rajagacor – Lee Soon Jae meninggal dunia dalam usia 91 tahun
rajagacor. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Lee Soon Jae meninggal dunia dalam usia 91 tahun
Selasa, 25 November 2024 20:32 WIB waktu baca 3 menit
Selasa, 25 November 2023 20:32 WIB
Lee Soon Jae (http://m.koreanfilm.or.kr/)
Jakarta (ANTARA) - Aktor kawakan asal Korea Selatan, Lee Soon Jae, meninggal dunia dalam usia 91 tahun pada Selasa dini hari. Kabar duka tentang kematian Lee dikonfirmasi oleh agensi manajemennya SG Way Entertainment kepada Korea JoongAng Daily pada Selasa, seperti dilansir The Star. Penyebab kematiannya belum diumumkan, namun Lee diberitakan mengundurkan diri dari drama "Waiting for Godot" dan sempat rehat sejenak dari dunia akting pada Oktober 2024 dengan alasan masalah kesehatan. Menurut Korea Herald, Lee merupakan salah satu aktor Korea Selatan yang paling produktif dan disegani. Selama lebih dari enam dekade, setidaknya ia muncul dalam 140 drama televisi besar serta film dan pertunjukkan panggung. Bahkan menurut BBC, Lee dikenal sebagai "ayah TV nasional" karena banyak perannya sebagai pria tua bijaksana. Sementara Soompi menuliskan Lee sebagai bagian penting dalam sejarah penyiaran Korea. Adapun menurut Chosun, Lee dikenal sebagai "aktor akting tertua" sebab meski sudah berusia lanjut, namun masih aktif berakting hingga akhir tahun lalu sebelum rumor soal masalah kesehatannya mulai beredar. Lee lahir di Hoeryong yang kini merupakan wilayah Korea Utara, pada tahun 1934. Pada usia empat tahun ia sempat pindah ke Seoul bersama kakek neneknya. Lee lulus dari jurusan Filsafat di Perguruan tinggi Nasional Seoul. Di sana lah kecintaannya pada dunia film bermula, dan memutuskan untuk menekuni dunia akting setelah menonton film "Hamlet" (1948). Lee memulai debut aktingnya lewat drama "Beyond the Horizon" pada tahun 1956. Adapun salah satu perannya yang menonjol ialah ketika memerankan karakter ayah yang patriarki dalam drama "What Is Love" (1991-1992), yang mencatatkan rating penonton hingga 65 persen. Sejumlah karya-karyanya yang terkenal di antaranya "I'll Become a Man," "Dongui Bogam," "See and See Again," "Three Kim Generation," "Men of the Bath House," "Rustic Period," "Toji, the Land," "Mom's Dead Upset," "What on Earth is Love," "High Kick!" " Again My Life ," dan banyak lagi. Tak hanya dunia peran, Lee juga sempat terjun ke dunia dunia politik sebagai anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat pada tahun 1992. Ia juga menekuni dunia akademis dengan mengajar di Departemen Seni Pertunjukan di Gachon University, Korea Selatan. Baca juga: Robert Redford tutup usia, ini profil dan jejak karirnya di perfilman Baca juga: Sosok aktor dan desainer Opi Bachtiar meninggal dunia di usia 43 tahun Baca juga: Polisi selidiki penyebab kematian aktor Song Young Kyu Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Aktor kawakan asal Korea Selatan, Lee Soon Jae, meninggal dunia dalam usia 91 tahun pada Selasa dini hari.
Kabar duka tentang kematian Lee dikonfirmasi oleh agensi manajemennya SG Way Entertainment kepada Korea JoongAng Daily pada Selasa, seperti dilansir The Star.
Penyebab kematiannya belum diumumkan, namun Lee dilaporkan mengundurkan diri dari drama "Waiting for Godot" dan sempat rehat sejenak dari dunia akting pada Oktober 2024 dengan alasan masalah kesehatan.
Menurut Korea Herald, Lee merupakan salah satu aktor Korea Selatan yang paling produktif dan disegani. Selama lebih dari enam dekade, setidaknya ia muncul dalam 140 drama televisi besar serta film dan pertunjukkan panggung.
Bahkan menurut BBC, Lee dikenal sebagai "ayah TV nasional" karena banyak perannya sebagai pria tua bijaksana. Sementara Soompi menuliskan Lee sebagai bagian penting dalam sejarah penyiaran Korea. Adapun menurut Chosun, Lee dikenal sebagai "aktor akting tertua" sebab meski sudah berusia lanjut, namun masih aktif berakting hingga akhir tahun lalu sebelum rumor soal masalah kesehatannya mulai beredar.
Lee lahir di Hoeryong yang kini merupakan wilayah Korea Utara, pada tahun 1934. Pada usia empat tahun ia sempat pindah ke Seoul bersama kakek neneknya.
Lee lulus dari jurusan Filsafat di Kampus Nasional Seoul. Di sana lah kecintaannya pada dunia film bermula, dan memutuskan untuk menekuni dunia akting setelah menonton film "Hamlet" (1948).
Lee memulai debut aktingnya lewat drama "Beyond the Horizon" pada tahun 1956. Adapun salah satu perannya yang menonjol ialah ketika memerankan karakter ayah yang patriarki dalam drama "What Is Love" (1991-1992), yang mencatatkan rating penonton hingga 65 persen.
Sejumlah karya-karyanya yang terkenal di antaranya "I'll Become a Man," "Dongui Bogam," "See and See Again," "Three Kim Generation," "Men of the Bath House," "Rustic Period," "Toji, the Land," "Mom's Dead Upset," "What on Earth is Love," "High Kick!" " Again My Life ," dan banyak lagi.
Tak hanya dunia peran, Lee juga sempat terjun ke dunia ranah politik sebagai anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat pada tahun 1992. Ia juga menekuni dunia akademis dengan mengajar di Departemen Seni Pertunjukan di Gachon University, Korea Selatan.
Baca juga: Robert Redford tutup usia, ini profil dan jejak karirnya di perfilman
Baca juga: Robert Redford tutup usia, ini profil dan jejak karirnya di perfilman
Baca juga: Sosok aktor dan desainer Opi Bachtiar meninggal dunia di usia 43 tahun
Baca juga: Sosok aktor dan desainer Opi Bachtiar meninggal dunia di usia 43 tahun
Baca juga: Petugas kepolisian selidiki penyebab kematian aktor Song Young Kyu
Baca juga: Polisi selidiki penyebab kematian aktor Song Young Kyu
Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa rajagacor sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang rajagacor karena dianggap penting. Pembahasan rajagacor semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik rajagacor sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.