Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

d06 slot apk – Jangan matikan mesin motor matic dengan standar, ini efek nega...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: d06 slot apk

d06 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Umum Ilustrasi - Pameran sepeda motor dari salah satu brand otomotif. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/Spt.

Jakarta (ANTARA) - Saat ini sebagian besar motor sudah dilengkapi fitur Side Stand Switch pada standar samping. Fungsinya untuk melindungi mesin sekaligus memberi keamanan tambahan ketika standar samping diturunkan. Sekilas terlihat praktis, namun kebiasaan ini membuat banyak pengendara memilih mematikan mesin hanya dengan menurunkan standar, tanpa menekan saklar. Padahal, bila terlalu sering dilakukan, kebiasaan tersebut bisa berisiko membuat aki motor cepat soak atau bahkan rusak. Oleh karena itu memahami dampak buruknya, penting bagi pengendara untuk membiasakan mematikan mesin melalui kunci kontak agar komponen motor tetap awet dan terhindar dari kerusakan. Lalu, apa saja dampak buruk yang muncul jika motor matic dimatikan dengan standar samping secara terus menerus? Berikut rangkuman efeknya dari berbagai sumber. Baca juga: Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus Efek buruk mematikan motor matic dengan standar samping 1. Busi bisa cepat rusak Busi merupakan komponen vital pada motor karena berfungsi mengatur proses pembakaran di mesin. Jika terlalu sering mematikan motor matic lewat standar samping, busi bisa cepat mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan adanya penumpukan karbon saat proses pembakaran atau pemanasan mesin berlangsung. Agar tetap awet, sebaiknya matikan mesin melalui kunci kontak dan lakukan pembersihan busi secara rutin. 2. Gangguan pada sistem kelistrikan Mematikan mesin hanya dengan menurunkan standar samping bisa mempengaruhi sistem kelistrikan motor. Padahal, sistem ini sangat penting karena berkaitan dengan sensor dan saklar pada standar samping. Jika kebiasaan tersebut dibiarkan, saklar atau sensor bisa cepat aus sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahkan kecelakaan. Lebih aman, gunakan kunci kontak untuk mematikan mesin sebelum menurunkan standar. 3. Fungsi ECU ( Engine Control Unit ) terganggu ECU merupakan pusat pengendali mesin sekaligus komponen yang memungkinkan motor bisa menyala. Bila terbiasa mematikan mesin dengan standar samping, kinerja ECU bisa terganggu. Cara terbaik adalah mematikan mesin menggunakan kunci kontak lebih dulu, baru setelah itu menurunkan standar samping motor. Baca juga: Demi keselamatan, Wisatawan diimbau tak gunakan motor matic ke Bromo 4. Risiko terjadinya kecelakaan Menggunakan standar samping sebagai cara mematikan mesin bisa berbahaya. Pasalnya, ada kemungkinan pengendara lupa menaikkannya kembali sebelum berkendara. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, baik bagi pengendara sendiri maupun orang lain di jalan. Untuk mencegah hal tersebut, biasakan memeriksa posisi standar sebelum jalan dan pastikan sensor atau indikator standar samping berfungsi dengan baik. 5. Aki cepat tekor Sekilas terlihat sepele, tapi kebiasaan mematikan mesin lewat standar samping dapat membuat aki lebih cepat soak. Saat motor dimatikan dengan cara ini, aliran listrik tetap menyala meskipun mesin sudah mati. Apabila dibiarkan terlalu lama, aki akan terkuras habis, terutama pada motor yang masih memakai lampu halogen. Berbeda dengan LED yang lebih hemat, penggunaan lampu biasa bisa membuat aki lebih cepat lemah jika sering melakukan kebiasaan tersebut. Baca juga: Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta Baca juga: Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini! Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2021 Tags Motor matic Standar samping motor Side Stand Switch

Jakarta (ANTARA) - Saat ini sebagian besar motor sudah dilengkapi fitur Side Stand Switch pada standar samping. Fungsinya untuk melindungi mesin sekaligus memberi keamanan tambahan ketika standar samping diturunkan.

Sekilas terlihat praktis, namun kebiasaan ini membuat banyak pengendara memilih mematikan mesin hanya dengan menurunkan standar, tanpa menekan saklar. Padahal, bila terlalu sering dilakukan, kebiasaan tersebut bisa berisiko membuat aki motor cepat soak atau bahkan rusak.

Oleh karena itu memahami dampak buruknya, penting bagi pengendara untuk membiasakan mematikan mesin melalui kunci kontak agar komponen motor tetap awet dan terhindar dari kerusakan.

Lalu, apa saja dampak buruk yang muncul jika motor matic dimatikan dengan standar samping secara terus menerus? Berikut rangkuman efeknya dari berbagai sumber.

Baca juga: Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus

Baca juga: Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus

Efek buruk mematikan motor matic dengan standar samping

Busi merupakan komponen vital pada motor karena berfungsi mengatur proses pembakaran di mesin. Jika terlalu sering mematikan motor matic lewat standar samping, busi bisa cepat mengalami kerusakan.

Hal ini disebabkan adanya penumpukan karbon saat proses pembakaran atau pemanasan mesin berlangsung. Agar tetap awet, sebaiknya matikan mesin melalui kunci kontak dan lakukan pembersihan busi secara rutin.

2. Gangguan pada sistem kelistrikan

Mematikan mesin hanya dengan menurunkan standar samping bisa mempengaruhi sistem kelistrikan motor. Padahal, sistem ini sangat penting karena berkaitan dengan sensor dan saklar pada standar samping.

