Karyawan memotret layar pergerakan indeks harga saham gabungan (INDEKS UTAMA BEI) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU/pri.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi bergerak menguat saat individu nakal pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed. INDEKS UTAMA BEI dibuka menguat 43,94 poin atau 0,52 persen ke posisi 8.458,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,76 poin atau 0,56 persen ke posisi 850,44 "Pekan ini tidak ada rilis data kondisi ekonomi dari dalam negeri, sehingga pasar keuangan Indonesia akan banyak dipengaruhi oleh data global, terutama dari Amerika Serikat (AS) dan China, kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin. Dari mancanegara, rangkaian data yang sebelumnya tertunda akibat government shutdown AS mulai dirilis kembali, termasuk Indeks Harga Produsen (IHP) AS periode September 2026, penjualan ritel, pesanan barang tahan lama, serta data kenaikan harga barang Proce Consume Index (PCE). Baca juga: BEI sebut pasar saham Indonesia masuk 20 besar dunia, nomor 1 di ASEAN Semua data-data perekonomian AS tersebut akan menjadi penentu ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga acuan oleh The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) pada Desember 2023. Pada pekan ini, perdagangan Bursa AS lebih pendek seiring libur Thanksgiving pada Kamis (27/11) dan akan tutup lebih awal Jumat pada (28/11), sehingga volatilitas berpotensi meningkat. Dari kawasan Eropa, fokus orang yang diduga melakukan pasar tertuju pada data kenaikan harga barang Jerman, Prancis, Italia, serta Anggaran Musim Gugur Inggris yang diproyeksikan menaikkan pajak. 1 2 Tampilkan Semua Pewarta: Muhammad Heriyanto Editor: Zaenal Abidin Copyright © ANTARA 2022 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (INDEKS UTAMA BEI) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi bergerak menguat saat pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.
INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN dibuka menguat 43,94 poin atau 0,52 persen ke posisi 8.458,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,76 poin atau 0,56 persen ke posisi 850,44
"Pekan ini tidak ada rilis data perekonomian dari dalam negeri, sehingga pasar keuangan Indonesia akan banyak dipengaruhi oleh data global, terutama dari Amerika Serikat (AS) dan China, kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin.
Dari mancanegara, rangkaian data yang sebelumnya tertunda akibat government shutdown AS mulai dirilis kembali, termasuk Indeks Harga Produsen (IHP) AS periode September 2021, penjualan ritel, pesanan barang tahan lama, serta data inflasi Proce Consume Index (PCE).
Baca juga: BEI sebut pasar modal Indonesia masuk 20 besar dunia, nomor 1 di ASEAN
Baca juga: BEI sebut market saham Indonesia masuk 20 besar dunia, nomor 1 di ASEAN
Semua data-data kondisi ekonomi AS tersebut akan menjadi penentu ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga acuan oleh The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) pada Desember 2025.
Pada pekan ini, perdagangan Bursa AS lebih pendek seiring libur Thanksgiving pada Kamis (27/11) dan akan tutup lebih awal Jumat pada (28/11), sehingga volatilitas berpotensi meningkat.
Dari kawasan Eropa, fokus pelaku pasar tertuju pada data inflasi Jerman, Prancis, Italia, serta Anggaran Musim Gugur Inggris yang diproyeksikan menaikkan pajak.
Pewarta: Muhammad Heriyanto Editor: Zaenal Abidin Copyright © ANTARA 2021
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan duniabet semakin meluas dari waktu ke waktu. duniabet menjadi perhatian besar masyarakat.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang duniabet karena dianggap penting.