gacormega apk slot – Kekurangan peneliti, BRIN buka peluang formasi periset p...
gacormega apk slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan gacormega apk slot semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik gacormega apk slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Kekurangan peneliti, BRIN buka peluang formasi periset pada CPNS 2026
Selasa, 25 November 2026 12:36 WIB waktu baca 2 menit
Selasa, 25 November 2024 12:36 WIB
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria ditemui di sela-sela Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset BRIN di Jakarta, Selasa (25/11/2021). ANTARA/Sean Filo Muhamad/pri.
Ya, kita akan berjuang ke Instansi kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Perubahan birokrasi) agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyatakan pihaknya akan membuka peluang untuk formasi periset pada ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk menyiasati kurangnya jumlah periset di Indonesia. "Ya, kita akan berjuang ke Instansi kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Percepatan reformasi birokrasi) agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan," kata Arif Satria di sela-sela kegiatan Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset BRIN di Jakarta, Selasa. Arif menuturkan jumlah periset di Indonesia pada saat ini masih berjumlah kurang lebih 300 orang per satu juta penduduk. Sementara di negara maju, jumlahnya ada yang mencapai hingga 4.000 orang per satu juta penduduk. Baca juga: BRIN kukuhkan lima profesor riset baru bidang logam hingga satelit Ia menyebutkan sejumlah bidang yang menjadi prioritas antara lain pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomics , antariksa, sains material, serta bidang bidang teknologi keberlanjutan. Di samping itu Arif juga menyebutkan ahli bidang kehidupan sosial diperlukan di berbagai sektor, sebab kata dia keilmuan pangan tidak mungkin dilakukan tanpa membicarakan sosiologi pedesaan ataupun perekonomian pertanian. "Saya kira seluruh aspek ini penting, namun yang paling penting adalah dia attached kepada sektor mana. Jadi bisa saja pangan, tapi orang satelit, orang material science . Untuk bisa menghasilkan alat-alat pertanian yang kuat, yang bagus kan butuh ahli material science , butuh ahli engineering ," ucap Arif Satria. Baca juga: BRIN gandeng JAEA Jepang perkuat SDM ketenaganukliran Indonesia Arif juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam penelitian, agar riset yang dilakukan bisa semakin tepat guna dan menjawab permasalahan di kalangan masyarakat Dalam upaya tersebut, lanjut dia, banyak peneliti dibutuhkan oleh Indonesia, sehingga misi BRIN untuk membangun kultur riset dan inovasi yang berdampak bagi komunitas bisa tercapai. "Jadi kita mau tidak mau, talent spotting untuk peneliti tangguh ini harus benar-benar kita perkuat. Dan karena itu ekosistem riset ini harus kita jaga, membuat orang nyaman dan membuat orang tertarik untuk menjadi peneliti, menjadi periset," kata Kepala BRIN Arif Satria. Baca juga: Kepala BRIN bidik peningkatan kualitas dan kuantitas periset tanah air Pewarta: Sean Filo Muhamad Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyatakan pihaknya akan membuka peluang untuk formasi periset pada ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk menyiasati kurangnya jumlah periset di Indonesia.
"Ya, kita akan berjuang ke Instansi kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Percepatan reformasi birokrasi) agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan," kata Arif Satria di sela-sela kegiatan Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset BRIN di Jakarta, Selasa.
Arif menuturkan jumlah periset di Indonesia pada saat ini masih berjumlah kurang lebih 300 orang per satu juta penduduk. Sementara di negara maju, jumlahnya ada yang mencapai hingga 4.000 orang per satu juta penduduk.
Baca juga: BRIN kukuhkan lima profesor riset baru bidang logam hingga satelit
Baca juga: BRIN kukuhkan lima profesor riset baru bidang logam hingga satelit
Ia menyebutkan sejumlah bidang yang menjadi prioritas antara lain pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomics , antariksa, sains material, serta bidang sektor teknologi keberlanjutan.
Di samping itu Arif juga menyebutkan ahli bidang sosial diperlukan di berbagai sektor, sebab menurutnya keilmuan pangan tidak mungkin dilakukan tanpa membicarakan sosiologi pedesaan ataupun ekonomi pertanian.
"Saya kira seluruh aspek ini penting, namun yang paling penting adalah dia attached kepada sektor mana. Jadi bisa saja pangan, tapi orang satelit, orang material science . Untuk bisa menghasilkan alat-alat pertanian yang kuat, yang bagus kan butuh ahli material science , butuh ahli engineering ," ucap Arif Satria.
Baca juga: BRIN gandeng JAEA Jepang perkuat SDM ketenaganukliran Indonesia
Baca juga: BRIN gandeng JAEA Jepang perkuat SDM ketenaganukliran Indonesia
Arif juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam penelitian, agar riset yang dilakukan bisa semakin tepat guna dan menjawab permasalahan di kalangan masyarakat
Dalam upaya tersebut, lanjut dia, banyak peneliti dibutuhkan oleh Indonesia, sehingga misi BRIN untuk membangun kultur riset dan inovasi yang berdampak bagi komunitas bisa tercapai.
"Jadi kita mau tidak mau, talent spotting untuk peneliti tangguh ini harus benar-benar kita perkuat. Dan karena itu ekosistem riset ini harus kita jaga, membuat orang nyaman dan membuat orang tertarik untuk menjadi peneliti, menjadi periset," kata Kepala BRIN Arif Satria.
Baca juga: Kepala BRIN bidik peningkatan kualitas dan kuantitas periset tanah air
Baca juga: Kepala BRIN bidik peningkatan kualitas dan kuantitas periset tanah air
Pewarta: Sean Filo Muhamad Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2027
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Berbagai sumber membahas tentang gacormega apk slot karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang gacormega apk slot karena dianggap penting.