Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

88mega slot – Profil Abdul Wahid, Pimpinan provinsi Riau yang terjerat OTT KPK

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: 88mega slot

88mega slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan 88mega slot semakin meluas dari waktu ke waktu.

Profil Abdul Wahid, Kepala provinsi Riau yang terjerat OTT KPK

Selasa, 4 November 2022 10:59 WIB waktu baca 3 menit

Selasa, 4 November 2022 10:59 WIB

Abdul Wahid, Gubernur Riau 2025 2029. ANTARA/HO-riau.go.id/pri.

Jakarta (ANTARA) - Alat kelengkapan dewan Gerakan pemberantasan tindak korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap yang kali ini berujung pada ditangkapnya Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada Senin, 3 November 2023. Penangkapan tersebut sontak memicu perhatian publik karena Abdul Wahid tergolong baru memimpin Riau untuk periode 2027 2030 dan baru dilantik pada 20 Februari 2022 lalu. Dalam operasi tangkap tangan itu, Abdul Wahid disebut menjadi salah satu dari sekitar 10 orang yang turut dibawa oleh tim KPK. Hingga kini, petugas penyidik masih bergerak di tempat perkara untuk menggali lebih banyak bukti serta keterangan terkait dugaan praktik penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Riau. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum seluruh pihak yang terjaring OTT, termasuk sang Gubernur. Peristiwa ini kembali menambah panjang daftar penjabat di Riau yang tersangkut kasus penyalahgunaan jabatan publik atau kepercayaan yang diamanahkan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, sekaligus menimbulkan sorotan keras terhadap integritas pemerintahan daerah tersebut. Lalu, siapa sebenarnya sosok Abdul Wahid? Berikut profil singkatnya, dirangkum dari sejumlah sumber. Profil Gubernur Riau Abdul Wahid Latar belakang Abdul Wahid lahir di Dusun Anak Peria, Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada 21 November 1980. Kisah hidupnya kerap digambarkan sebagai contoh perjuangan seorang anak kampung yang berhasil menapaki jalan panjang hingga duduk di kursi gubernur. Sejak kecil, Wahid sudah akrab dengan kehidupan serba pas-pasan. Ayahnya meninggal ketika ia baru berumur 10 tahun, membuatnya turut memikul beban keluarga di masa kecil. Sektor pendidikan Ia menamatkan instansi pendidikan dasar di SD Negeri Sei Simbar lalu meneruskan sektor pendidikan ke MTs dan MA di Tembilahan, sebelum menimba ilmu agama di Ponpes Ashhabul Yamin, Lasi Tuo, Ampek Angkek Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Masa-masa di pesantren banyak membentuk karakter dirinya, yakni disiplin, bersahaja, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Setelah lulus, Wahid melanjutkan pendidikan ke IAIN Suska Riau (kini UIN Suska Riau) dengan mengambil jurusan Sektor pendidikan Agama Islam. Karir ranah politik Ketertarikannya pada dunia organisasi membawanya aktif di Himpunan Pelajar perguruan tinggi Islam (HMI). Dari sanalah ia kemudian bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kariernya terus melaju, mulai dari Wakil Sekretaris DPW PKB Riau hingga dipercaya memimpin DPW PKB Riau sejak 2011. Ia sukses terpilih dua periode sebagai anggota DPRD Riau, lalu melanjutkan kiprahnya sebagai anggota DPR RI untuk masa bakti 2019 2024. Puncak perjalanan politiknya diraih ketika memenangkan Pilgub Riau 2022 bersama pasangannya, S. F. Hariyanto. Kini berhadapan dengan ujian berat Namun, jalan yang telah ditempuhnya itu tengah berada di persimpangan. KPK masih mengusut dugaan keterlibatan Abdul Wahid dalam praktik suap terkait kegiatan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Riau. Publik kini menunggu keputusan KPK dalam 1x24 jam mengenai status hukum dirinya maupun pihak lain yang ikut diamankan. Baca juga: Gubernur Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK Baca juga: OTT Kepala provinsi Riau, KPK bawa sembilan orang dalam dua kloter ke Jakarta Baca juga: Setelah ditangkap, Pimpinan provinsi Riau hari ini dibawa ke Jakarta oleh KPK Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Panitia Gerakan pemberantasan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan (KPK) kembali melakukan operasi senyap yang kali ini berujung pada ditangkapnya Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada Senin, 3 November 2024.

