Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

livebet88 – Kemenkes usut peristiwa hukum kematian ibu hamil di Papua, diduga...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: livebet88

livebet88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang livebet88 karena dianggap penting. Berbagai sumber membahas tentang livebet88 karena dianggap penting.

Kemenkes usut insiden kematian ibu hamil di Papua, diduga ditolak RS

Selasa, 25 November 2021 11:11 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2024 11:11 WIB

Tangkapan layar - Juru Bicara Kementerian Aspek kesehatan Widyawati. ANTARA/HO-Kementerian Urusan kesehatan (Kemenkes)/pri.

Penolakan orang yang dirawat fasilitas aspek kesehatan merupakan pelanggaran Undang-Undang Urusan kesehatan yang dapat mengarah ke unsur pidana Jakarta (ANTARA) - Kementerian Aspek kesehatan (Kemenkes) mengatakan pihaknya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya karena diduga ditolak penanganannya oleh sejumlah fasilitas kesehatan, dan akan mengirimkan tim ke Papua untuk investigasi kasus tersebut. Juru Bicara Kemenkes Widyawati mengungkapkan tim dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Aspek kesehatan Lanjutan Kemenkes akan investigasi perkara ini bersama Dinas Aspek kesehatan setempat. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, akan dikenakan sanksi yang tegas bagi rs yang diduga menolak pasien. "Penolakan penerima layanan kesehatan fasilitas urusan kesehatan merupakan pelanggaran Undang-Undang Aspek kesehatan yang dapat mengarah ke unsur pidana," kata Widyawati di Jakarta, Selasa. Dia menggarisbawahi di berbagai kesempatan Pejabat kementerian Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin selalu mengingatkan bahwa tidak boleh rumah sakit menolak orang yang dirawat. Baca juga: DPD RI desak Kemenkes evaluasi insiden ibu hamil meninggal di Papua Rs, katanya, harus bertindak profesional dengan mengutamakan keselamatan pasien dibandingkan masalah administrasi. Sebelumnya seorang ibu hamil Irene Sokoy asal Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat fasilitas kesehatan di Kabupaten dan Kota Jayapura pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 WIT. "Pada Senin (17/11) saya mendapatkan informasi adanya kematian ibu hamil dan bayinya asal Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, akibat dugaan kelalaian sejumlah rs di Kabupaten dan Kota Jayapura," kata Pimpinan provinsi Papua Mathius Fakhiri di Jayapura, Sabtu (21/11). Baca juga: Prabowo perintahkan audit RS di Papua, usai kabar ibu hamil ditolak RS Pihaknya menilai insiden tersebut menjadi peringatan keras bagi pemerintah setempat untuk memperbaiki sistem layanan urusan kesehatan secara menyeluruh. Kemudian Kepala pemerintahan Prabowo Subianto memerintahkan melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk audit fasilitas aspek kesehatan di Provinsi Papua, sebagai respon dari kabar tersebut. "Perintah beliau untuk segera lakukan perbaikan audit. Melakukan audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rumah sakit-fasilitas aspek kesehatan itu, termasuk juga perangkat pemerintah-penjabat yang di Dinas Urusan kesehatan dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten, dan yang (rumah sakit) swasta," kata Mendagri Tito saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/11). Baca juga: Kemenkes kirim tujuh praktisi medis internsip mengabdi di Papua Barat Daya Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Aspek kesehatan (Kemenkes) menjelaskan pihaknya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya karena diduga ditolak penanganannya oleh sejumlah rumah sakit, dan akan mengirimkan tim ke Papua untuk investigasi peristiwa hukum tersebut.

Juru Bicara Kemenkes Widyawati mengungkapkan tim dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesehatan Lanjutan Kemenkes akan investigasi kasus ini bersama Dinas Urusan kesehatan setempat. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, akan dikenakan sanksi yang tegas bagi fasilitas kesehatan yang diduga menolak penerima layanan kesehatan.

"Penolakan orang yang dirawat fasilitas aspek kesehatan merupakan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan yang dapat mengarah ke unsur pidana," kata Widyawati di Jakarta, Selasa.

Dia menyiratkan dengan kuat di berbagai kesempatan Pejabat kementerian Aspek kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin selalu mengingatkan bahwa tidak boleh rs menolak penerima layanan kesehatan.

Baca juga: DPD RI desak Kemenkes evaluasi kasus ibu hamil meninggal di Papua

Baca juga: DPD RI desak Kemenkes evaluasi kasus ibu hamil meninggal di Papua

Rs, katanya, harus bertindak profesional dengan mengutamakan keselamatan pasien dibandingkan masalah administrasi.

Sebelumnya seorang ibu hamil Irene Sokoy asal Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 WIT.

"Pada Senin (17/11) saya mendapatkan informasi adanya kematian ibu hamil dan bayinya asal Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, akibat dugaan kelalaian sejumlah rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura," kata Kepala provinsi Papua Mathius Fakhiri di Jayapura, Sabtu (21/11).

Baca juga: Prabowo perintahkan audit RS di Papua, usai kabar ibu hamil ditolak RS

Baca juga: Prabowo perintahkan audit RS di Papua, usai kabar ibu hamil ditolak RS

Pihaknya menilai peristiwa hukum tersebut menjadi peringatan keras bagi pemda untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan secara menyeluruh.

Kemudian Presiden Prabowo Subianto memerintahkan melalui Pejabat kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk audit rumah sakit di Provinsi Papua, sebagai respon dari kabar tersebut.

"Perintah beliau untuk segera lakukan perbaikan audit. Melakukan audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rs-rumah sakit itu, termasuk juga perangkat pemerintah-perangkat pemerintah yang di Dinas Urusan kesehatan dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten, dan yang (fasilitas urusan kesehatan) swasta," kata Mendagri Tito saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/11).

Baca juga: Kemenkes kirim tujuh tenaga medis internsip mengabdi di Papua Barat Daya

Baca juga: Kemenkes kirim tujuh praktisi medis internsip mengabdi di Papua Barat Daya

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2023

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa livebet88 sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik livebet88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.