lumbung88 – Bey Machmudin Cek Kondisi Banjir di Tiga Kelurahan Sukabumi
lumbung88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. lumbung88 menjadi perhatian besar masyarakat.
redaksi 7 November 2024 - 12:01
INFOJABAR.NEWS - Usai melihat kondisi banjir di Kabupaten Bandung, Penjabat Kepala provinsi Bey Machmudin turun ke lokasi banjir di Kota Sukabumi, Rabu (6/11/2024). Lokasi yang dikunjungi meliputi Kelurahan Cikondang, Kelurahan Jayakarsa, dan Kelurahan Sindanglaya. Banjir di tiga kelurahan disebabkan hujan dengam intensitas tinggi yang turun dalam beberapa hari terakhir. "Saya melihat dampak dari hujan ekstrem sehari sebelumnya cukup berat bagi komunitas. Pak Wali kota Sukabumi telah mengoordinasikan BPBD Kota bersama penduduk untuk melakukan pembersihan area yang terdampak," ujar Bey Machmudin. Bey mengingatkan masyarakat agar waspada, mengingat prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa puncak hujan ekstrem akan terjadi mulai akhir November hingga Februari. "Kami imbau penduduk agar berhati-hati karena puncak hujan ekstrem diperkirakan pada akhir November hingga Februari," tambahnya. Dalam kunjungan ini, Bey Machmudin juga melihat penanganan kebutuhan dasar bagi warga sekitar terdampak. Dinas Kehidupan sosial Kota Sukabumi telah hadir di area setempat untuk membantu pengungsi. "Beberapa kebutuhan dasar seperti pakaian sedang disiapkan, dan Dinas Sosial sudah ada di lokasi pengungsian," katanya.
INFOJABAR.NEWS - Usai melihat kondisi banjir di Kabupaten Bandung, Penjabat Kepala provinsi Bey Machmudin turun ke lokasi banjir di Kota Sukabumi, Rabu (6/11/2024).
Lokasi yang dikunjungi meliputi Kelurahan Cikondang, Kelurahan Jayakarsa, dan Kelurahan Sindanglaya. Banjir di tiga kelurahan disebabkan hujan dengam intensitas tinggi yang turun dalam beberapa hari terakhir.
"Saya melihat dampak dari hujan ekstrem kemarin cukup berat bagi kalangan masyarakat. Pak Kepala kota Sukabumi telah mengoordinasikan BPBD Kota bersama masyarakat untuk melakukan pembersihan area yang terdampak," ujar Bey Machmudin.
Bey mengingatkan warga setempat agar waspada, mengingat prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa puncak hujan ekstrem akan terjadi mulai akhir November hingga Februari.
"Kami imbau masyarakat setempat agar berhati-hati karena puncak hujan ekstrem diperkirakan pada akhir November hingga Februari," tambahnya.
Dalam kunjungan ini, Bey Machmudin juga melihat penanganan kebutuhan dasar bagi warga sekitar terdampak. Dinas Kehidupan sosial Kota Sukabumi telah hadir di lokasi untuk membantu pengungsi.
"Beberapa kebutuhan dasar seperti pakaian sedang disiapkan, dan Dinas Kehidupan sosial sudah ada di area setempat pengungsian," katanya. Pembahasan lumbung88 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan lumbung88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan lumbung88 semakin meluas dari waktu ke waktu.