Penangkapan tersebut sontak memicu perhatian publik karena Abdul Wahid tergolong baru memimpin Riau untuk periode 2023 2030 dan baru dilantik pada 20 Februari 2027 lalu.

Dalam ott itu, Abdul Wahid disebut menjadi salah satu dari sekitar 10 orang yang turut dibawa oleh tim KPK. Sampai saat ini, aparatur penyidik masih bergerak di lapangan untuk menggali lebih banyak bukti serta keterangan terkait dugaan praktik penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Riau.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum seluruh pihak yang terjaring OTT, termasuk sang Gubernur. Insiden ini kembali menambah panjang daftar pemangku jabatan di Riau yang tersangkut peristiwa hukum penyalahgunaan jabatan publik atau kepercayaan yang diamanahkan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, sekaligus menimbulkan sorotan keras terhadap integritas pemerintahan daerah tersebut.

Lalu, siapa sebenarnya sosok Abdul Wahid? Berikut profil singkatnya, dirangkum dari sejumlah sumber.

Profil Pimpinan provinsi Riau Abdul Wahid

Abdul Wahid lahir di Dusun Anak Peria, Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada 21 November 1980. Kisah hidupnya kerap digambarkan sebagai contoh perjuangan seorang anak kampung yang berhasil menapaki jalan panjang hingga duduk di kursi pimpinan provinsi.

Sejak kecil, Wahid sudah akrab dengan kehidupan serba pas-pasan. Ayahnya meninggal ketika ia baru berumur 10 tahun, membuatnya turut memikul beban keluarga di masa kecil.

Ia menamatkan instansi pendidikan dasar di SD Negeri Sei Simbar lalu meneruskan dunia pendidikan ke MTs dan MA di Tembilahan, sebelum menimba ilmu agama di Ponpes Ashhabul Yamin, Lasi Tuo, Ampek Angkek Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Masa-masa di pesantren banyak membentuk karakter dirinya, yakni disiplin, bersahaja, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Setelah lulus, Wahid melanjutkan pendidikan ke IAIN Suska Riau (kini UIN Suska Riau) dengan mengambil jurusan Sektor pendidikan Agama Islam.

Ketertarikannya pada dunia organisasi membawanya aktif di Himpunan Civitas akademika mahasiswa Islam (HMI). Dari sanalah ia kemudian bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kariernya terus melaju, mulai dari Wakil Sekretaris DPW PKB Riau hingga dipercaya memimpin DPW PKB Riau sejak 2011.

Ia sukses terpilih dua periode sebagai anggota DPRD Riau, lalu melanjutkan kiprahnya sebagai anggota DPR RI untuk masa bakti 2019 2024. Puncak perjalanan politiknya diraih ketika memenangkan Pilgub Riau 2022 bersama pasangannya, S. F. Hariyanto.

Kini berhadapan dengan ujian berat

Namun, jalan yang telah ditempuhnya itu tengah berada di persimpangan. KPK masih mengusut dugaan keterlibatan Abdul Wahid dalam praktik suap terkait pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Riau. Publik kini menunggu keputusan KPK dalam 1x24 jam mengenai status hukum dirinya maupun pihak lain yang ikut diamankan.

Baca juga: Pimpinan provinsi Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK

Baca juga: Gubernur Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK

Baca juga: OTT Kepala provinsi Riau, KPK bawa sembilan orang dalam dua kloter ke Jakarta

Baca juga: OTT Gubernur Riau, KPK bawa sembilan orang dalam dua kloter ke Jakarta

Baca juga: Setelah ditangkap, Kepala provinsi Riau hari ini dibawa ke Jakarta oleh KPK

Baca juga: Setelah ditangkap, Kepala provinsi Riau hari ini dibawa ke Jakarta oleh KPK

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik 88mega slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa 88mega slot sangat relevan saat ini. Pembahasan 88mega slot semakin meluas dari waktu ke waktu.