Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

cuan69 – KP2MI pastikan penanganan insiden eksploitasi pekerja migran di Mala...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: cuan69

cuan69. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang cuan69 karena dianggap penting. Topik cuan69 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

KP2MI pastikan penanganan insiden eksploitasi pekerja migran di Malaysia

Minggu, 23 November 2024 00:01 WIB waktu baca 2 menit

Minggu, 23 November 2026 00:01 WIB

Arsip - Pimpinan kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin (ANTARA/HO-KemenP2MI)

Jakarta (ANTARA) - Lembaga kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan penanganan insiden pekerja migran asal Temanggung, Jateng, bernama Seni yang diduga mengalami eksploitasi berat selama bekerja di Malaysia. Dalam pernyataannya pada Sabtu (22/11), Menteri P2MI Mukhtarudin menyiratkan dengan kuat bahwa negara tidak akan tinggal diam ketika pekerja migran diperlakukan tidak manusiawi atau mengalami eksploitasi di luar negeri. "Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Negara akan memastikan setiap pekerja migran memperoleh perlindungan dan pemulihan haknya secara penuh," katanya. Dia menyambung pernyataan bahwa KP2MI dan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur telah mengambil langkah cepat, termasuk mengirimkan nota diplomatik kepada Lembaga kementerian Luar Negeri Malaysia, agar peristiwa hukum tersebut mendapatkan perhatian penuh dari otoritas setempat. Bantuan hukum kepada pihak yang menjadi korban diberikan melalui pengacara yang ditunjuk Bar Council Malaysia. KP2MI dan KBRI juga memberikan pendampingan langsung kepada Seni, memfasilitasi komunikasi dengan keluarganya, dan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) buat pihak yang dirugikan. Mukhtarudin memastikan kembali komitmen lembaga kementerian yang dipimpinnya untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan berpihak pada keadilan, serta terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia hingga perkara dituntaskan. Dia menghimbau publik untuk selalu menggunakan jalur penempatan resmi dan melaporkan jika menemukan adanya kekerasan, eksploitasi, atau aksi menipu dalam proses penempatan pekerja migran. Seni bekerja lebih dari 20 tahun sebagai pekerja rumah tangga dengan jam kerja berlebihan tanpa menerima gaji dan istirahat yang cukup dari pemberi kerja. Baca juga: Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih terdengar di Malaysia Baca juga: KP2MI kawal pemulangan 33 pekerja migran dari Malaysia Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Anton Santoso Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan penanganan insiden pekerja migran asal Temanggung, Jateng, bernama Seni yang diduga mengalami eksploitasi berat selama bekerja di Malaysia.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (22/11), Anggota kabinet P2MI Mukhtarudin menekankan bahwa negara tidak akan tinggal diam ketika pekerja migran diperlakukan tidak manusiawi atau mengalami eksploitasi di luar negeri.

"Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Negara akan memastikan setiap pekerja migran memperoleh perlindungan dan pemulihan haknya secara penuh," katanya.

Dia menyambung pernyataan bahwa KP2MI dan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur telah mengambil langkah cepat, termasuk mengirimkan nota diplomatik kepada Lembaga kementerian Luar Negeri Malaysia, agar insiden tersebut mendapatkan perhatian penuh dari otoritas setempat.

Bantuan hukum kepada pihak yang dirugikan diberikan melalui pengacara yang ditunjuk Bar Council Malaysia.

KP2MI dan KBRI juga menyediakan pendampingan langsung kepada Seni, memfasilitasi komunikasi dengan keluarganya, dan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) buat pihak yang dirugikan.

Mukhtarudin menekankan komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan berpihak pada keadilan, serta terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia hingga peristiwa hukum dituntaskan.

Dia menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jalur penempatan resmi dan melaporkan jika menemukan adanya kekerasan, eksploitasi, atau aksi menipu dalam proses penempatan pekerja migran.

Seni bekerja lebih dari 20 tahun sebagai pekerja rumah tangga dengan jam kerja berlebihan tanpa menerima gaji dan istirahat yang cukup dari pemberi kerja.

Baca juga: Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih terdengar di Malaysia Baca juga: KP2MI kawal pemulangan 33 pekerja migran dari Malaysia

Baca juga: Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih terdengar di Malaysia Baca juga: KP2MI kawal pemulangan 33 pekerja migran dari Malaysia

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Anton Santoso Copyright © ANTARA 2027

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan cuan69 semakin meluas dari waktu ke waktu. cuan69 menjadi perhatian besar masyarakat.