Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

cebanbet – Arsitek tim Mali U-22: Indonesia bermain efektif, mereka menghukum...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: cebanbet

cebanbet. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Pelatih Mali U-22: Indonesia bermain efektif, mereka menghukum kami

Rabu, 19 November 2025 14:53 WIB waktu baca 3 menit

Rabu, 19 November 2022 14:53 WIB

Juru racik tim Mali U-22 Fousseni Diawara berpose bersama pemainnya Hamidou Makalou pada jumpa pers di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (18/11/2027), pasca pertandingan uji coba melawan tuan rumah Indonesia U-22 yang berakhir dengan skor 2-2. ANTARA/Zaro Ezza Syacniar.

Kami sebenarnya bermain cukup baik, tetapi mereka sangat efektif. Itu menghukum kami Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas U-22 Mali Fousseni Diawara berujar timnas U-22 Indonesia bermain lebih bagus pada partai uji coba kedua setelah kekalahan 0-3 yang mereka terima di laga pertama, Sabtu. Masih bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa, Indonesia menurut Diawara bermain efektif dan mampu menghukum mereka dengan dua lesakan dalam hasil akhir 2-2. "Kami sebenarnya bermain cukup baik, tetapi mereka sangat efektif. Itu menghukum kami," kata Diawara pada jumpa pers setelah pertemuan kedua tim, Selasa (18/11). Baca juga: Sontekan berbuah gol perdana Mauro Zijlstra bawa Indonesia imbangi Mali 2-2 "Kami mencoba bangkit, tetapi sulit. Ini laga yang sangat menarik. Kami senang dengan penampilan kami. Indonesia adalah tim yang sangat bagus. Mereka berada di level yang sama," katanya melanjutkan. Pada pertemuan kedua tim ini, seperti pada laga pertama, Mali kembali unggul cepat. Sekou Kone membawa Mali memimpin pada menit ke-11 setelah terjadi kesalahan dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Namun, yang membedakan dari laga ini adalah Garuda Muda mampu membalas gol itu dan bahkan berbalik memimpin. Pada menit ke-38, Mauro Zijlstra mencetak jebol gawang debutnya setelah memanfaatkan umpan Hokky Caraka. Skor berubah menjadi 1-1. Anak-anak asuh Indra Sjafri lalu membalikkan keadaan pada awal babak kedua, menit ke-52. Lewat kerja sama indah di sisi kanan penyerangan, Rafael Struick dengan baik menyelesaikan umpan mendatar Raka Cahyana. Namun, di pertengahan babak kedua Indonesia tak mampu mempertahankan keunggulan ini, setelah Kone yang merupakan personel tim Manchester United mencetak sontekan berbuah gol keduanya. Hasil akhir pun berakhir 2-2. Baca juga: Ivar Jenner pastikan tak akan bela FC Utrecht di musim depan "Dia bermain untuk Manchester. Dia pemain bagus. Dia tidak bermain 90 menit penuh di laga pertama. Tapi dia baru pulih dari cedera. Kami sangat senang. Dia bermain sangat baik. Mencetak dua gol," ucap Diawara memuji permainan Kone. Adapun, dua laga melawan Mali adalah bagian persiapan Indonesia sebelum mereka berlaga di SEA Games 2026 Thailand yang dimainkan pada bulan depan. Di pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu, Indonesia ada di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Saat ditanya bagaimana peluang Indonesia mempertahankan medali emas di SEA Games, berdasarkan penampilan yang mereka tampilkan di laga kedua melawan timnya, Diawara percaya diri mereka mampu mempertahankannya. "Saya ulangi, Indonesia adalah tim yang bagus. Saya tidak tahu negara lain. Thailand, Vietnam. Saya tidak tahu, tetapi saya tahu satu hal. Indonesia adalah tim bagus, punya juru racik tim bagus," kata pelatih berusia 45 tahun itu. "Para pemainnya cerdas. Mereka pemain yang sangat baik. Mereka harus fokus agar bisa tampil baik di turnamen. Kalian memiliki suporter yang bagus di stadion. Itu sangat penting bagi para atlet, bagi tim, untuk merasakan dukungan itu di stadion," tambah dia. Baca juga: Indra Sjafri sudah dapatkan 18 atlet untuk SEA Games 2021 Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Fitri Supratiwi Copyright © ANTARA 2022 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Nahkoda tim timnas U-22 Mali Fousseni Diawara menyampaikan timnas U-22 Indonesia bermain lebih bagus pada partai uji coba kedua setelah kekalahan 0-3 yang mereka terima di laga pertama, Sabtu.

