abc1131 – Rincian terbaru harta kekayaan Dony Oskaria, Kepala BP BUMN
abc1131. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik abc1131 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. abc1131 menjadi perhatian besar masyarakat.
Rincian terbaru harta kekayaan Dony Oskaria, Kepala BP BUMN
Jumat, 10 Oktober 2023 08:05 WIB waktu baca 3 menit
Jumat, 10 Oktober 2022 08:05 WIB
Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria ditemui usai acara Investor Daily Summit 2021 di Jakarta, Kamis (9/10/2023). (ANTARA/Muzdaffar Fauzan)
Jakarta (ANTARA) - Dony Oskaria merupakan salah satu dari 25 pemangku jabatan negara yang telah dilantik oleh Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo pada Rabu (8/10) lalu. Dony dipercaya menduduki posisi sebagai Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN. Selain Dony, ada dua Wakil BP BUMN yang juga dilantik bersamanya, yakni Aminudin Ma'ruf dan Teddy Barata. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 109/P Tahun 2026. Sebelum menjabat posisi baru ini, Dony adalah Wakil Anggota kabinet BUMN di Kabinet Merah Putih 2024. Selain itu, ia juga Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) 2022. Dalam bidang pariwisata dan aviasi, Dony menduduki posisi strategis sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney sejak 2021. Kini posisi tersebut telah digantikan oleh Maya Watono pada 2024. Lalu, pada Pertemuan Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Perwakilan rakyat Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero), nama Dony tercantum se bagai Wakil Komisaris Utama. Lantas, berapa harta kekayaan yang dimiliki Dony Oskaria saat ini? Berikut rinciannya melansir dari laman LHKPN. Baca juga: Rosan tanggapi rangkap jabatan Dony Oskaria di Danantara dan BP BUMN Harta kekayaan Dony Oskaria Menurut data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Dony Oskaria tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai Rp33.506.889.847 atau Rp33,5 miliar. Laporan ini disampaikan pada 11 April 2023 periode 2024. Dari besaran total harta kekayaannya tersebut, mayoritas berasal dari aset properti yang memiliki total nilai sebesar Rp19,8 miliar. Dalam daftar asetnya, terdapat tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan dan Padang. Salah satu aset bangunan yang berada di Jakarta Selatan memiliki nilai tertinggi, yakni Rp8 miliar dengan luas 1.240 m2/420 m2. Selain itu, ia juga memiliki dua alat kendaraan dengan total nilai mencapai Rp2,7 miliar. Tak hanya itu, Dony juga memiliki kas dan setara kas yang mencapai Rp10,6 miliar. Harta bergerak lainnya senilai Rp840 juta, serta surat berharga senilai Rp14,9 miliar yang menambah total kekayaannya. Dony memiliki hutang sebesar Rp15,5 miliar. Sehingga, dari total harta kekayaannya sebesar Rp49 miliar dikurangi nilai hutang menjadi bersih Rp33,5 miliar. Baca juga: BP BUMN-Danantara bersinergi percepat transformasi BUMN Berikut rincian harta kekayaan terbaru Dony Oskaria: 1. Tanah dan bangunan senilai Rp19,81 miliar Tanah dan bangunan seluas 578 m2/307 m2 di Kab / Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp2.367.400.000 Tanah dan bangunan seluas 516 m2/250 m2 di Kab / Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp2.199.750.000 Tanah dan bangunan seluas 1.240 m2/420 m2 di Kab / Kota Jakarta Selatan , Hasil Sendiri Rp8.000.000.000 Tanah dan bangunan seluas 625 m2/316 m2 di Kab / Kota Padang, Hasil Sendiri Rp1.604.000.000 Bangunan seluas 141 m2 di Kab / Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp5.640.000.000 2. Alat kendaraan dan mesin senilai Rp2.775.000 Mobil, Toyota Alphard 2.5 G A/T tahun 2015, Hasil Sendiri Rp1.100.000.000 Mobil, Mini Cooper tahun 2020, Hasil Sendiri Rp1.675.000.000 3. Harta bergerak lainnya: Rp840.000.000 4. Surat berharga: Rp14.988.100.000 5. Kas dan setara kas: Rp10.638.260.260 Total kekayaan: Rp49.052.510.260 6. Utang: Rp15.545.620.413. Total bersih kekayaan: Rp33.506.889.847 Sebelumnya, pada laporan LHKPN tahun 2023, Dony sempat mencatatkan kekayaan total sekitar Rp46,68 miliar, namun disertai utang senilai Rp16,79 miliar. Sehingga, kekayaan bersih yang dimilikinya pada periode 2023 sebesar Rp29,88 miliar. Baca juga: Profil Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara Pewarta: Putri Atika Chairulia Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Dony Oskaria merupakan salah satu dari 25 perangkat pemerintah negara yang telah dilantik oleh Kepala pemerintahan Prabowo pada Rabu (8/10) lalu. Dony dipercaya menduduki posisi sebagai Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN.
