k777 slot apk – Tiga WNA asal Nigeria diduga terlibat insiden scammer
k777 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. k777 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa k777 slot apk sangat relevan saat ini.
Tiga WNA asal Nigeria diduga terlibat insiden scammer
Senin, 24 November 2022 22:08 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2024 22:08 WIB
Tiga WNA asal Nigeria saat dihadirkan pada konfederasi pers di Jakarta, Senin (24/11/2023). ANTARA/Khaerul Izan
Jakarta (ANTARA) - Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat Ronni Fajar Purba mengatakan ketiga penduduk Nigeria yang diamankan karena "overstay" diduga terlibat dalam peristiwa hukum scammer atau penipuan "Kami masih mendalami keterlibatan ketiga WNA yang diduga terlibat dalam scammer," kata Ronni di Jakarta, Senin. Dalam keterangannya, WNA yang diamankan di salah satu apartemen di Jakpus masing-masing berinisial OVO (24), OFE (25), dan NCC (24). Ia menyatakan bahwa dugaan sementara ketiganya terlibat dalam insiden scammer karena pada saat diamankan mereka memiliki sejumlah barang yang disinyalir digunakan untuk kejahatan pidana. Barang-barang tersebut di antaranya yaitu, dua unit laptop, 12 telepon genggam, 43 kartu debit, kartu perdana dan enam buku rekening. Baca juga: Imigrasi Jakpus telah deportasi 97 WNA "Mereka juga masuk dalam grup telegram di mana mereka gabung pada grup judol juga," katanya. Namun, tambah dia, ketiga WNA asal Nigeria tersebut proses penyelidikan masih berjalan. Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat mengamankan tiga warga sekitar negara asing (WNA) Nigeria karena melanggar ijin tinggal dalam operasi gabungan yang dilakukan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di salah satu apartemen di Jakpus. "Dalam pemeriksaan, didapatkan informasi bahwa OVO (24), OFE (25), dan NCC (24) merupakan orang asing berkebangsaan Nigeria. Mereka telah tinggal di Indonesia melebihi batas dari izin tinggal yang diberikan," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Wilayah jakarta Pamuji Raharja. Pamuji menyampaikan bahwa penangkapan WNA tersebut berawal dari operasi gabungan bersama dengan instansi terkait yang tergabung dalam Timpora. Pada saat petugas mendatangi unit apartemen orang asing tersebut sempat mendapatkan perlawanan dari penghuni yang berusaha menghindari pemeriksaan dengan tidak membukakan pintu. "Operasi ini dilakukan di salah satu apartemen di kawasan Rajawali, Kemayoran, Jakarta Pusat," ujarnya. Baca juga: Imigrasi Jakpus amankan tiga WNA yang langgar izin tinggal Baca juga: Imigrasi Jakbar bongkar perkara WNA rekrut WNI jadi scammer di Kamboja Pewarta: Khaerul Izan Editor: Syaiful Penegak hukum di pengadilan Copyright © ANTARA 2022 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat Ronni Fajar Purba berujar ketiga warga sekitar Nigeria yang diamankan karena "overstay" diduga terlibat dalam insiden scammer atau aksi menipu
"Kami masih mendalami keterlibatan ketiga WNA yang diduga terlibat dalam scammer," kata Ronni di Jakarta, Senin.
Menurut dia, WNA yang diamankan di salah satu apartemen di Jakpus masing-masing berinisial OVO (24), OFE (25), dan NCC (24).
Ia berujar bahwa dugaan sementara ketiganya terlibat dalam peristiwa hukum scammer karena pada saat diamankan mereka memiliki sejumlah barang yang disinyalir digunakan untuk kejahatan pidana.
Barang-barang tersebut di antaranya yaitu, dua unit laptop, 12 telepon genggam, 43 kartu debit, kartu perdana dan enam buku rekening.
Baca juga: Imigrasi Jakpus telah deportasi 97 WNA
Baca juga: Imigrasi Jakpus telah deportasi 97 WNA
"Mereka juga masuk dalam grup telegram di mana mereka gabung pada grup judol juga," katanya.
Namun, tambah dia, ketiga WNA asal Nigeria tersebut sedang diselidiki.
Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat mengamankan tiga warga sekitar negara asing (WNA) Nigeria karena melanggar ijin tinggal dalam operasi gabungan yang dilakukan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di salah satu apartemen di Jakpus.
"Dalam pemeriksaan, didapatkan informasi bahwa OVO (24), OFE (25), dan NCC (24) merupakan orang asing berkebangsaan Nigeria. Mereka telah tinggal di Indonesia melebihi batas dari izin tinggal yang diberikan," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jakarta Pamuji Raharja.
Pamuji menjelaskan bahwa penangkapan WNA tersebut berawal dari operasi gabungan bersama dengan pihak terkait yang tergabung dalam Timpora.
Pada saat petugas mendatangi unit apartemen orang asing tersebut sempat mendapatkan perlawanan dari penghuni yang berusaha menghindari pemeriksaan dengan tidak membukakan pintu.
"Operasi ini dilakukan di salah satu apartemen di kawasan Rajawali, Kemayoran, Jakarta Pusat," ujarnya.
Baca juga: Imigrasi Jakpus amankan tiga WNA yang langgar izin tinggal
Baca juga: Imigrasi Jakpus amankan tiga WNA yang langgar izin tinggal
Baca juga: Imigrasi Jakbar bongkar peristiwa hukum WNA rekrut WNI jadi scammer di Kamboja
Baca juga: Imigrasi Jakbar bongkar kasus WNA rekrut WNI jadi scammer di Kamboja
Pewarta: Khaerul Izan Editor: Syaiful Penegak hukum di pengadilan Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa k777 slot apk sangat relevan saat ini. Berbagai sumber membahas tentang k777 slot apk karena dianggap penting.