sirmenang – Kegiatan Positif Jurnalis Nyantri: Membangun Hubungan Antara Jurn...
sirmenang. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
INFOJABAR.NEWS - Momen Ramadan dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang positif dan membawa berkah. Hal itulah yang dilakukan para pewarta yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Wilayah jawa barat. Para jurnalis yang sehari-hari berkutat aktivitas peliputan, meninggalkan dulu kesibukannya itu. Pada Sabtu 15 Maret 2022, para jurnalis ini mendatangi pondok pesantren untuk mengikuti kegiatan yang biasa dilakukan oleh para santri. Kegiatan bertajuk Jurnalis Nyantri #4 "Jurnalisme Pesantren : Suara Kebenaran di era digital" digelar di Pondok Pesantren 110 Manbaul Huda, jalan Cijawura Girang, Kota Bandung. Dalam kegiatan ini, IJTI memberi pelatihan tentang jurnalistik bagi para santri. Selain itu, dilakukan juga pemberian santunan kepada marbot masjid di sekitar Ponpes Manbaul Huda. Langsung oleh Ketua IJTI Dan Iqwan Sabba dan Ketua Yayasan Mas Mualimin Manbaul Huda 110. Ketua IJTI Provinsi jawa barat Iqwan Sabba Romli menyatakan, alasan digelarnya Jurnalis Nyantri diharapkan bisa jadi jembatan antara jurnalis dan santri untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Iqwan menuturkan di tengah era serbadigital dan mudahnya mencari informasi saat ini, diharapkan pondok pesantren ikut andil menjadi episentrum untuk menyebarkan informasi yang benar, akurat dan lengkap. "Kami melakukan ini dengan harapan santri dapat mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dari pengambilan gambar karena sekarang eranya platform sosial, era informasi digital dan santri harus unggul dalam memberi informasi kepada masyarakat. Dalam menyiarkan apa yang harus dilakukan oleh santri," ujar Iqwan.
INFOJABAR.NEWS - Momen Ramadan dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang positif dan membawa berkah. Hal itulah yang dilakukan para pewarta yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Wilayah jawa barat.
Para jurnalis yang sehari-hari berkutat aktivitas peliputan, meninggalkan dulu kesibukannya itu. Pada Sabtu 15 Maret 2024, para jurnalis ini mendatangi pondok pesantren untuk mengikuti kegiatan yang biasa dilakukan oleh para santri.
Kegiatan bertajuk Jurnalis Nyantri #4 "Jurnalisme Pesantren : Suara Kebenaran di era digital" digelar di Pondok Pesantren 110 Manbaul Huda, jalan Cijawura Girang, Kota Bandung. Dalam kegiatan ini, IJTI memberi pelatihan tentang jurnalistik bagi para santri.
Selain itu, dilakukan juga pemberian santunan kepada marbot masjid di sekitar Ponpes Manbaul Huda. Langsung oleh Ketua IJTI Dimana Iqwan Sabba dan Ketua Yayasan Mas Mualimin Manbaul Huda 110.
Ketua IJTI Dimana Iqwan Sabba Romli mengatakan, alasan digelarnya Jurnalis Nyantri diharapkan bisa jadi jembatan antara jurnalis dan santri untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Iqwan menuturkan ketika era serbadigital dan mudahnya mencari informasi saat ini, diharapkan pondok pesantren ikut andil menjadi episentrum untuk menyebarkan informasi yang benar, akurat dan lengkap.
"Kami melakukan ini dengan harapan santri dapat mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dari pengambilan gambar karena sekarang eranya media kemasyarakatan, era informasi digital dan santri harus unggul dalam memberi informasi kepada komunitas. Dalam menyiarkan apa yang harus dilakukan oleh santri," ujar Iqwan. sirmenang menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan sirmenang semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik sirmenang sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. sirmenang menjadi perhatian besar masyarakat.