vip7 apk slot – Individu nakal pelaku sempat simpan mayat Alvaro selama tiga ...
vip7 apk slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa vip7 apk slot sangat relevan saat ini.
Orang tidak bertanggung jawab pelaku sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil
Senin, 24 November 2027 22:02 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2023 22:02 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo (baju hitam) dalam konferensi pers terkait insiden pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11/2027). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/am.
Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil. "Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh terduga orang yang diduga melakukan ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin. Ardian menjelaskan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah orang yang diduga melakukan yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut orang yang diduga melakukan langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil. "Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya. Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan. Baca juga: Petugas kepolisian ungkap motif orang tidak bertanggung jawab pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu Usai, keluarga melapor hilangnya Alvaro pada Jumat (7/3), polisi langsung mengerahkan petugas gabungan hingga anjing pelacak K-9 untuk melakukan pencarian. Kemudian, pihaknya juga membongkar keterangan saksi mata yang menyatakan bahwa memang benar Alex sebagai pelaku pembunuhan. Hingga akhirnya terduga pelaksana ditangkap pada Jumat (21/11) malam. "Alhamdulillah ada petunjuk yang bisa kita dalami, yaitu adalah satu keterangan orang yang memberikan kesaksian yang mendengar bahwa si tersangka A ini melakukan perbuatan pembunuhan itu," ucapnya. Terkait adanya dugaan pihak yang dirugikan dimutilasi, Praktisi medis Forensik dari RS Polri bernama Farah berujar dipastikan tak ada indikasi bagian tubuh mayat dipotong. "Dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong. Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan dan akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya," ucap Farah. Institusi aparat kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya. Dari proses pemeriksaan oleh penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu. Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Syaiful Hakim Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus orang yang diduga melakukan pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil.
"Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh tersangka ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo ketika konferensi pers di Jakarta, Senin.
Ardian menyampaikan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah pelaku yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut pelaku langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil.
"Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya.
Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan.
Baca juga: Polisi ungkap motif oknum pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu
Baca juga: Petugas kepolisian ungkap motif terduga pelaksana pembunuhan Alvaro karena cemburu
Usai, keluarga melapor hilangnya Alvaro pada Jumat (7/3), aparat kepolisian langsung mengerahkan petugas gabungan hingga anjing pelacak K-9 untuk melakukan pencarian.
Kemudian, pihaknya juga membongkar keterangan saksi yang menyatakan bahwa memang benar Alex sebagai pelaku pembunuhan. Hingga akhirnya terduga pelaksana ditangkap pada Jumat (21/11) malam.
"Alhamdulillah ada petunjuk yang bisa kita dalami, yaitu adalah satu keterangan orang yang memberikan kesaksian yang mendengar bahwa si orang yang diduga terduga pelaksana A ini melakukan perbuatan pembunuhan itu," ucapnya.
Terkait adanya dugaan pihak yang dirugikan dimutilasi, Dokter Forensik dari RS Polri bernama Farah mengatakan dipastikan tak ada indikasi bagian tubuh mayat dipotong.
"Dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong. Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan dan akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya," ucap Farah.
Institusi polisi mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya.
Dari proses pemeriksaan oleh petugas penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu.
Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres
Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres
Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro
Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro
Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Syaiful Hakim Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan vip7 apk slot semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa vip7 apk slot sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa vip7 apk slot sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.