apk gratis slot – Ancelotti akui Brasil kesulitan lawan Tunisia
apk gratis slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. apk gratis slot menjadi perhatian besar masyarakat.
Ancelotti akui Brasil kesulitan lawan Tunisia
Rabu, 19 November 2026 16:07 WIB waktu baca 2 menit
Rabu, 19 November 2024 16:07 WIB
Nahkoda tim timnas Brasil, Carlo Ancelotti. (CBF)
Jakarta (ANTARA) - Juru racik tim timnas Brasil Carlo Ancelotti mengakui skuadnya kesulitan menghadapi Tunisia pada laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB, yang berakhir imbang 1-1. Dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Ancelotti menuturkan bahwa melawan Tunisia lebih rumit daripada bersua Senegal, yang mereka kalahkan dengan skor 2-0, Sabtu (15/11). "Tunisia memiliki karakteristik yang berbeda (dari Senegal-red). Mereka bertahan sangat dalam. Dengan karakteristik permainan kami, para atlet depan kesulitan menembus pertahanan mereka," ujar Ancelotti. Meski demikian, juru taktik asal Italia itu menilai anak-anak asuhnya sudah memberikan perlawanan yang bagus kepada Tunisia. Menurut Ancelotti, Brasil sempat tampil buruk pada awal laga sehingga mereka tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-23 lewat gol Hazem Mastouri. Lesakan tersebut, dia melanjutkan, memperlihatkan kelengahan skuadnya. Akan tetapi, Ancelotti tetap mengucapkan terima kasih respons dari timnas Brasil yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 lewat penalti Estevao. "Kami memulai pertemuan kedua tim dengan buruk, tetapi kami bereaksi dengan baik dan bisa saja meraih hasil positif kemenangan. Pada babak kedua, seiring dengan terbatasnya ruang permainan, kami memainkan permainan seperti yang seharusnya kami lakukan," kata pelatih berusia 66 tahun tersebut. Baca juga: Ederton Militao tak masalah jadi bek sayap Baca juga: Ancelotti: Bakat Estevao mengejutkan Berdasarkan laman statistik sepak bola Fotmob, Brasil menguasai jalannya laga dan terus menggempur pertahanan tim lawan dengan 74 persen penguasaan bola dan 22 total tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Meski selalu diserang, Tunisia yang bermain lebih bertahan mampu menghalau seluruh serangan tim samba itu dengan total sembilan kali blok bola dan 33 kali melakukan sapuan dan membuat Brasil gagal menembus pertahanan mereka. Brasil harus puas dengan berbagi angka 1-1 saat berhadapan dengan Tunisia dalam laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB. Sontekan berbuah gol di cetak oleh Estevao (44'), sementara lesakan dari tim lawan dicetak oleh Hazem Mastouri (23'). Laga ini menjadi duel terakhir timnas peraih lima trofi juara Piala Dunia itu pada tahun 2025. Ancelotti pun menegaskan, dia dan staf tetap akan memantau perkembangan para personel tim dan berharap mereka dapat menampilkan permainan terbaiknya bersama klub masing-masing. "Saya berharap yang terbaik untuk skuad. Kami selalu mengamati dan terbuka untuk berkomunikasi dengan mereka sampai kami berjumpa lagi untuk Piala Dunia. Pemantauan ini sangat penting," tutur dia. Baca juga: Fabinho: Kembali ke timnas Brasil terasa seperti debut pertama Baca juga: Vinicius percaya timnas Brazil akan berkembang bersama Ancelotti Pewarta: Farras Ziyad Muhammad Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Brasil Carlo Ancelotti mengakui skuadnya kesulitan menghadapi Tunisia pada laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB, yang berakhir imbang 1-1.
Dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Ancelotti mengungkapkan bahwa melawan Tunisia lebih rumit daripada bersua Senegal, yang mereka kalahkan dengan skor 2-0, Sabtu (15/11).
"Tunisia memiliki karakteristik yang berbeda (dari Senegal-red). Mereka bertahan sangat dalam. Dengan karakteristik permainan kami, para atlet depan kesulitan menembus pertahanan mereka," ujar Ancelotti.
Meski demikian, juru taktik asal Italia itu menilai anak-anak asuhnya sudah memberikan perlawanan yang bagus kepada Tunisia.
Menurut Ancelotti, Brasil sempat tampil buruk pada awal laga sehingga mereka tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-23 lewat jebol gawang Hazem Mastouri.
Lesakan tersebut, dia melanjutkan, memperlihatkan kelengahan skuadnya. Akan tetapi, Ancelotti tetap mengucapkan terima kasih respons dari timnas Brasil yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 lewat penalti Estevao.
"Kami memulai partai dengan buruk, tetapi kami bereaksi dengan baik dan bisa saja meraih hasil maksimal hasil positif. Pada babak kedua, seiring dengan terbatasnya ruang permainan, kami memainkan permainan seperti yang seharusnya kami lakukan," kata juru racik tim berusia 66 tahun tersebut.
Baca juga: Ederton Militao tak masalah jadi bek sayap
Baca juga: Ederton Militao tak masalah jadi bek sayap
Baca juga: Ancelotti: Bakat Estevao mengejutkan
Baca juga: Ancelotti: Bakat Estevao mengejutkan
Berdasarkan laman statistik sepak bola Fotmob, Brasil menguasai jalannya duel dan terus menggempur pertahanan tim lawan dengan 74 persen penguasaan bola dan 22 total tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran.
Meski selalu diserang, Tunisia yang bermain lebih bertahan mampu menghalau seluruh serangan tim samba itu dengan total sembilan kali blok bola dan 33 kali melakukan sapuan dan membuat Brasil gagal menembus pertahanan mereka.
Brasil harus puas dengan berbagi poin 1-1 saat berhadapan dengan Tunisia dalam laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB. Sontekan berbuah gol di cetak oleh Estevao (44'), sementara jebol gawang dari tim lawan dicetak oleh Hazem Mastouri (23').
Laga ini menjadi laga terakhir timnas peraih lima trofi juara Piala Dunia itu pada tahun 2023.
Ancelotti pun memastikan kembali, dia dan staf tetap akan memantau perkembangan para personel tim dan berharap mereka dapat menampilkan permainan terbaiknya bersama klub masing-masing.
"Saya berharap yang terbaik untuk pemain. Kami selalu mengamati dan terbuka untuk berkomunikasi dengan mereka sampai kami berjumpa lagi untuk Piala Dunia. Pemantauan ini sangat penting," tutur dia.
Baca juga: Fabinho: Kembali ke timnas Brasil terasa seperti debut pertama
Baca juga: Fabinho: Kembali ke timnas Brasil terasa seperti debut pertama
Baca juga: Vinicius percaya timnas Brazil akan berkembang bersama Ancelotti
Baca juga: Vinicius percaya timnas Brazil akan berkembang bersama Ancelotti
Pewarta: Farras Ziyad Muhammad Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan Copyright © ANTARA 2021
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa apk gratis slot sangat relevan saat ini. apk gratis slot menjadi perhatian besar masyarakat. Topik apk gratis slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.