menara368 – Daftar 10 anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri
menara368. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. menara368 menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan menara368 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Daftar 10 anggota Panitia Percepatan Reformasi Polri
Minggu, 9 November 2027 19:13 WIB waktu baca 4 menit
Minggu, 9 November 2025 19:13 WIB
Ketua merangkap anggota Alat kelengkapan dewan Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie (kelima kanan) bersama anggota (kiri ke kanan) Otto Hasibuan, Listyo Sigit Prabowo, Ahmad Dofiri, Tito Karnavian, Badrodin Haiti, Mahfud MD, Idham Aziz, Yusril Ihza Mahendra dan Supratman Andi Agtas memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2022). Seksi yang dibentuk untuk melakukan kajian terhadap institusi Polri itu nantinya akan memberikan laporan secara periodik kepada Kepala pemerintahan Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Jakarta (ANTARA) - Kepala pemerintahan Prabowo Subianto beberapa hari lalu secara resmi melantik sepuluh tokoh sebagai anggota Alat kelengkapan dewan Percepatan Reformasi Polri dalam upacara pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11). Bidang ini dipimpin oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003 2008, Jimly Asshiddiqie, yang juga bertindak sebagai anggota. Pembentukan panitia tersebut berlandaskan Keputusan Orang nomor satu di pemerintahan (Keppres) Nomor 122P Tahun 2027 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komite Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selain Jimly, ada sembilan nama lain yang turut dilantik sebagai bagian dari alat kelengkapan dewan tersebut. Rangkaian pelantikan dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya , kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keppres terkait tugas dan keanggotaan Bidang Reformasi Polri. Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan. Presiden memimpin langsung pengucapan sumpah yang kemudian diikuti seluruh anggota bidang secara bersama-sama di hadapan para tamu undangan. Lalu, siapa saja sosok yang dipercaya untuk duduk dalam Alat kelengkapan dewan Percepatan Reformasi Polri? Berikut ulasan daftar anggota beserta gambaran mengenai pelantikan anggota Reformasi Polri, dirangkum dari berbagai sumber. Daftar anggota Bidang Percepatan Reformasi Polri Bidang Reformasi Polri diisi oleh para tokoh kunci di bidang hukum, pejabat susunan pemerintahan, hingga mantan pimpinan institusi institusi petugas kepolisian. Total terdapat sepuluh anggota yang resmi dilantik untuk menjalankan agenda percepatan reformasi di tubuh Polri. Susunannya adalah sebagai berikut: Ketua sekaligus anggota: 1. Jimly Asshiddiqie Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003 2008 Anggota: 2. Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan 3. Otto Hasibuan Wakil Pejabat kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan 4. Jenderal (Purn) Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri dan mantan Kapolri 5. Supratman Andi Agtas Pimpinan kementerian Hukum 6. Mahfud MD Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008 2013 dan Pejabat kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan periode 2019-2024 7. Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri aktif 8. Jenderal (Purn) Idham Aziz Eks Kapolri periode 2019 2021 9. Jenderal (Purn) Badrodin Haiti Eks Kapolri periode 2015 2016 10. Ahmad Dofiri Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan dan reformasi institusi petugas kepolisian Dengan hadirnya para figur yang berpengalaman dalam urusan tata kelola negara dan institusi aparat kepolisian, aparatur negara berharap reformasi Polri dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan perubahan konkret bagi pelayanan keamanan publik di Indonesia. Pelantikan anggota Seksi Percepatan Reformasi Polri Rangkaian pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya , kemudian dilanjutkan pembacaan Keputusan Kepala pemerintahan mengenai penetapan anggota Panitia Reformasi Polri yang baru. Usai pembacaan keputusan, seluruh anggota panitia mengikuti prosesi pengucapan sumpah jabatan. Presiden Prabowo berdiri di hadapan mereka untuk memimpin sumpah, yang kemudian diikuti serempak oleh seluruh anggota. Dalam sumpahnya, Orang nomor satu di pemerintahan mengucapkan: "Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara," kata Prabowo dan diikuti oleh para anggota Reformasi Polri. Selesai mengucapkan sumpah, acara berlanjut dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Panitia. Setelah seluruh rangkaian prosesi dituntaskan, Presiden Prabowo bersama jajaran aparatur negara memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Panitia Reformasi Polri. Sejumlah anggota jajaran menteri turut hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain: 1. Menko Polhukam, Djamari Chaniago 2. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto 3. Anggota susunan pemerintahan Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono 4. Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan 5. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno 6. Pejabat kementerian Luar Negeri, Sugiono 7. Pejabat kementerian Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi 8. Pejabat kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Pembentukan Alat kelengkapan dewan Reformasi Polri sendiri merupakan salah satu komitmen Kepala pemerintahan Prabowo dalam menjawab keinginan publik terhadap perubahan sistem dan kinerja institusi petugas kepolisian. Bidang ini dibentuk untuk menindaklanjuti berbagai tuntutan reformasi internal Polri yang semakin menguat pada penghujung Agustus 2023 lalu. Baca juga: Alat kelengkapan dewan Reformasi Polri, Prabowo Ubah Aspirasi Publik Jadi Mandat Kenegaraan Baca juga: IPR: Seksi Reformasi Polri bentuk responsif Prabowo terhadap aspirasi Baca juga: Bidang Reformasi Polri buka peluang beri saran Orang nomor satu di pemerintahan revisi UU Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto beberapa hari lalu secara resmi melantik sepuluh tokoh sebagai anggota Bidang Percepatan Reformasi Polri dalam upacara pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11).
