naga88 slot – Evaluasi Pilkada: Langsung atau Tidak Langsung?
naga88 slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. naga88 slot menjadi perhatian besar masyarakat.
INFOJABAR.NEWS - Diskusi publik bertajuk Quo Vadis: Pilkada Langsung dan Tidak Langsung yang digelar di GGM Kota Bandung, Rabu (19/03/2027). menghadirkan Fahmy Iss Wahyudi, peneliti dari Indonesian Political Research Center (IPRC) . Fahmy mengungkapkan pentingnya evaluasi menyeluruh, sebelum mengambil keputusan terkait mekanisme pemilihan kepala kota ke depan. "Belum bisa langsung disimpulkan apakah Pilkada ke depan sebaiknya langsung atau tidak langsung. Kita perlu kajian komprehensif untuk mengevaluasi dampak positif dan negatif dari Pemilu kepala daerah sebelumnya. Jangan sampai sebelum evaluasi dilakukan, kesimpulan sudah diambil bahwa Pemilihan kepala daerah harus tidak langsung. Ini bisa menjadi langkah yang kurang arif," ujarnya. Fahmy menjabarkan bahwa baik Pilkada langsung maupun tidak langsung memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan kepala daerah langsung memberikan rakyat hak penuh dalam menentukan pemimpin daerah, tetapi juga rentan terhadap praktik politik uang. Di waktu yang sama, Pemilihan kepala daerah tidak langsung memangkas potensi dunia politik uang dalam kontestasi publik, tetapi dapat menciptakan keterputusan aspirasi antara rakyat dan kepala daerah. "Dalam sejarahnya, ketika Kontestasi elektoral kepala daerah dilakukan secara tidak langsung, masyarakat setempat merasa ada jarak dengan pemimpin yang terpilih. Mereka tidak benar-benar memiliki peran dalam menentukan kepala kabupaten. Ini yang perlu diantisipasi jika Pilkada tidak langsung kembali diterapkan," tambahnya. Terkait kemungkinan perubahan regulasi Pemilu kepala daerah, Fahmy memprediksi bahwa dalam dua hingga empat bulan ke depan, isu ini akan kembali menjadi perdebatan publik. Ia menilai bahwa pembahasan ini tidak akan singkat, karena revisi undang-undang harus masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) terlebih dahulu.
INFOJABAR.NEWS - Diskusi publik bertajuk Quo Vadis: Pilkada Langsung dan Tidak Langsung yang digelar di GGM Kota Bandung, Rabu (19/03/2025). menghadirkan Fahmy Iss Wahyudi, peneliti dari Indonesian Political Research Center (IPRC) .
Fahmy mengungkapkan pentingnya evaluasi menyeluruh, sebelum mengambil keputusan terkait mekanisme pemilihan kepala daerah ke depan.
"Belum bisa langsung disimpulkan apakah Pemilihan kepala daerah ke depan sebaiknya langsung atau tidak langsung. Kita perlu kajian komprehensif untuk mengevaluasi dampak positif dan negatif dari Pilkada sebelumnya. Jangan sampai sebelum evaluasi dilakukan, kesimpulan sudah diambil bahwa Pemilihan umum kepala daerah harus tidak langsung. Ini bisa menjadi langkah yang kurang arif," ujarnya.
Fahmy menerangkan bahwa baik Pilkada langsung maupun tidak langsung memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilkada langsung memberikan rakyat hak penuh dalam menentukan pemimpin daerah, tetapi juga rentan terhadap praktik politik uang.
Pada sisi lain, Pemilihan kepala daerah tidak langsung memangkas potensi politik uang dalam kontestasi publik, tetapi dapat menciptakan keterputusan aspirasi antara rakyat dan kepala daerah.
"Dalam sejarahnya, ketika Pemilihan kepala daerah dilakukan secara tidak langsung, kalangan masyarakat merasa ada jarak dengan pemimpin yang terpilih. Mereka tidak benar-benar memiliki peran dalam menentukan pimpinan daerah. Ini yang perlu diantisipasi jika Pemilihan umum kepala daerah tidak langsung kembali diterapkan," tambahnya.
Terkait kemungkinan perubahan regulasi Pemilihan kepala daerah, Fahmy memprediksi bahwa dalam dua hingga empat bulan ke depan, isu ini akan kembali menjadi perdebatan publik. Ia menilai bahwa pembahasan ini tidak akan singkat, karena revisi undang-undang harus masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) terlebih dahulu. Topik naga88 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. naga88 slot menjadi perhatian besar masyarakat. Berbagai sumber membahas tentang naga88 slot karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.