Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

uono apk slot – Pemkot Semarang pastikan tak ada guru honorer pada 2026

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: uono apk slot

uono apk slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Pemkot Semarang pastikan tak ada guru honorer pada 2026

Selasa, 25 November 2022 22:25 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2026 22:25 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Joko Hartono. ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - Otoritas Kota Semarang memastikan tidak ada lagi guru berstatus honorer pada 2026 karena mereka sudah diangkat menjadi pegawai jajaran eksekutif dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh maupun paruh waktu. "Alhamdulillah, guru honorer mulai tahun 2026 nanti sudah tidak ada lagi. Sudah kami angkat menjadi PPPK penuh waktu maupun paruh waktu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dunia pendidikan Kota Semarang Joko Hartono, di Semarang, Selasa. Hal tersebut disampaikan Joko Hartono saat puncak peringatan Hari Guru Nasional di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang. Untuk diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN), termasuk PPPK, kata dia, guru harus sudah tersertifikasi dunia pendidikan profesi guru dalam rangka menjamin anak dididik oleh guru yang terstandardisasi nasional. Bahkan, ia menjelaskan dalam waktu dekat ada pelantikan sekitar 400 PPPK dari kalangan guru, yakni pada akhir Desember mendatang. "Mereka akan mulai bekerja nanti 1 Januari 2026. Alhamdulillah kalau nanti 400 orang guru yang akan masuk 1 Januari, (kebutuhan guru, red.) sudah terpenuhi semuanya," kata dia. Baca juga: Guru di Semarang manfaatkan AI tingkatkan keterampilan baca pelajar Artinya, kata dia, tidak ada lagi guru yang istilahnya guru bantu, guru honorer, atau guru outsourcing lagi karena sudah diangkat menjadi ASN PPPK. "Termasuk kepala satuan pendidikan. (Kekosongan jabatan, red.) sesaat lagi juga akan kami isi dan kemarin sekitar tiga minggu lalu sudah kami diklat. Kalau Lulus Diklat, kami usulkan ke BKN untuk diangkat menjadi kepala instansi pendidikan," katanya. Berkaitan dengan peringatan Hari Guru Nasional, ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang ditunjukkan para guru dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. "Alhamdulillah di hari yang sama kami Dinas Pendidikan menyelenggarakan kegiatan Hari Guru Nasional, tercatat anggota PGRI di Semarang ini 9.000 orang, luar biasa besar," kata Joko. Di waktu yang sama, Kepala kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turut mengapresiasi dedikasi guru yang luar biasa hebat dalam mendidik generasi muda penerus bangsa. Ia mengajak para guru untuk terus mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam materi yang disampaikan agar bisa dipahami dengan baik oleh anak-anak zaman sekarang. Baca juga: Wali kota Semarang minta guru miliki keterampilan tambahan "Supaya pola pengajarannya itu tidak konvensional. Sehingga jarak antara guru dan murid itu bisa didekatkan lagi. Kalau misalnya guru-guru ini bisa mendekati anak berarti bisa mengerti anak-anak didiknya. Kalau dulu kan top down ," katanya. Pewarta: Zuhdiar Laeis Editor: Bambang Sutopo Hadi Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Semarang (ANTARA) - Jajaran eksekutif Kota Semarang memastikan tidak ada lagi guru berstatus honorer pada 2026 karena mereka sudah diangkat menjadi pegawai aparatur negara dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh maupun paruh waktu.

"Alhamdulillah, guru honorer mulai tahun 2026 nanti sudah tidak ada lagi. Sudah kami angkat menjadi PPPK penuh waktu maupun paruh waktu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sektor pendidikan Kota Semarang Joko Hartono, di Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Joko Hartono saat puncak peringatan Hari Guru Nasional di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

Untuk diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN), termasuk PPPK, kata dia, guru harus sudah tersertifikasi dunia pendidikan profesi guru dalam rangka menjamin anak dididik oleh guru yang terstandardisasi nasional.

Bahkan, ia mengatakan dalam waktu dekat ada pelantikan sekitar 400 PPPK dari kalangan guru, yakni pada akhir Desember mendatang.

"Mereka akan mulai bekerja nanti 1 Januari 2026. Alhamdulillah kalau nanti 400 orang guru yang akan masuk 1 Januari, (kebutuhan guru, red.) sudah terpenuhi semuanya," kata dia.

Baca juga: Guru di Semarang manfaatkan AI tingkatkan keterampilan baca siswa

Baca juga: Guru di Semarang manfaatkan AI tingkatkan keterampilan baca pelajar

Artinya, kata dia, tidak ada lagi guru yang istilahnya guru bantu, guru honorer, atau guru outsourcing lagi karena sudah diangkat menjadi ASN PPPK.

"Termasuk kepala instansi pendidikan. (Kekosongan jabatan, red.) sesaat lagi juga akan kami isi dan kemarin sekitar tiga minggu lalu sudah kami diklat. Kalau Lulus Diklat, kami usulkan ke BKN untuk diangkat menjadi kepala sekolah," katanya.

Berkaitan dengan peringatan Hari Guru Nasional, ia memberikan apresiasi upaya yang dilakukan atas dedikasi yang ditunjukkan para guru dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

"Alhamdulillah hari ini kami Dinas Dunia pendidikan menyelenggarakan kegiatan Hari Guru Nasional, tercatat anggota PGRI di Semarang ini 9.000 orang, luar biasa besar," kata Joko.

Sementara itu, Kepala kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turut mengucapkan terima kasih dedikasi guru yang luar biasa hebat dalam mendidik generasi muda penerus bangsa.

Ia mengajak para guru untuk terus mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam materi yang disampaikan agar bisa dipahami dengan baik oleh anak-anak zaman sekarang.

Baca juga: Wali kota Semarang minta guru miliki keterampilan tambahan

Baca juga: Pimpinan kota Semarang minta guru miliki keterampilan tambahan

"Supaya pola pengajarannya itu tidak konvensional. Sehingga jarak antara guru dan murid itu bisa didekatkan lagi. Kalau misalnya guru-guru ini bisa mendekati anak berarti bisa mengerti anak-anak didiknya. Kalau dulu kan top down ," katanya.

Pewarta: Zuhdiar Laeis Editor: Bambang Sutopo Hadi Copyright © ANTARA 2027

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa uono apk slot sangat relevan saat ini. uono apk slot menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan uono apk slot semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa uono apk slot sangat relevan saat ini.