tipsy88 – Moriyasu: Jepang harus tingkatkan level untuk menangi Piala Dunia
tipsy88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Moriyasu: Jepang harus tingkatkan level untuk menangi Piala Dunia
Rabu, 19 November 2025 22:28 WIB waktu baca 3 menit
Rabu, 19 November 2027 22:28 WIB
Juru racik tim timnas Jepang Hajime Moriyasu (dua dari kiri) dan atlet Wataru Endo (dua dari kanan) berbicara pada jumpa pers pra laga dengan awak media melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (14/11/2024).. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
Jakarta (ANTARA) - Arsitek tim timnas Jepang Hajime Moriyasu meminta atlet timnya untuk meningkatkan level individu mereka jika ingin memenangkan Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada pada tahun berikutnya. Hal ini dikatakan Moriyasu setelah menyelesaikan laga ke-100-nya bersama Samurai Biru dengan hasil maksimal 3-0 atas tim tamu Bolivia, Selasa. "Meskipun komposisi tim sedikit berubah pada September, Oktober, dan November, saya merasa kualitas permainan meningkat, terutama dalam bagaimana para pemain mengekspresikan konsep ofensif dan defensif secara langsung di lokasi," kata Moriyasu, dikutip dari laman resmi timnas Jepang, Rabu. "Namun untuk memenangkan Piala Dunia, saya ingin setiap personel tim meningkatkan level individu mereka. Lawan akan selalu menganalisis kami, jadi saya percaya bahwa kami sebagai staf juga harus meningkatkan taktik dan gaya bermain agar bisa unggul dalam melawan lawan," tambah dia. Moriyasu memimpin Jepang setelah Piala Dunia 2018 dan setelah itu ia memimpin tim ini untuk berlaga di Piala Asia 2019, Piala Dunia 2022, Piala Asia 2023, dan kini akan berlaga di Piala Dunia 2026. Baca juga: Sikat Bahrain 2-0, Jepang jadi tim pertama yang lolos Piala Dunia 2026 Dari tiga turnamen bergengsi itu, Moriyasu masih gagal mempersembahkan gelar juara untuk Jepang. Namun, kendati demikian, nahkoda tim 57 tahun ini membawa Jepang perlahan menjadi kekuatan sepak bola yang disegani di dunia. Ketika ia memimpin tim, Jepang masih berada di peringkat 55 dunia. Kini, setelah tujuh tahun berlalu Jepang ada di peringkat 19 dunia. "Laga pada hari yang bersangkutan adalah laga ke-100 saya, tetapi ini bukan pencapaian yang saya raih sendirian. Tim, termasuk skuad dan staf, telah bersatu dengan tekad untuk menghadapi setiap partai sebagai satu kesatuan," kata nahkoda tim kelahiran Kakegawa, Jepang itu. Dalam waktu yang bersamaan, kapten tim Wataru Endo menyampaikan senang menjadi bagian laga ke-100 sang arsitek tim selama melatih Jepang. Saya senang kami bisa mengakhiri laga ke-100 Coach Moriyasu dengan kemenangan," kata personel tim Liverpool itu. Baca juga: Wataru Endo tegaskan Jepang punya target besar di Piala Dunia 2026 Jepang kini meraih tiga hasil maksimal beruntun, salah satunya melawan Brasil dengan skor 3-2, namun Endo mengungkap bahwa masih belum sepenuhnya puas. Sebagai kapten, ia ingin semua atlet Samurai Biru kembali ke klubnya masing-masing dan bekerja keras, untuk bertemu lagi di skuad nasional pada laga internasional Maret tahun mendatang dengan wajah bahagia. Setelah laga internasional Maret, semua tim nasional peserta Piala Dunia 2026 memiliki satu kalender tersisa sebelum berlaga di pesta bergengsi sepak bola dunia yang rencananya dimulai pada 11 Juni. Kalender internasional terakhir ini adalah pada 1-9 Juni. "Saya ingin semua kembali ke klub dan bekerja keras agar bisa bertemu lagi pada Maret dengan wajah bahagia," kata Endo. Baca juga: Daftar negara yang lolos Piala Dunia 2026: Argentina hingga Jepang Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Arsitek tim timnas Jepang Hajime Moriyasu meminta pemain timnya untuk meningkatkan level individu mereka jika ingin memenangkan Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada tahun mendatang.