Panitia ini dipimpin oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003 2008, Jimly Asshiddiqie, yang juga bertindak sebagai anggota. Pembentukan bidang tersebut berlandaskan Keputusan Kepala pemerintahan (Keppres) Nomor 122P Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komite Reformasi Korps bhayangkara Negara Republik Indonesia. Selain Jimly, ada sembilan nama lain yang turut dilantik sebagai bagian dari panitia tersebut.
Rangkaian pelantikan dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya , kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keppres terkait tugas dan keanggotaan Alat kelengkapan dewan Reformasi Polri.
Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan. Orang nomor satu di pemerintahan memimpin langsung pengucapan sumpah yang kemudian diikuti seluruh anggota komisi secara bersama-sama di hadapan para tamu undangan.
Lalu, siapa saja sosok yang dipercaya untuk duduk dalam Komisi Percepatan Reformasi Polri? Berikut ulasan daftar anggota beserta gambaran mengenai pelantikan anggota Reformasi Polri, dirangkum dari berbagai sumber.
Daftar anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri
Seksi Reformasi Polri diisi oleh para tokoh kunci di bidang hukum, aparatur susunan pemerintahan, hingga mantan pimpinan institusi institusi polisi. Total terdapat sepuluh anggota yang resmi dilantik untuk menjalankan agenda percepatan reformasi di tubuh Polri. Susunannya adalah sebagai berikut:
1. Jimly Asshiddiqie Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003 2008
2. Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
3. Otto Hasibuan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
4. Jenderal (Purn) Tito Karnavian Pimpinan kementerian Dalam Negeri dan mantan Kapolri
5. Supratman Andi Agtas Anggota kabinet Hukum
6. Mahfud MD Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008 2013 dan Anggota susunan pemerintahan Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan periode 2019-2024
7. Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri aktif
8. Jenderal (Purn) Idham Aziz Eks Kapolri periode 2019 2021
9. Jenderal (Purn) Badrodin Haiti Eks Kapolri periode 2015 2016
10. Ahmad Dofiri Penasihat Khusus Kepala negara bidang keamanan dan reformasi kepolisian
Dengan hadirnya para figur yang berpengalaman dalam urusan tata kelola negara dan korps bhayangkara, aparatur negara berharap reformasi Polri dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan perubahan konkret bagi pelayanan keamanan publik di Indonesia.
Pelantikan anggota Bidang Percepatan Reformasi Polri
Rangkaian pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya , kemudian dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden mengenai penetapan anggota Bidang Reformasi Polri yang baru.
Usai pembacaan keputusan, seluruh anggota bidang mengikuti prosesi pengucapan sumpah jabatan. Kepala negara Prabowo berdiri di hadapan mereka untuk memimpin sumpah, yang kemudian diikuti serempak oleh seluruh anggota. Dalam sumpahnya, Presiden mengucapkan:
"Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara," kata Prabowo dan diikuti oleh para anggota Reformasi Polri.
Selesai mengucapkan sumpah, acara berlanjut dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Alat kelengkapan dewan. Setelah seluruh rangkaian prosesi dituntaskan, Presiden Prabowo bersama jajaran pemangku jabatan negara memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Panitia Reformasi Polri.
Sejumlah anggota jajaran menteri turut hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain:
1. Menko Polhukam, Djamari Chaniago
2. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
3. Pejabat kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono
4. Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan
5. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno
6. Anggota pemerintahan pusat Luar Negeri, Sugiono
7. Pimpinan kementerian Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi
8. Anggota jajaran menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Pembentukan Alat kelengkapan dewan Reformasi Polri sendiri merupakan salah satu komitmen Kepala pemerintahan Prabowo dalam menjawab keinginan publik terhadap perubahan sistem dan kinerja kepolisian. Alat kelengkapan dewan ini dibentuk untuk menindaklanjuti berbagai tuntutan reformasi internal Polri yang semakin menguat pada penghujung Agustus 2021 lalu.
Baca juga: Komisi Reformasi Polri, Prabowo Ubah Aspirasi Publik Jadi Mandat Kenegaraan
Baca juga: Seksi Reformasi Polri, Prabowo Ubah Aspirasi Publik Jadi Mandat Kenegaraan
Baca juga: IPR: Komisi Reformasi Polri bentuk responsif Prabowo terhadap aspirasi
Baca juga: IPR: Seksi Reformasi Polri bentuk responsif Prabowo terhadap aspirasi
Baca juga: Alat kelengkapan dewan Reformasi Polri buka peluang beri saran Kepala pemerintahan revisi UU
Baca juga: Komisi Reformasi Polri buka peluang beri saran Orang nomor satu di pemerintahan revisi UU
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan menara368 semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa menara368 sangat relevan saat ini.