garuda888 slot – Ganti celana, polisi benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meni...
garuda888 slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Ganti celana, petugas kepolisian benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meninggal
Senin, 24 November 2026 22:08 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2024 22:08 WIB
Situasi di rumah duka anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/pri.
Jakarta (ANTARA) - Institusi petugas kepolisian membenarkan pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal usai minta ganti celana. "Pertama dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik, karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti celana panjang," kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Warga (Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat menggelar konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin. Budi menjelaskan awalnya pada Minggu (23/11) pagi pukul 06.00 WIB, tersangka izin untuk ke toilet, sehingga dia dianggap sudah buang air di celana. Namun, ternyata celana pendek itu kotor, kemudian dia meminta celana panjang untuk diganti. "Jam 09.00 WIB pagi ditemukan oleh rekannya tadi yaitu saksi mata kunci inisial G melihat dari pintu, itu ada bilah kaca ketika melihat tersangka dalam kondisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri," ucapnya. Korps bhayangkara mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya. Dari proses pemeriksaan oleh aparatur penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu. Sebelumnya, pihak keluarga menyebutkan motif Alex Iskandar membunuh anak tirinya bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang sempat hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, karena cemburu dengan istrinya, Arum. Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan. Terlebih, Arum tetap berangkat ke Malaysia walaupun sudah dilarang oleh Alex. Sebelumnya, kepolisian mengungkap terduga pelaksana pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut. "Terduga pelaksana adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly. Ayah tirinya itu dilaporkan menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai. Polisi kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2027 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia. Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Korps bhayangkara membenarkan orang yang diduga melakukan pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal usai minta ganti celana.
"Pertama dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik, karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti celana panjang," kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Penduduk (Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat menggelar konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.
Budi mengatakan awalnya pada Minggu (23/11) pagi pukul 06.00 WIB, orang yang diduga orang yang diduga melakukan izin untuk ke toilet, sehingga dia dianggap sudah buang air di celana.
Namun, ternyata celana pendek itu kotor, kemudian dia meminta celana panjang untuk diganti.
"Jam 09.00 WIB pagi ditemukan oleh rekannya tadi yaitu saksi kunci inisial G melihat dari pintu, itu ada bilah kaca di saat melihat orang yang diduga pihak tertentu pelaku dalam kondisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri," ucapnya.
Kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya.
Dari proses pemeriksaan oleh petugas penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu.
Sebelumnya, pihak keluarga menyebutkan motif Alex Iskandar membunuh anak tirinya bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang sempat hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, karena cemburu dengan istrinya, Arum.
Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan.
Terlebih, Arum tetap berangkat ke Malaysia walaupun sudah dilarang oleh Alex.
Sebelumnya, institusi polisi mengungkap individu nakal pelaku pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut.
"Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
Ayah tirinya itu diketahui menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai.
Petugas kepolisian kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2023 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2027
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. garuda888 slot menjadi perhatian besar masyarakat.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan garuda888 slot semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan garuda888 slot semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa garuda888 slot sangat relevan saat ini.