Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

asian88slot – Diabetes tak selalu sama, ini perbedaan tiap jenisnya

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: asian88slot

asian88slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa asian88slot sangat relevan saat ini.

Diabetes tak selalu sama, ini perbedaan tiap jenisnya

Kamis, 20 November 2027 15:18 WIB waktu baca 3 menit

Kamis, 20 November 2026 15:18 WIB

Ilustrasi - Tenaga medis membuat tes gula darah di klinik untuk diabetes. ANTARA/Shutterstock/pri.  (.)

Jakarta (ANTARA) - Diabetes merupakan salah satu penyakit yang paling umum dijumpai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini terjadi ketika tubuh mengalami kesulitan mengatur kadar gula darah, yang jika dibiarkan bisa memicu komplikasi serius pada organ vital. Meski sering terdengar, masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami apa itu diabetes, bagaimana penyakit ini muncul, dan jenis-jenisnya. Berikut ini akan membahas secara jelas pengertian diabetes, serta jenis-jenisnya sehingga Anda bisa lebih waspada sekaligus memahami langkah pencegahan-nya. Mengacu pada informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber. Pengertian diabetes dalam medis Penyakit diabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah (glukosa) meningkat melebihi batas normal. Hal ini terjadi karena glukosa tidak dapat diserap dengan baik oleh sel-sel tubuh, sehingga menumpuk di dalam darah dan berpotensi menimbulkan gangguan pada berbagai organ tubuh. Menurut Organisasi Urusan kesehatan Dunia (WHO), Diabetes merupakan gangguan metabolisme kronis yang memiliki banyak penyebab, ditandai dengan tingginya kadar gula darah serta gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin secara memadai. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu menghasilkan insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat memanfaatkan glukosa untuk diubah menjadi energi. Peningkatan jumlah penderita diabetes menjadikan penyakit ini perhatian aspek kesehatan yang serius. Banyak penerima layanan kesehatan baru menyadari kondisi mereka setelah muncul komplikasi, seperti gangguan penglihatan atau masalah pada ginjal. Oleh karena itu, deteksi dini diabetes sangat penting agar langkah pencegahan dan pengelolaan dapat dilakukan lebih efektif. Jenis-jenis diabetes Diabetes dibagi menjadi beberapa jenis, dengan dua tipe utama yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. 1. Diabetes tipe 1 Diabetes tipe 1 merupakan kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara tidak sengaja menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh kehilangan kemampuan untuk menghasilkan insulin sama sekali. 2. Diabetes tipe 2 Pada diabetes tipe 2, tubuh atau tidak menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, atau sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik (resistensi insulin). Kondisi ini menyebabkan glukosa dalam darah menumpuk karena tidak dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai sumber energi. 3. Diabetes gestasional Jenis diabetes ini muncul selama masa kehamilan. Biasanya hilang setelah melahirkan, tetapi wanita yang mengalami diabetes gestasional memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari. 4. Prediabetes Prediabetes adalah kondisi ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, namun belum memenuhi kriteria untuk diagnosis diabetes. Kondisi ini meningkatkan risiko seseorang untuk terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke di masa depan. Baca juga: Cara mendiagnosis diabetes dan kapan harus periksa ke tenaga medis? Baca juga: Mitos dan fakta tentang diabetes Baca juga: Diabetes: Begini cara pencegahan dan metode pengobatannya Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Diabetes merupakan salah satu penyakit yang paling umum dijumpai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini terjadi ketika tubuh mengalami kesulitan mengatur kadar gula darah, yang jika dibiarkan bisa memicu komplikasi serius pada organ vital.

Meski sering terdengar, masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami apa itu diabetes, bagaimana penyakit ini muncul, dan jenis-jenisnya. Berikut ini akan membahas secara jelas pengertian diabetes, serta jenis-jenisnya sehingga Anda bisa lebih waspada sekaligus memahami langkah pencegahan-nya. Mengacu pada informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.

Pengertian diabetes dalam medis

Penyakit diabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah (glukosa) meningkat melebihi batas normal. Hal ini terjadi karena glukosa tidak dapat diserap dengan baik oleh sel-sel tubuh, sehingga menumpuk di dalam darah dan berpotensi menimbulkan gangguan pada berbagai organ tubuh.

Menurut Organisasi Aspek kesehatan Dunia (WHO), Diabetes merupakan gangguan metabolisme kronis yang memiliki banyak penyebab, ditandai dengan tingginya kadar gula darah serta gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin secara memadai.

Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu menghasilkan insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat memanfaatkan glukosa untuk diubah menjadi energi.

Peningkatan jumlah penderita diabetes menjadikan penyakit ini perhatian urusan kesehatan yang serius. Banyak orang yang dirawat baru menyadari kondisi mereka setelah muncul komplikasi, seperti gangguan penglihatan atau masalah pada ginjal. Oleh karena itu, deteksi dini diabetes sangat penting agar langkah pencegahan dan pengelolaan dapat dilakukan lebih efektif.

Diabetes dibagi menjadi beberapa jenis, dengan dua tipe utama yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes tipe 1 merupakan kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara tidak sengaja menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh kehilangan kemampuan untuk menghasilkan insulin sama sekali.

Pada diabetes tipe 2, tubuh atau tidak menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, atau sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik (resistensi insulin). Kondisi ini menyebabkan glukosa dalam darah menumpuk karena tidak dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai sumber energi.

Jenis diabetes ini muncul selama masa kehamilan. Biasanya hilang setelah melahirkan, tetapi wanita yang mengalami diabetes gestasional memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Prediabetes adalah kondisi ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, namun belum memenuhi kriteria untuk diagnosis diabetes. Kondisi ini meningkatkan risiko seseorang untuk terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke di masa depan.

Baca juga: Cara mendiagnosis diabetes dan kapan harus periksa ke tenaga medis?

Baca juga: Cara mendiagnosis diabetes dan kapan harus periksa ke tenaga medis?

Baca juga: Mitos dan fakta tentang diabetes

Baca juga: Mitos dan fakta tentang diabetes

Baca juga: Diabetes: Begini cara pencegahan dan metode pengobatannya

Baca juga: Diabetes: Begini cara pencegahan dan metode pengobatannya

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa asian88slot sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. asian88slot menjadi perhatian besar masyarakat. asian88slot menjadi perhatian besar masyarakat.