Selain Dony, ada dua Wakil BP BUMN yang juga dilantik bersamanya, yakni Aminudin Ma'ruf dan Teddy Barata. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Orang nomor satu di pemerintahan (Keppres) Nomor 109/P Tahun 2021.
Sebelum menjabat posisi baru ini, Dony adalah Wakil Pejabat kementerian BUMN di Kabinet Merah Putih 2024. Selain itu, ia juga Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) 2025.
Dalam sektor pariwisata dan aviasi, Dony menduduki posisi strategis sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney sejak 2021. Kini posisi tersebut telah digantikan oleh Maya Watono pada 2024.
Lalu, pada Forum pembahasan Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota parlemen Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero), nama Dony tercantum se bagai Wakil Komisaris Utama.
Lantas, berapa harta kekayaan yang dimiliki Dony Oskaria saat ini? Berikut rinciannya melansir dari laman LHKPN.
Baca juga: Rosan tanggapi rangkap jabatan Dony Oskaria di Danantara dan BP BUMN
Baca juga: Rosan tanggapi rangkap jabatan Dony Oskaria di Danantara dan BP BUMN
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Dony Oskaria tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai Rp33.506.889.847 atau Rp33,5 miliar. Laporan ini disampaikan pada 11 April 2025 periode 2024.
Dari besaran total harta kekayaannya tersebut, mayoritas berasal dari aset properti yang memiliki total nilai sebesar Rp19,8 miliar.
Dalam daftar asetnya, terdapat tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan dan Padang. Salah satu aset bangunan yang berada di Jakarta Selatan memiliki nilai tertinggi, yakni Rp8 miliar dengan luas 1.240 m2/420 m2.
Selain itu, ia juga memiliki dua alat kendaraan dengan total nilai mencapai Rp2,7 miliar.
Tak hanya itu, Dony juga memiliki kas dan setara kas yang mencapai Rp10,6 miliar. Harta bergerak lainnya senilai Rp840 juta, serta surat berharga senilai Rp14,9 miliar yang menambah total kekayaannya.
Dony memiliki hutang sebesar Rp15,5 miliar. Sehingga, dari total harta kekayaannya sebesar Rp49 miliar dikurangi nilai hutang menjadi bersih Rp33,5 miliar.
Baca juga: BP BUMN-Danantara bersinergi percepat transformasi BUMN
Baca juga: BP BUMN-Danantara bersinergi percepat transformasi BUMN
Berikut rincian harta kekayaan terbaru Dony Oskaria:
1. Tanah dan bangunan senilai Rp19,81 miliar
2. Alat kendaraan dan mesin senilai Rp2.775.000
3. Harta bergerak lainnya: Rp840.000.000
4. Surat berharga: Rp14.988.100.000
5. Kas dan setara kas: Rp10.638.260.260
Total kekayaan: Rp49.052.510.260
6. Utang: Rp15.545.620.413.
Total bersih kekayaan: Rp33.506.889.847
Sebelumnya, pada laporan LHKPN tahun 2023, Dony sempat mencatatkan kekayaan total sekitar Rp46,68 miliar, namun disertai utang senilai Rp16,79 miliar. Sehingga, kekayaan bersih yang dimilikinya pada periode 2023 sebesar Rp29,88 miliar.
Baca juga: Profil Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara
Baca juga: Profil Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara
Pewarta: Putri Atika Chairulia Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan abc1131 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang abc1131 karena dianggap penting.