Jika kebiasaan tersebut dibiarkan, saklar atau sensor bisa cepat aus sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahkan kecelakaan. Lebih aman, gunakan kunci kontak untuk mematikan mesin sebelum menurunkan standar.

3. Fungsi ECU ( Engine Control Unit ) terganggu

ECU merupakan pusat pengendali mesin sekaligus komponen yang memungkinkan motor bisa menyala. Bila terbiasa mematikan mesin dengan standar samping, kinerja ECU bisa terganggu. Cara terbaik adalah mematikan mesin menggunakan kunci kontak lebih dulu, baru setelah itu menurunkan standar samping motor.

Baca juga: Demi keselamatan, Wisatawan diimbau tak gunakan motor matic ke Bromo

Baca juga: Demi keselamatan, Wisatawan diimbau tak gunakan motor matic ke Bromo

4. Risiko terjadinya kecelakaan

Menggunakan standar samping sebagai cara mematikan mesin bisa berbahaya. Pasalnya, ada kemungkinan pengendara lupa menaikkannya kembali sebelum berkendara. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, baik bagi pengendara sendiri maupun orang lain di jalan. Untuk mencegah hal tersebut, biasakan memeriksa posisi standar sebelum jalan dan pastikan sensor atau indikator standar samping berfungsi dengan baik.

Sekilas terlihat sepele, tapi kebiasaan mematikan mesin lewat standar samping dapat membuat aki lebih cepat soak. Saat motor dimatikan dengan cara ini, aliran listrik tetap menyala meskipun mesin sudah mati.

Apabila dibiarkan terlalu lama, aki akan terkuras habis, terutama pada motor yang masih memakai lampu halogen. Berbeda dengan LED yang lebih hemat, penggunaan lampu biasa bisa membuat aki lebih cepat lemah jika sering melakukan kebiasaan tersebut.

Baca juga: Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta

Baca juga: Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta

Baca juga: Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini!

Baca juga: Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini!

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2024

Otomotif FDR rilis ban khusus matic premium kelas 250cc Otomotif Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini!

Otomotif FDR rilis ban khusus matic premium kelas 250cc

Otomotif FDR rilis ban khusus matic premium kelas 250cc

Otomotif FDR rilis ban khusus matic premium kelas 250cc

Otomotif Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini!

Otomotif Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini!

Otomotif Berapa biaya servis Vespa matic? Simak rinciannya di sini!

Otomotif Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta Otomotif FDR luncurkan ban untuk penggunaan harian dan "touring"

Otomotif Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta

Otomotif Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta

Otomotif Masuk RI, QJMotor boyong 4 motor CC besar kisaran Rp49 juta-Rp249 juta

Otomotif FDR luncurkan ban untuk penggunaan harian dan "touring"

Otomotif FDR luncurkan ban untuk penggunaan harian dan "touring"

Otomotif FDR luncurkan ban untuk penggunaan harian dan "touring"

Otomotif Federal Oil umumkan daftar pemenang program Nyaman Berhadiah 2024 Otomotif Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus

Otomotif Federal Oil umumkan daftar pemenang program Nyaman Berhadiah 2024

Otomotif Federal Oil umumkan daftar pemenang program Nyaman Berhadiah 2024

Otomotif Federal Oil umumkan daftar pemenang program Nyaman Berhadiah 2024

Otomotif Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus

Otomotif Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus

Otomotif Pakar: Rajin ganti oli membuat mesin motor matic bekerja lebih halus

Otomotif Peluncuran New Honda Stylo 160 Otomotif Alasan motor matic lebih baik pakai oli khusus

Otomotif Peluncuran New Honda Stylo 160

Otomotif Peluncuran New Honda Stylo 160

Otomotif Peluncuran New Honda Stylo 160

Otomotif Alasan motor matic lebih baik pakai oli khusus

Otomotif Alasan motor matic lebih baik pakai oli khusus

Otomotif Alasan motor matic lebih baik pakai oli khusus

Otomotif Bardahl keluarkan pelumas untuk sepada motor matic Otomotif Federal Oil serahkan dua unit motor matic pemenang SOBER 2022.

Otomotif Bardahl keluarkan pelumas untuk sepada motor matic

Otomotif Bardahl keluarkan pelumas untuk sepada motor matic

Otomotif Bardahl keluarkan pelumas untuk sepada motor matic

Otomotif Federal Oil serahkan dua unit motor matic pemenang SOBER 2022.

Otomotif Federal Oil serahkan dua unit motor matic pemenang SOBER 2022.

Otomotif Federal Oil serahkan dua unit motor matic pemenang SOBER 2022.

Otomotif Federal Oil distribusikan sepeda motor matic program SOBER 2022 Otomotif Cara berkendara skutik di lintasan "offroad" menurut instruktur Yamaha

Otomotif Federal Oil distribusikan sepeda motor matic program SOBER 2022

Otomotif Federal Oil distribusikan sepeda motor matic program SOBER 2022

Otomotif Federal Oil distribusikan sepeda motor matic program SOBER 2022

Otomotif Cara berkendara skutik di lintasan "offroad" menurut instruktur Yamaha

Otomotif Cara berkendara skutik di lintasan "offroad" menurut instruktur Yamaha

Otomotif Cara berkendara skutik di lintasan "offroad" menurut instruktur Yamaha d06 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. d06 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan d06 slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik d06 slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.