alfabet88 – Kemenpora teken MoU dengan Kejagung awasi anggaran olahraga
alfabet88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa alfabet88 sangat relevan saat ini. Topik alfabet88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Kemenpora teken MoU dengan Kejagung awasi anggaran kegiatan olahraga
Senin, 24 November 2026 11:57 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2023 11:57 WIB
Menteri Pemuda dan Sport Erick Thohir (dua dari kanan) bersama dengan Wakil Menteri Pemuda dan Sport Taufik Hidayat (kanan) saat menandatangani kerjasama dengan Ketua Kejaksaan Agung Burhanuddin (kedua dari kiri) dan Wakil Ketua Kejaksaan Agung Asep N. Mulyana (kiri) di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2022). ANTARA/Fajar Satriyo
Jakarta (ANTARA) - Lembaga kementerian Pemuda dan Sport menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Agung terkait pengawasan anggaran di bidang kepemudaan dan kegiatan olahraga. Lewat kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat asistensi hukum, pendampingan serta penguatan tata kelola penyelenggaraan program di lingkungan Kemenpora agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Pimpinan kementerian Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa beberapa program strategis yang sedang dijalankan sesuai visi Kepala negara Prabowo Subianto perlu dijaga, diawasi, dan dibimbing karena terdapat perbedaan tolok ukur setiap cabang olahraga, misalnya saja tenis dengan angkat besi. "Banyak tolok ukur yang tadi saya sampaikan, misalnya mengenai perbedaan dari persiapan untuk masing-masing cabor. Tenis, bulu tangkis itu sistem sirkuit berbeda dengan tentu angkat besi yang (pemustaan latihan) TC berangkat ke luar negeri juara. Ataupun ada juga cabor-cabor yang memang terus di luar negeri hadir belum tentu juara," kata Erick Thohir ketika konferensi pers di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin. Baca juga: Menpora sebut KONI dan KOI sepakat selesaikan dualisme cabang olahraga Selain itu Erick menekankan perlunya pengawasan dan transparansi dalam program pembinaan akademi keolahragaan seperti pusat pelatihan, lalu juga terkait dengan program-program pengembangan kepemudaan. Ketua Kejaksaan Agung Burhanuddin menuturkan bahwa program kepemudaan dan kegiatan olahraga adalah tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu Kejaksaan Agung hadir untuk memberikan pendampingan teknis agar menciptakan lingkungan Kemenpora yang lebih efektif dan transparan. "Suatu kewajiban bagi kami untuk memberikan pendampingan. Kemudian bagaimana kami saling mengingatkan, jangan sampai terjadi hal-hal yang kami tidak inginkan," kata Burhanuddin. "Bukannya kami curiga di sini akan terjadi apa. Tetapi suatu hal perlu kehati-hatian, ke depan tidak terjadi hal-hal yang mungkin akan menyesal," imbuh Burhanuddin. Baca juga: Menpora gandeng BPKP kawal seluruh program transformasi Baca juga: Menpora siap wujudkan fasilitas latihan atlet terbaik se-Asia Tenggara Pewarta: Fajar Satriyo Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Pemuda dan Kegiatan olahraga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institusi kejaksaan Agung terkait pengawasan anggaran di bidang kepemudaan dan olahraga.
Lewat kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat asistensi hukum, pendampingan serta penguatan tata kelola penyelenggaraan program di lingkungan Kemenpora agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Menteri Pemuda dan Sport Erick Thohir mengungkapkan bahwa beberapa program strategis yang sedang dijalankan sesuai visi Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo Subianto perlu dijaga, diawasi, dan dibimbing karena terdapat perbedaan tolok ukur setiap cabang kegiatan olahraga, misalnya saja tenis dengan angkat besi.
"Banyak tolok ukur yang tadi saya sampaikan, misalnya mengenai perbedaan dari persiapan untuk masing-masing cabor. Tenis, bulu tangkis itu sistem sirkuit berbeda dengan tentu angkat besi yang (pemustaan latihan) TC berangkat ke luar negeri juara. Ataupun ada juga cabor-cabor yang memang terus di luar negeri hadir belum tentu juara," kata Erick Thohir dalam jumpa pers di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin.
Baca juga: Menpora sebut KONI dan KOI sepakat selesaikan dualisme cabang kegiatan olahraga
Baca juga: Menpora sebut KONI dan KOI sepakat selesaikan dualisme cabang sport
Selain itu Erick menekankan perlunya pengawasan dan transparansi dalam program pembinaan akademi keolahragaan seperti pusat pelatihan, lalu juga terkait dengan program-program pengembangan kepemudaan.
Ketua Institusi kejaksaan Agung Burhanuddin menjelaskan bahwa program kepemudaan dan sport adalah tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu Kejaksaan Agung hadir untuk memberikan pendampingan teknis agar menciptakan lingkungan Kemenpora yang lebih efektif dan transparan.
"Suatu kewajiban bagi kami untuk memberikan pendampingan. Kemudian bagaimana kami saling mengingatkan, jangan sampai terjadi hal-hal yang kami tidak inginkan," kata Burhanuddin.
"Bukannya kami curiga di sini akan terjadi apa. Tetapi suatu hal perlu kehati-hatian, ke depan tidak terjadi hal-hal yang mungkin akan menyesal," imbuh Burhanuddin.
Baca juga: Menpora gandeng BPKP kawal seluruh program transformasi
Baca juga: Menpora gandeng BPKP kawal seluruh program transformasi
Baca juga: Menpora siap wujudkan fasilitas latihan atlet terbaik se-Asia Tenggara
Baca juga: Menpora siap wujudkan fasilitas latihan atlet terbaik se-Asia Tenggara
Pewarta: Fajar Satriyo Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2021
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan alfabet88 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik alfabet88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.