apk slot ut77 – Kejagung periksa orang yang diduga orang tidak bertanggung ja...
apk slot ut77. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. apk slot ut77 menjadi perhatian besar masyarakat. apk slot ut77 menjadi perhatian besar masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa apk slot ut77 sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa apk slot ut77 sangat relevan saat ini.
Kejagung periksa orang yang diduga terduga pelaksana insiden minyak mentah untuk perkara Petral
Selasa, 25 November 2025 17:17 WIB waktu baca 2 menit
Selasa, 25 November 2025 17:17 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Korps adhyaksa Agung Anang Supriatna. ANTARA/Nadia Putri Rahmani/am.
Jakarta (ANTARA) - Institusi kejaksaan Agung memeriksa sebagian tersangka kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023 sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008-2015. Ini, kan, berasal dari pengembangan dari kasus Pertamina yang sudah dilimpah ke lembaga peradilan. Ada beberapa orang yang memberikan kesaksian (insiden Petral) sebagian dari situ, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Selasa. Ia mengungkapkan, pemeriksaan itu dilakukan lantaran ada keterkaitan di dalamnya. Karena keterkaitan dengan jabatan dan pengetahuannya dia juga, ucapnya. Kendati demikian, ia tidak mengungkapkan siapa saja orang yang diduga orang yang diduga melakukan yang diperiksa sebagai orang yang memberikan kesaksian. Terkait kabar bahwa kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pada Petral akan dilimpahkan ke Bidang Pemberantasan tindak korupsi (KPK), Anang menyatakan bahwa keputusan pelimpahan tersebut belum resmi. Pembicaraan secara informal sudah ada, tapi hingga saat ini belum ada secara resmi terkait dengan bagaimana penanganan perkara Petral ini, ucapnya. Ia memastikan bahwa Kejagung akan tetap berkoordinasi dengan KPK terkait rencana pelimpahan. Diberitakan, penyidik pada Jaksa penuntut Agung Muda Bidang Tindak pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung mulai menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah ini pada Oktober 2024. Anang mengungkapkan bahwa perkara ini merupakan peristiwa hukum baru dan bukan pengembangan. Ia juga menyatakan belum ada perkiraan kerugian negara akibat insiden tindak korupsi ini. Mengenai detail kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah itu, ia belum bisa mengungkapkannya. Baca juga: Kejagung bantah "tukar guling" peristiwa hukum minyak mentah dengan KPK Baca juga: KPK kerja sama dengan badan antikorupsi dari negara penghasil minyak Pewarta: Nadia Putri Rahmani Editor: Budi Suyanto Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kejaksaan Agung memeriksa sebagian terduga pelaku insiden dugaan tindak korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023 sebagai orang yang memberikan kesaksian kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008-2015.
Ini, kan, berasal dari pengembangan dari masalah hukum Pertamina yang sudah dilimpah ke institusi yudisial. Ada beberapa orang yang memberikan kesaksian (insiden Petral) sebagian dari situ, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Selasa.
Ia berujar, pemeriksaan itu dilakukan lantaran ada keterkaitan di dalamnya.
Karena keterkaitan dengan jabatan dan pengetahuannya dia juga, ucapnya.
Kendati demikian, ia tidak mengungkapkan siapa saja orang yang diduga pelaku yang diperiksa sebagai saksi.
Terkait kabar bahwa perkara dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pada Petral akan dilimpahkan ke Alat kelengkapan dewan Pemberantasan korupsi (KPK), Anang menjelaskan bahwa keputusan pelimpahan tersebut belum resmi.
Pembicaraan secara informal sudah ada, tapi hingga saat ini belum ada secara resmi terkait dengan bagaimana penanganan masalah hukum Petral ini, ucapnya.
Ia memastikan bahwa Kejagung akan tetap berkoordinasi dengan KPK terkait rencana pelimpahan.
Diberitakan, petugas penyidik pada Penuntut umum Agung Muda Bidang Kejahatan pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung mulai menyidik kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pengadaan minyak mentah ini pada Oktober 2023.
Anang menyampaikan bahwa perkara ini merupakan kasus baru dan bukan pengembangan.
Ia juga menyatakan belum ada perkiraan kerugian negara akibat perkara korupsi ini.
Mengenai detail kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pengadaan minyak mentah itu, ia belum bisa mengungkapkannya.
Baca juga: Kejagung bantah "tukar guling" perkara minyak mentah dengan KPK
Baca juga: Kejagung bantah "tukar guling" kasus minyak mentah dengan KPK
Baca juga: KPK kerja sama dengan badan antikorupsi dari negara penghasil minyak
Baca juga: KPK kerja sama dengan badan antikorupsi dari negara penghasil minyak
Pewarta: Nadia Putri Rahmani Editor: Budi Suyanto Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.