Hal ini dikatakan Moriyasu setelah menyelesaikan laga ke-100-nya bersama Samurai Biru dengan kemenangan 3-0 atas tim tamu Bolivia, Selasa.
"Meskipun komposisi tim sedikit berubah pada September, Oktober, dan November, saya merasa kualitas permainan meningkat, terutama dalam bagaimana para atlet mengekspresikan konsep ofensif dan defensif di tempat insiden," kata Moriyasu, dikutip dari laman resmi timnas Jepang, Rabu.
"Namun untuk memenangkan Piala Dunia, saya ingin setiap skuad meningkatkan level individu mereka. Lawan akan selalu menganalisis kami, jadi saya percaya bahwa kami sebagai staf juga harus meningkatkan taktik dan gaya bermain agar bisa unggul dalam melawan lawan," tambah dia.
Moriyasu memimpin Jepang setelah Piala Dunia 2018 dan setelah itu ia memimpin tim ini untuk berlaga di Piala Asia 2019, Piala Dunia 2022, Piala Asia 2023, dan kini akan berlaga di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Sikat Bahrain 2-0, Jepang jadi tim pertama yang lolos Piala Dunia 2026
Baca juga: Sikat Bahrain 2-0, Jepang jadi tim pertama yang lolos Piala Dunia 2026
Dari tiga turnamen bergengsi itu, Moriyasu masih gagal mempersembahkan gelar juara untuk Jepang. Namun, kendati demikian, juru racik tim 57 tahun ini membawa Jepang perlahan menjadi kekuatan sepak bola yang disegani di dunia.
Ketika ia memimpin tim, Jepang masih berada di peringkat 55 dunia. Kini, setelah tujuh tahun berlalu Jepang ada di peringkat 19 dunia.
"Pertemuan kedua tim di hari yang sama adalah laga ke-100 saya, tetapi ini bukan pencapaian yang saya raih sendirian. Tim, termasuk skuad dan staf, telah bersatu dengan tekad untuk menghadapi setiap duel sebagai satu kesatuan," kata nahkoda tim kelahiran Kakegawa, Jepang itu.
Di pihak lain, kapten tim Wataru Endo menuturkan senang menjadi bagian laga ke-100 sang juru racik tim selama melatih Jepang. Saya senang kami bisa mengakhiri laga ke-100 Coach Moriyasu dengan kemenangan," kata skuad Liverpool itu.
Baca juga: Wataru Endo tegaskan Jepang punya target besar di Piala Dunia 2026
Baca juga: Wataru Endo tegaskan Jepang punya target besar di Piala Dunia 2026
Jepang kini meraih tiga hasil maksimal beruntun, salah satunya melawan Brasil dengan skor 3-2, namun Endo mengakui masih belum sepenuhnya puas. Sebagai kapten, ia ingin semua pemain Samurai Biru kembali ke klubnya masing-masing dan bekerja keras, untuk bertemu lagi di skuad nasional pada laga internasional Maret pada tahun berikutnya dengan wajah bahagia.
Setelah laga internasional Maret, semua timnas peserta Piala Dunia 2026 memiliki satu kalender tersisa sebelum berlaga di pesta bergengsi sepak bola dunia yang rencananya dimulai pada 11 Juni. Kalender internasional terakhir ini adalah pada 1-9 Juni.
"Saya ingin semua kembali ke klub dan bekerja keras agar bisa bertemu lagi pada Maret dengan wajah bahagia," kata Endo.
Baca juga: Daftar negara yang lolos Piala Dunia 2026: Argentina hingga Jepang
Baca juga: Daftar negara yang lolos Piala Dunia 2026: Argentina hingga Jepang
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik tipsy88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang tipsy88 karena dianggap penting. Pembahasan tipsy88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa tipsy88 sangat relevan saat ini.