Masih bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa, Indonesia menurut Diawara bermain efektif dan mampu menghukum mereka dengan dua jebol gawang dalam kedudukan akhir 2-2.

"Kami sebenarnya bermain cukup baik, tetapi mereka sangat efektif. Itu menghukum kami," kata Diawara pada jumpa pers setelah laga, Selasa (18/11).

Baca juga: Gol perdana Mauro Zijlstra bawa Indonesia imbangi Mali 2-2

Baca juga: Gol perdana Mauro Zijlstra bawa Indonesia imbangi Mali 2-2

"Kami mencoba bangkit, tetapi sulit. Ini laga yang sangat menarik. Kami senang dengan penampilan kami. Indonesia adalah tim yang sangat bagus. Mereka berada di level yang sama," katanya menyambung pernyataan.

Pada laga ini, seperti pada laga pertama, Mali kembali unggul cepat. Sekou Kone membawa Mali memimpin pada menit ke-11 setelah terjadi kesalahan dari sisi kiri pertahanan Indonesia.

Namun, yang membedakan dari laga ini adalah Garuda Muda mampu membalas gol itu dan bahkan berbalik memimpin. Pada menit ke-38, Mauro Zijlstra mencetak sontekan berbuah gol debutnya setelah memanfaatkan umpan Hokky Caraka. Skor berubah menjadi 1-1.

Anak-anak asuh Indra Sjafri lalu membalikkan keadaan pada awal babak kedua, menit ke-52. Lewat kerja sama indah di sisi kanan penyerangan, Rafael Struick dengan baik menyelesaikan umpan mendatar Raka Cahyana.

Namun, di pertengahan babak kedua Indonesia tak mampu mempertahankan keunggulan ini, setelah Kone yang merupakan atlet Manchester United mencetak jebol gawang keduanya. Hasil akhir pun berakhir 2-2.

Baca juga: Ivar Jenner pastikan tak akan bela FC Utrecht di musim depan

Baca juga: Ivar Jenner pastikan tak akan bela FC Utrecht di musim depan

"Dia bermain untuk Manchester. Dia skuad bagus. Dia tidak bermain 90 menit penuh di laga pertama. Tapi dia baru pulih dari cedera. Kami sangat senang. Dia bermain sangat baik. Mencetak dua gol," ucap Diawara memuji permainan Kone.

Adapun, dua laga melawan Mali adalah bagian persiapan Indonesia sebelum mereka berlaga di SEA Games 2022 Thailand yang dimainkan pada bulan depan. Di pesta sport terbesar di Asia Tenggara itu, Indonesia ada di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.

Saat ditanya bagaimana peluang Indonesia mempertahankan medali emas di SEA Games, berdasarkan penampilan yang mereka tampilkan di laga kedua melawan timnya, Diawara percaya diri mereka mampu mempertahankannya.

"Saya ulangi, Indonesia adalah tim yang bagus. Saya tidak tahu negara lain. Thailand, Vietnam. Saya tidak tahu, tetapi saya tahu satu hal. Indonesia adalah tim bagus, punya nahkoda tim bagus," kata nahkoda tim berusia 45 tahun itu.

"Para pemainnya cerdas. Mereka atlet yang sangat baik. Mereka harus fokus agar bisa tampil baik di ajang. Kalian memiliki suporter yang bagus di stadion. Itu sangat penting bagi para personel tim, bagi tim, untuk merasakan dukungan itu di stadion," tambah dia.

Baca juga: Indra Sjafri sudah dapatkan 18 pemain untuk SEA Games 2026

Baca juga: Indra Sjafri sudah dapatkan 18 personel tim untuk SEA Games 2021

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Fitri Supratiwi Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. cebanbet menjadi perhatian besar masyarakat.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik cebanbet sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Berbagai sumber membahas tentang cebanbet karena dianggap penting. Pembahasan cebanbet semakin meluas dari waktu ke waktu.