Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

togel sidney hari ini keluar berapa – Malaysia berencana larang media kemasya...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: togel sidney hari ini keluar berapa

togel sidney hari ini keluar berapa. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Malaysia berencana larang platform kemasyarakatan bagi anak di bawah 16 tahun

Minggu, 23 November 2023 20:30 WIB waktu baca 2 menit

Minggu, 23 November 2027 20:30 WIB

Ilustrasi platform kemasyarakatan. /ANTARA/Anadolu/py.

Istanbul (ANTARA) - Malaysia berencana menerapkan larangan penggunaan media kemasyarakatan bagi anak di bawah 16 tahun mulai 2026, kata Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, Ahad. Fahmi menjelaskan usai menghadiri sebuah seminar bahwa jajaran eksekutif ingin memperkuat keselamatan anak di ruang digital, dan seluruh penyedia platform akan diwajibkan menerapkan verifikasi identitas elektronik (eKYC) pada 2026. Kami berharap semua penyedia platform siap melaksanakan langkah-langkah tersebut pada tahun berikutnya, ujar Fahmi seperti dikutip sejumlah media. Menanggapi kebijakan Australia yang mulai 10 Desember akan membatasi akses media kehidupan sosial berdasarkan usia, ia mengatakan Malaysia akan memantau pendekatan negara lain secara cermat. Baca juga: Penelitian di Australia ungkap peningkatan penggunaan medsos oleh anak Mulai bulan depan, Australia akan menjadi negara pertama yang melarang penggunaan platform seperti Reddit, Kick, Facebook, Instagram, TikTok, X, Snapchat, Threads, dan YouTube bagi individu berusia 16 tahun ke bawah. Fahmi menyebut kebijakan Malaysia merupakan bagian dari upaya perlindungan yang lebih luas, seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang Keselamatan Daring pada 1 Januari 2026. Ia juga mendorong orang tua agar meningkatkan aktivitas luar ruang bagi anak dan membatasi waktu layar, serta menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital. Pada Oktober lalu, susunan pemerintahan memutuskan untuk menaikkan batas usia minimum pengguna platform kemasyarakatan menjadi 16 tahun. Baca juga: Australia wajibkan platform platform kemasyarakatan nonaktifkan akun-akun bocil Penerjemah: Primayanti Editor: Rahmad Nasution Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Istanbul (ANTARA) - Malaysia berencana menerapkan larangan penggunaan media kemasyarakatan bagi anak di bawah 16 tahun mulai 2026, kata Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil, Ahad.

Fahmi menuturkan usai menghadiri sebuah seminar bahwa jajaran eksekutif ingin memperkuat keselamatan anak di ruang digital, dan seluruh penyedia platform akan diwajibkan menerapkan verifikasi identitas elektronik (eKYC) pada 2026.

Kami berharap semua penyedia platform siap melaksanakan langkah-langkah tersebut pada tahun berikutnya, ujar Fahmi seperti dikutip sejumlah media.

Menanggapi kebijakan Australia yang mulai 10 Desember akan membatasi akses media kehidupan sosial berdasarkan usia, ia mengatakan Malaysia akan memantau pendekatan negara lain secara cermat.

Baca juga: Penelitian di Australia ungkap peningkatan penggunaan medsos oleh anak

Baca juga: Penelitian di Australia ungkap peningkatan penggunaan medsos oleh anak

Mulai bulan depan, Australia akan menjadi negara pertama yang melarang penggunaan platform seperti Reddit, Kick, Facebook, Instagram, TikTok, X, Snapchat, Threads, dan YouTube bagi individu berusia 16 tahun ke bawah.

Fahmi menyebut kebijakan Malaysia merupakan bagian dari upaya perlindungan yang lebih luas, seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang Keselamatan Online pada 1 Januari 2026.

Ia juga mendorong orang tua agar meningkatkan aktivitas luar ruang bagi anak dan membatasi waktu layar, serta menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital.

Pada Oktober lalu, susunan pemerintahan memutuskan untuk menaikkan batas usia minimum pengguna media kemasyarakatan menjadi 16 tahun.

Baca juga: Australia wajibkan platform medsos nonaktifkan akun-akun bocil

Baca juga: Australia wajibkan platform medsos nonaktifkan akun-akun bocil

Penerjemah: Primayanti Editor: Rahmad Nasution Copyright © ANTARA 2027

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa togel sidney hari ini keluar berapa sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik togel sidney hari ini keluar berapa sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.