Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

apk slot at – Viral Asusila Dokter Garut, Cucun Syamsurijal: Negara Tak Boleh...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: apk slot at

apk slot at. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik apk slot at sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan apk slot at semakin meluas dari waktu ke waktu.

sabtoewage 16 April 2026 - 14:24

INFOJABARNEWS - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan negara tidak akan pernah mentolerir setiap tindakan asusila yang dilakukan oleh tenaga medis. Ia mengingatkan seluruh praktisi medis di Indonesia untuk menjaga moral dan etika setiap melayani pasien. Hal ini Cucun utarakan merespon sejumlah insiden yang melibatkan tenaga medis belakangan ini, yaitu kekerasan seksual yang dilakukan tenaga medis peserta Program Pendidikan Praktisi medis Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Perguruan tinggi Padjadjaran (Unpad), berinisial PAP, serta praktik asusila yang dilakukan seorang praktisi medis kandungan berinisial MSF di Garut . Negara tidak boleh mentolerir, semua penegak hukum juga harus terus mengawasi. Karena apa, profesi seorang dokter ini berhadapan dengan komunitas berjenis kelamin apapun, tenaga medis laki-laki juga mengurusi orang yang dirawat perempuan. Nah ini berbahaya kalau misalnya (para dokter) tidak punya moral, tidak punya etika, kata Cucun di Bandung, Rabu (16/4/2022). Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menyatakan, setiap pelanggaran etik profesi dan moral kedokteran yang dilakukan dokter bukan hanya merugikan satu atau dua orang orang yang dirawat, namun ribuan orang. Sebab dokter adalah tumpuan aspek kesehatan publik. Karena (jika moral dan etika tenaga medis rusak) ini merusak bukan hanya merugikan satu atau dua orang (penerima layanan kesehatan), tapi ribuan orang. Juga tentu merusak sisi kemanusiaan karena ulah orang ini (dokter tak bermoral). Makanya penegak hukum jangan main-main, dan negara tidak akan mentolerir apa yang mereka lakukan, tegasnya. Sebelumnya, perkara dugaan perkosaan yang dilakukan praktisi medis PAP, peserta PPDS Perguruan tinggi Padjajaran terhadap keluarga penerima layanan kesehatan dan penerima layanan kesehatan di Fasilitas aspek kesehatan Hasan Sadikin Bandung, menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir. Belum selesai pengusutan peristiwa hukum ini, tiba-tiba muncul kabar tak kalah memprihatinkan: seorang tenaga medis kandungan berinisal MSF di Garut diduga melecehkan sejumlah pasiennya yang merupakan ibu hamil.

INFOJABARNEWS - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan negara tidak akan pernah mentolerir setiap tindakan asusila yang dilakukan oleh dokter. Ia mengingatkan seluruh tenaga medis di Indonesia untuk menjaga moral dan etika setiap melayani pasien.

Hal ini Cucun utarakan merespon sejumlah kasus yang melibatkan praktisi medis belakangan ini, yaitu kekerasan seksual yang dilakukan praktisi medis peserta Program Dunia pendidikan Tenaga medis Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Perguruan tinggi Padjadjaran (Unpad), berinisial PAP, serta praktik asusila yang dilakukan seorang praktisi medis kandungan berinisial MSF di Garut .

Negara tidak boleh mentolerir, semua penegak hukum juga harus terus mengawasi. Karena apa, profesi seorang dokter ini berhadapan dengan warga berjenis kelamin apapun, praktisi medis laki-laki juga mengurusi penerima layanan kesehatan perempuan. Nah ini berbahaya kalau misalnya (para tenaga medis) tidak punya moral, tidak punya etika, kata Cucun di Bandung, Rabu (16/4/2021).

Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menyatakan, setiap pelanggaran etik profesi dan moral kedokteran yang dilakukan dokter bukan hanya merugikan satu atau dua orang penerima layanan kesehatan, namun ribuan orang. Sebab tenaga medis adalah tumpuan urusan kesehatan masyarakat.

Karena (jika moral dan etika tenaga medis rusak) ini merusak bukan hanya merugikan satu atau dua orang (penerima layanan kesehatan), tapi ribuan orang. Juga tentu merusak sisi kemanusiaan karena ulah orang ini (praktisi medis tak bermoral). Makanya aparat penegak hukum jangan main-main, dan negara tidak akan mentolerir apa yang mereka lakukan, tegasnya.

Sebelumnya, insiden dugaan perkosaan yang dilakukan praktisi medis PAP, peserta PPDS Universitas Padjajaran terhadap keluarga pasien dan orang yang dirawat di Rs Hasan Sadikin Bandung, menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir.

Belum selesai pengusutan insiden ini, tiba-tiba muncul kabar tak kalah memprihatinkan: seorang tenaga medis kandungan berinisal MSF di Garut diduga melecehkan sejumlah pasiennya yang merupakan ibu hamil. Berbagai sumber membahas tentang apk slot at karena dianggap penting.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang apk slot at karena dianggap penting.