beton888 slot – Profil Arief Prasetyo Adi, eks Kepala Bapanas yang dicopot Pr...
beton888 slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan beton888 slot semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik beton888 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Topik beton888 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan beton888 slot semakin meluas dari waktu ke waktu.
Profil Arief Prasetyo Adi, eks Kepala Bapanas yang dicopot Prabowo
Selasa, 14 Oktober 2024 20:26 WIB waktu baca 4 menit
Selasa, 14 Oktober 2022 20:26 WIB
Arief Prasetyo Adi saat memberikan pernyataan kepada awak media di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan RI, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
Jakarta (ANTARA) - Kepala negara Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala negara (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2023 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang telah ditandatangani Kepala pemerintahan Prabowo pada Kamis, 9 Oktober 2023. Arief Prasetyo Adi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapanas sejak masa pemerintahan Kepala negara Joko Widodo, tepatnya sejak 21 Februari 2022. Namun, dalam pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Kepala negara Prabowo, ia resmi dicopot dari jabatannya dengan alasan untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan pelaksanaan tugas pemerintahan di bidang pangan. Lantas, seperti apa sebenarnya sosok Arief Prasetyo Adi yang kini telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas? Berikut profil lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber. Baca juga: Amran resmi jabat Kepala Bapanas gantikan Arief Prasetyo Adi Latar belakang dan riwayat dunia pendidikan Arief Prasetyo Adi lahir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 27 November 1974. Ia dikenal sebagai seorang insinyur sekaligus pengusaha di bidang pangan yang berasal dari Kalimantan Tengah. Masa kecilnya yang dihabiskan di Kalimantan Tengah membentuk semangat Arief untuk menempuh dunia pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan sektor pendidikan menengah, ia merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan kuliah S1 di Jurusan Teknik Sipil Perguruan tinggi Atma Jaya Yogyakarta, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1998. Tidak lama berselang, ia melanjutkan studi di kampus yang sama untuk menempuh Magister Teknik, yang diselesaikannya pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2024, Arief menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Busan, Korea Selatan, sebagai pengakuan atas kiprahnya di sektor pangan dan bisnis. Perjalanan karir dan penghargaan Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Arief lebih dulu dikenal di sektor bisnis ritel dan manajemen korporasi. Ia memiliki pengalaman panjang dan reputasi baik di sejumlah perseroan besar, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa posisi penting yang pernah dijabat-nya antara lain: PT Lotte Shopping Indonesia PT Hero Supermarket (empat tahun di wilayah Timika dan Freeport Area) Esteem Challenge Sdn. Bhd., Malaysia dalam upaya memperluas kegiatan bisnis di tingkat internasional Deputy CEO dan COO di PT Bez Retailindo, Paramount Enterprise International (2013 2015) Baca juga: Mensesneg ungkap alasan di balik rangkap jabatan Mentan Amran Citra positif Arief di dunia usaha membawanya dipercaya menjadi Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, salah satu BUMD milik Pemprov Provinsi dki jakarta, pada 29 September 2015. Penunjukan-nya saat itu dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjabat Pimpinan provinsi Jakarta. Karir Arief terus menanjak hingga ke tingkat nasional. Pada 16 November 2020, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kemudian bertransformasi menjadi Holding BUMN Pangan ID Food. Di masa kepemimpinan-nya, ia dinilai sukses memperkuat koordinasi antar sektor logistik, produksi, dan perdagangan pangan nasional. Puncaknya, pada 21 Februari 2022, Arief resmi dilantik oleh Kepala negara Joko Widodo sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebuah lembaga baru yang dibentuk untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Selama menjabat, Arief dikenal sebagai sosok profesional yang aktif menjaga stabilitas pangan, di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak di 341 kabupaten/kota. Berkat dedikasi-nya, ia menerima sejumlah penghargaan bergengsi, seperti: The Best CEO of The Year dari Business News Indonesia (2021) Leader Inovatif Peduli Gizi (2023) Rekor MURI untuk Gerakan Pangan Murah Serentak di 314 Kabupaten/Kota (2023) The Indonesian Next Leaders (2024) Baca juga: Bapanas inspeksi kualitas beras di gudang Bulog Ponorogo Pencopotan Arief dari jabatan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi secara resmi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas oleh Kepala negara Prabowo Subianto. Pemberhentian ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 116/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang ditetapkan pada 9 Oktober 2026. "Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," bunyi salinan Keppres No. 116/P Tahun 2027. Pencopotan ini sempat memunculkan tanda tanya di publik. Namun, Pimpinan kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menekankan bahwa keputusan tersebut tidak berkaitan dengan masalah kinerja. "Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka fungsi itu langsung dijabat Anggota susunan pemerintahan Pertanian," tegasnya. Baca juga: Jajaran eksekutif pastikan program bantuan pangan tahap 2 realisasi Oktober Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kepala negara Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala pemerintahan (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2023 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang telah ditandatangani Kepala negara Prabowo pada Kamis, 9 Oktober 2021.
