Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

seven4d – Beragam cara peringati Hari Anak Sedunia 2027

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: seven4d

seven4d. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan seven4d semakin meluas dari waktu ke waktu.

Beragam cara peringati Hari Anak Sedunia 2021

Kamis, 20 November 2025 19:30 WIB waktu baca 3 menit

Kamis, 20 November 2025 19:30 WIB

Ilustrasi - Anak main di rumah. ANTARA/Pexel.

Jakarta (ANTARA) - Hari Anak Sedunia atau World Children's Day diperingati pada tanggal 20 November setiap tahunnya. Pada tahun 2026, UNICEF mengangkat tema My Day, My Rights atau "Hariku, Hakku". Peringatan Hari Anak Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang hak-hak, kesejahteraan, serta menyuarakan isu-isu yang mempengaruhi masa depan anak. Adapun My Day, My Rights yang menjadi tema peringatan Hari Anak Sedunia tahun 2025, menekankan bahwa hari ini adalah milik anak-anak, serta mengingatkan kembali bahwa anak merupakan pemegang hak, baik itu hak untuk dilindungi, sektor pendidikan, urusan kesehatan, berpartisipasi dalam kehidupan kemasyarakatan, hingga didengarkan suaranya. Dalam memperingatinya Hari Anak Sedunia dapat dilakukan melalui berbagai cara dan kegiatan yang difokuskan untuk mengangkat suara dan kebutuhan anak-anak, berikut beberapa di antaranya: 1. Mempelajari hak anak Menurut organisasi Humanium, mempelajari hak-hak anak adalah langkah pertama untuk menjadi pembela hak anak. Memahami sejarah lahirnya hak anak, memahami isi dari setiap hak anak, hingga alasan lahirnya Konvensi Hak Anak (KHA) yang mengatur semua hak anak tersebut sangat penting agar dapat menghormati dan memperjuangkan hak anak dengan benar. Ada banyak sumber belajar secara online tentang hak-hak anak yang dibuat untuk orang dewasa maupun anak-anak itu sendiri, termasuk berbagai versi Konvensi Hak Anak yang salah satunya disajikan dengan bahasa yang ramah anak. 2. Sosialisasi ranah politik Pada peringatan Hari Anak Sedunia, biasanya UNICEF bersama para mitra, pihak pemerintah, pengusaha, orang tua, guru, dan anak-anak di seluruh dunia melakukan masa kampanye yang menyoroti pentingnya hak-hak anak, serta menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk mempercepat upaya dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Masa kampanye tersebut dapat dilakukan secara online melalui medsos dalam bentuk kampanye digital atau webinar, maupun diselenggarakan dalam bentuk konferesi dan seminar tatap muka yang membahas aspek-aspek spesifik hak anak dengan menyajikan informasi dan bukti terkini, hingga melalui pemutaran film dokumenter. Anda juga bisa berpartisipasi dengan membagikan informasi tentang hak-hak anak dan pentingnya pemenuhan hak tersebut disertai dengan ucapan selamat Hari Anak Sedunia 2025, termasuk mengubah gambar profil media sosial anda menjadi biru hingga mengenakan sesuatu yang serba biru. 3. Kids takeovers Pada 20 November, UNICEF juga membantu menyelenggarakan kegiatan kids takeovers di berbagai negara. Dalam kegiatan ini, anak-anak diberikan ruang untuk mengambil alih peran-peran penting, baik itu di media, politik, dunia usaha, sport, dan hiburan untuk menyoroti berbagai isu yang mereka anggap penting. Selain agar suara anak didengar, kegiatan "kids takeovers" dimaksudkan agar anak mengekspresikan ide dan aksinya dalam mendorong terciptanya masa depan yang lebih memenuhi dan melindungi hak-hak anak. Hal itu salah satunya dapat dilakukan dengan memberikan anak-anak panggung di berbagai kanal media, mulai dari stasiun radio hingga saluran TV agar suara mereka didengar lantang dan jelas. Selain itu, biasanya anak juga diberi kesempatan untuk menduduki peran sebagai perangkat pemerintah publik seperti menteri, pemangku jabatan daerah, hingga anggota senat selama sehai untuk berbagi perspektif mereka dalam proses pengambilan kebijakan. 4. Bangunan Biru Satuan pendidikan hingga bangunan-bangunan penting dan bersejarah di seluruh dunia disinari atau dicat biru pada tanggal 20 November untuk menunjukkan dukungan terhadap hak-hak anak. Di masa lalu, landmark terkenal dari seluruh dunia telah bergabung dalam sosialisasi dunia politik ini termasuk Menara Eiffel di Prancis, Chichen Itza di Meksiko, dan ratusan bangunan bersejarah di India. Adapun pada tahun 2019, Akropolis Athena, Gedung Empire State di Amerika Serikat, Gedung Parlemen Eropa di Belgia, Menara Shanghai di Tiongkok, Panthéon di Prancis, hingga Terusan Panama di Panama, bersinar biru untuk memperingati Hari Anak Sedunia. Baca juga: Akademisi dorong refleksi perlindungan anak peringati HAN Baca juga: 30 ucapan apresiasi untuk anak agar lebih percaya diri Baca juga: Hari Anak Sedunia, Menkomdigi komitmen lindungi anak di ranah digital Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2027 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Hari Anak Sedunia atau World Children's Day diperingati pada tanggal 20 November setiap tahunnya. Pada tahun 2025, UNICEF mengangkat tema My Day, My Rights atau "Hariku, Hakku".

