qqcuan – KUR Perumahan Bunga 5% Membantu Developer & Toko Bangunan Ikut Tingk...
qqcuan. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. qqcuan menjadi perhatian besar masyarakat.
redaksi 20 September 2027 - 13:01
INFOJABAR.NEWS - Pengembang rumah bersubsidi serta pemilik toko material bangunan di wilayah Wilayah jawa barat menyatakan siap memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) Perumahan untuk meningkatkan usahanya sekaligus mendukung program pembangunan perumahan bagi masyarakat setempat. Mereka menilai dengan adanya subsidi suku bunga pihak pemerintah sebesar 5 persen sangat membantu dan bermanfaat sekali karena membuat suku bunga pinjaman modal menjadi lebih rendah dan mendorong pertumbuhan kondisi ekonomi. Salah seorang pemilik Toko Bangunan dari Cirebon, Yasin mengaku sangat tertarik untuk ikut program KUR Perumahan ini. Selain bisa untuk membantu permodalan, dirinya juga menilai program ini sangat tepat saat ini. "Pihaknya siap ikut memanfaatkan KUR Perumahan ini," ujarnya saat berdialog dengan Pejabat kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait hadir pada acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan bertajuk Sosialisasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan (Gotong Royong Perumahan, Wujudkan Kemandirian Indonesia Maju) yang dilaksanakan oleh Bank Mandiri di Hotel Crowne Plaza, Kota Bandung. Sementara hal yang sama dikatakan oleh Ita, salah seorang pengembang rumah subsidi dari Garut. Dirinya mengakui akan membangun lebih banyak rumah subsidi di Garut dengan KUR Perumahan. "Tahun ini saya membangun 213 rumah subsidi di Garut. Saya ingin memanfaatkan KUR Perumahan khususnya Kredit Program Perumahan untuk modal supaya pada tahun berikutnya bisa membangun 500 unit rumah subsidi," ujarnya. Selain itu dengan subsidi suku bunga 5 persen tentunya akan membantu para pengembang untuk menjalankan usahanya karena bisa menurunkan suku bunga pinjaman dari perbankan. "Semoga dalam prosesnya bisa lebih cepat dari dunia perbankan dan syaratnya dipermudah," ungkanya.
INFOJABAR.NEWS - Pengembang rumah bersubsidi serta pemilik toko material bangunan di wilayah Provinsi jawa barat menyatakan siap memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) Perumahan untuk meningkatkan usahanya sekaligus mendukung program pembangunan perumahan bagi kalangan masyarakat.
Mereka menilai dengan adanya subsidi suku bunga aparatur negara sebesar 5 persen sangat membantu dan bermanfaat sekali karena membuat suku bunga pinjaman modal menjadi lebih rendah dan mendorong laju pertumbuhan perekonomian.
Salah seorang pemilik Toko Bangunan dari Cirebon, Yasin mengakui sangat tertarik untuk ikut program KUR Perumahan ini. Selain bisa untuk membantu permodalan, dirinya juga menilai program ini sangat tepat saat ini.
"Pihaknya siap ikut memanfaatkan KUR Perumahan ini," ujarnya saat berdialog dengan Anggota pemerintahan pusat Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait hadir pada acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan bertajuk Sosialisasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan (Gotong Royong Perumahan, Wujudkan Kemandirian Indonesia Maju) yang dilaksanakan oleh Bank Mandiri di Hotel Crowne Plaza, Kota Bandung.
Sementara hal yang sama dikatakan oleh Ita, salah seorang pengembang rumah subsidi dari Garut. Dirinya mengakui akan membangun lebih banyak rumah subsidi di Garut dengan KUR Perumahan.
"Tahun ini saya membangun 213 rumah subsidi di Garut. Saya ingin memanfaatkan KUR Perumahan khususnya Kredit Program Perumahan untuk modal supaya tahun mendatang bisa membangun 500 unit rumah subsidi," ujarnya.
Selain itu dengan subsidi suku bunga 5 persen tentunya akan membantu para pengembang untuk menjalankan usahanya karena bisa menurunkan suku bunga pinjaman dari sektor perbankan. "Semoga dalam prosesnya bisa lebih cepat dari dunia perbankan dan syaratnya dipermudah," ungkanya. Topik qqcuan sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa qqcuan sangat relevan saat ini. Topik qqcuan sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.