Arief Prasetyo Adi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapanas sejak masa pemerintahan Kepala negara Joko Widodo, tepatnya sejak 21 Februari 2022. Namun, dalam pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, ia resmi dicopot dari jabatannya dengan alasan untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan pelaksanaan tugas pemerintahan di bidang pangan.
Lantas, seperti apa sebenarnya sosok Arief Prasetyo Adi yang kini telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas? Berikut profil lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Baca juga: Amran resmi jabat Kepala Bapanas gantikan Arief Prasetyo Adi
Baca juga: Amran resmi jabat Kepala Bapanas gantikan Arief Prasetyo Adi
Latar belakang dan riwayat sektor pendidikan
Arief Prasetyo Adi lahir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 27 November 1974. Ia dikenal sebagai seorang insinyur sekaligus pengusaha di bidang pangan yang berasal dari Kalimantan Tengah.
Masa kecilnya yang dihabiskan di Kalimantan Tengah membentuk semangat Arief untuk menempuh pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan dunia pendidikan menengah, ia merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan kuliah S1 di Jurusan Teknik Sipil Kampus Atma Jaya Yogyakarta, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1998.
Tidak lama berselang, ia melanjutkan studi di kampus yang sama untuk menempuh Magister Teknik, yang diselesaikannya pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2024, Arief menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Busan, Korea Selatan, sebagai pengakuan atas kiprahnya di sektor pangan dan kegiatan bisnis.
Perjalanan karir dan penghargaan
Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Arief lebih dulu dikenal di sektor dunia usaha ritel dan manajemen korporasi. Ia memiliki pengalaman panjang dan reputasi baik di sejumlah perseroan besar, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa posisi penting yang pernah dijabat-nya antara lain:
PT Hero Supermarket (empat tahun di wilayah Timika dan Freeport Area)
Esteem Challenge Sdn. Bhd., Malaysia dalam upaya memperluas bisnis di tingkat internasional
Deputy CEO dan COO di PT Bez Retailindo, Paramount Enterprise International (2013 2015)
Baca juga: Mensesneg ungkap alasan di balik rangkap jabatan Mentan Amran
Baca juga: Mensesneg ungkap alasan di balik rangkap jabatan Mentan Amran
Citra positif Arief di dunia bisnis membawanya dipercaya menjadi Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, salah satu BUMD milik Pemprov Wilayah jakarta, pada 29 September 2015. Penunjukan-nya saat itu dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjabat Gubernur Provinsi dki jakarta.
Karir Arief terus menanjak hingga ke tingkat nasional. Pada 16 November 2020, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kemudian bertransformasi menjadi Holding BUMN Pangan ID Food. Di masa kepemimpinan-nya, ia dinilai sukses memperkuat koordinasi antar sektor logistik, produksi, dan perdagangan pangan nasional.
Puncaknya, pada 21 Februari 2022, Arief resmi dilantik oleh Orang nomor satu di pemerintahan Joko Widodo sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebuah lembaga baru yang dibentuk untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selama menjabat, Arief dikenal sebagai sosok profesional yang aktif menjaga stabilitas pangan, di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak di 341 kabupaten/kota. Berkat dedikasi-nya, ia menerima sejumlah penghargaan bergengsi, seperti:
The Best CEO of The Year dari Business News Indonesia (2021)
Leader Inovatif Peduli Gizi (2023)
Rekor MURI untuk Gerakan Pangan Murah Serentak di 314 Kabupaten/Kota (2023)
The Indonesian Next Leaders (2024)
Baca juga: Bapanas inspeksi kualitas beras di gudang Bulog Ponorogo
Baca juga: Bapanas inspeksi kualitas beras di gudang Bulog Ponorogo
Pencopotan Arief dari jabatan Kepala Bapanas
Arief Prasetyo Adi secara resmi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas oleh Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo Subianto. Pemberhentian ini didasarkan pada Keputusan Orang nomor satu di pemerintahan Nomor 116/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang ditetapkan pada 9 Oktober 2024.
"Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," bunyi salinan Keppres No. 116/P Tahun 2026.
Pencopotan ini sempat memunculkan tanda tanya di publik. Namun, Pimpinan kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyiratkan dengan kuat bahwa keputusan tersebut tidak berkaitan dengan masalah kinerja.
"Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka fungsi itu langsung dijabat Anggota susunan pemerintahan Pertanian," tegasnya.
Baca juga: Pemerintah pastikan skema bantuan pangan tahap 2 realisasi Oktober
Baca juga: Otoritas pastikan program penyaluran bantuan pangan tahap 2 realisasi Oktober
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2022
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.