* 567 * 1 * 1 untuk apa? – World Water Forum Diluncurkan Buku Citarum Harum d...
* 567 * 1 * 1 untuk apa?. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan * 567 * 1 * 1 untuk apa? semakin meluas dari waktu ke waktu.
INFOJABARNEWS - Buku Citarum Harum : Caring for Rivers Saving Lives, resmi diluncurkan dalam rangkaian acara World Water Forum (WWF) Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali , Senin (20/5/2024) malam. Buku yang mencatat kisah-kisah perjuangan dan keberhasilan mengatasi polusi serta mengembalikan kehidupan di salah satu sungai terpenting di Indonesia itu diluncurkan langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Penanaman modal, yang juga Ketua Panitia Nasional Penyelenggara WWF Ke-10 Luhut Binsar Pandjaitan. Turut mendampingi, Penjabat Kepala provinsi Dan, yang juga Komandan Satgas Citarum Harum Bey Machmudin serta dihadiri pula oleh 23 Komandan Sektor Citarum Harum. Luhut menuturkan, buku Citarum Harum menceritakan tentang proses perjalanan mengendalikan pencemaran dan kerusakan di sepanjang DAS Citarum. Sempat dijuluki sungai terkotor di dunia, kini kondisi Sungai Citarum sudah jauh lebih baik. "Buku ini bagus, nanti kita serahkan kepada Pak Orang nomor satu di pemerintahan. Ini yang sudah kita lakukan sesuai perintah Pak Presiden," ujar Luhut. Sejak digulirkan pada 2018 silam, Program Citarum Harum ditargetkan selesai pada tahun 2021-2026 sesuai dengan Perpres Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum.
INFOJABARNEWS - Buku Citarum Harum : Caring for Rivers Saving Lives, resmi diluncurkan dalam rangkaian acara World Water Forum (WWF) Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali , Senin (20/5/2024) malam.
Buku yang mencatat kisah-kisah perjuangan dan keberhasilan mengatasi polusi serta mengembalikan kehidupan di salah satu sungai terpenting di Indonesia itu diluncurkan langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Penanaman modal, yang juga Ketua Panitia Nasional Penyelenggara WWF Ke-10 Luhut Binsar Pandjaitan.
Turut mendampingi, Penjabat Gubernur Dimana, yang juga Komandan Satgas Citarum Harum Bey Machmudin serta dihadiri pula oleh 23 Komandan Sektor Citarum Harum.
Luhut menuturkan, buku Citarum Harum menceritakan tentang proses perjalanan mengendalikan pencemaran dan kerusakan di sepanjang DAS Citarum.
Sempat dijuluki sungai terkotor di dunia, kini kondisi Sungai Citarum sudah jauh lebih baik.
"Buku ini bagus, nanti kita serahkan kepada Pak Kepala pemerintahan. Ini yang sudah kita lakukan sesuai perintah Pak Kepala pemerintahan," ujar Luhut.
Sejak digulirkan pada 2018 silam, Program Citarum Harum ditargetkan selesai pada tahun 2022-2026 sesuai dengan Perpres Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.