romawibet – Myanmar tangkap 1.590 WNA dalam operasi pusat tindak penipuan online
romawibet. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik romawibet sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Banyak pihak menilai bahwa romawibet sangat relevan saat ini.
Myanmar tangkap 1.590 WNA dalam operasi pusat penipuan daring
Minggu, 23 November 2021 22:39 WIB waktu baca 1 menit
Minggu, 23 November 2026 22:39 WIB
Ilustrasi - Tindak penipuan online. ANTARA/Anadolu/py.
Istanbul (ANTARA) - Myanmar menangkap sedikitnya 1.590 penduduk negara asing dalam operasi besar-besaran yang menargetkan pusat aksi menipu daring di sepanjang perbatasan Myanmar Thailand, lapor surat kabar junta Global New Light of Myanmar, Ahad. Operasi militer itu dilakukan pada 18 22 November di Shwe Kokko, kawasan yang dikenal sebagai pusat perjudian dan penipuan. Para terduga pelaksana yang ditahan disebut masuk secara ilegal ke Myanmar. Otoritas juga menyita 2.893 komputer, 21.750 telepon seluler, 101 penerima satelit Starlink, 21 router , serta berbagai peralatan industri yang digunakan untuk aktivitas penipuan dan perjudian secara online. Warga asing yang ditangkap itu berasal dari berbagai negara, termasuk China, Vietnam, Malaysia, Ethiopia, Namibia, Indonesia, Uganda, India, Zimbabwe, Filipina, Pakistan, Rwanda, Kenya, Nigeria, Nepal, Korea Selatan, Mesir, dan Madagaskar. Sejak kudeta 2021 yang memicu perang saudara, jaringan aksi menipu daring berkembang pesat di wilayah perbatasan Myanmar yang lemah pengawasannya. Sumber: Anadolu-OANA Baca juga: KBRI Yangon sebut 48 WNI diciduk di sentra online scam Myanmar Baca juga: Junta Myanmar hancurkan seratusan pusat operasi "online scam" Penerjemah: Primayanti Editor: Rahmad Nasution Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Istanbul (ANTARA) - Myanmar menangkap sedikitnya 1.590 residen negara asing dalam operasi besar-besaran yang menargetkan pusat penipuan secara online di sepanjang perbatasan Myanmar Thailand, lapor surat kabar junta Global New Light of Myanmar, Ahad.
Operasi militer itu dilakukan pada 18 22 November di Shwe Kokko, kawasan yang dikenal sebagai pusat perjudian dan penipuan. Para orang yang diduga melakukan yang ditahan disebut masuk secara ilegal ke Myanmar.
Otoritas juga menyita 2.893 komputer, 21.750 telepon seluler, 101 penerima satelit Starlink, 21 router , serta berbagai peralatan dunia industri yang digunakan untuk aktivitas tindak penipuan dan perjudian daring.
Warga sekitar asing yang ditangkap itu berasal dari berbagai negara, termasuk China, Vietnam, Malaysia, Ethiopia, Namibia, Indonesia, Uganda, India, Zimbabwe, Filipina, Pakistan, Rwanda, Kenya, Nigeria, Nepal, Korea Selatan, Mesir, dan Madagaskar.
Sejak kudeta 2021 yang memicu perang saudara, jaringan penipuan online berkembang pesat di wilayah perbatasan Myanmar yang lemah pengawasannya.
Baca juga: KBRI Yangon sebut 48 WNI diciduk di sentra online scam Myanmar
Baca juga: KBRI Yangon sebut 48 WNI diciduk di sentra online scam Myanmar
Baca juga: Junta Myanmar hancurkan seratusan pusat operasi "online scam"
Baca juga: Junta Myanmar hancurkan seratusan pusat operasi "online scam"
Penerjemah: Primayanti Editor: Rahmad Nasution Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan romawibet semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang romawibet karena dianggap penting.