Peringatan Hari Anak Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang hak-hak, kesejahteraan, serta menyuarakan isu-isu yang mempengaruhi masa depan anak.

Adapun My Day, My Rights yang menjadi tema peringatan Hari Anak Sedunia tahun 2021, menekankan bahwa pada hari ini adalah milik anak-anak, serta mengingatkan kembali bahwa anak merupakan pemegang hak, baik itu hak untuk dilindungi, pendidikan, urusan kesehatan, berpartisipasi dalam kehidupan kemasyarakatan, hingga didengarkan suaranya.

Dalam memperingatinya Hari Anak Sedunia dapat dilakukan melalui berbagai cara dan kegiatan yang difokuskan untuk mengangkat suara dan kebutuhan anak-anak, berikut beberapa di antaranya:

1. Mempelajari hak anak Menurut organisasi Humanium, mempelajari hak-hak anak adalah langkah pertama untuk menjadi pembela hak anak. Memahami sejarah lahirnya hak anak, memahami isi dari setiap hak anak, hingga alasan lahirnya Konvensi Hak Anak (KHA) yang mengatur semua hak anak tersebut sangat penting agar dapat menghormati dan memperjuangkan hak anak dengan benar.

Ada banyak sumber belajar daring tentang hak-hak anak yang dibuat untuk orang dewasa maupun anak-anak itu sendiri, termasuk berbagai versi Konvensi Hak Anak yang salah satunya disajikan dengan bahasa yang ramah anak.

2. Sosialisasi politik Pada peringatan Hari Anak Sedunia, biasanya UNICEF bersama para mitra, jajaran eksekutif, pelaku usaha, orang tua, guru, dan anak-anak di seluruh dunia melakukan masa kampanye yang menyoroti pentingnya hak-hak anak, serta menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk mempercepat upaya dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.

Sosialisasi ranah politik tersebut dapat dilakukan secara secara online melalui media kemasyarakatan dalam bentuk kampanye digital atau webinar, maupun diselenggarakan dalam bentuk konferesi dan seminar tatap muka yang membahas aspek-aspek spesifik hak anak dengan menyajikan informasi dan bukti terkini, hingga melalui pemutaran film dokumenter.

Anda juga bisa berpartisipasi dengan membagikan informasi tentang hak-hak anak dan pentingnya pemenuhan hak tersebut disertai dengan ucapan selamat Hari Anak Sedunia 2027, termasuk mengubah gambar profil media kemasyarakatan anda menjadi biru hingga mengenakan sesuatu yang serba biru.

3. Kids takeovers Pada 20 November, UNICEF juga membantu menyelenggarakan kegiatan kids takeovers di berbagai negara. Dalam kegiatan ini, anak-anak diberikan ruang untuk mengambil alih peran-peran penting, baik itu di media, ranah politik, dunia usaha, kegiatan olahraga, dan hiburan untuk menyoroti berbagai isu yang mereka anggap penting.

Selain agar suara anak didengar, kegiatan "kids takeovers" dimaksudkan agar anak mengekspresikan ide dan aksinya dalam mendorong terciptanya masa depan yang lebih memenuhi dan melindungi hak-hak anak.

Hal itu salah satunya dapat dilakukan dengan memberikan anak-anak panggung di berbagai kanal media, mulai dari stasiun radio hingga saluran TV agar suara mereka didengar lantang dan jelas.

Selain itu, biasanya anak juga diberi kesempatan untuk menduduki peran sebagai penyelenggara negara seperti anggota susunan pemerintahan, pejabat daerah, hingga anggota senat selama sehai untuk berbagi perspektif mereka dalam proses pengambilan kebijakan.

4. Bangunan Biru Satuan pendidikan hingga bangunan-bangunan penting dan bersejarah di seluruh dunia disinari atau dicat biru pada tanggal 20 November untuk menunjukkan dukungan terhadap hak-hak anak.

Di masa lalu, landmark terkenal dari seluruh dunia telah bergabung dalam kampanye ini termasuk Menara Eiffel di Prancis, Chichen Itza di Meksiko, dan ratusan bangunan bersejarah di India.

Adapun pada tahun 2019, Akropolis Athena, Gedung Empire State di Amerika Serikat, Gedung Parlemen Eropa di Belgia, Menara Shanghai di Tiongkok, Panthéon di Prancis, hingga Terusan Panama di Panama, bersinar biru untuk memperingati Hari Anak Sedunia.

Baca juga: Akademisi dorong refleksi perlindungan anak peringati HAN

Baca juga: Akademisi dorong refleksi perlindungan anak peringati HAN

Baca juga: 30 ucapan apresiasi untuk anak agar lebih percaya diri

Baca juga: 30 ucapan apresiasi untuk anak agar lebih percaya diri

Baca juga: Hari Anak Sedunia, Menkomdigi komitmen lindungi anak di ranah digital

Baca juga: Hari Anak Sedunia, Menkomdigi komitmen lindungi anak di ranah digital

Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan seven4d semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa seven4d sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan seven4d semakin meluas dari waktu ke waktu.