Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

budi4d – Graham Arnold minta skuad timnas Irak untuk tetap fokus

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: budi4d

budi4d. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan budi4d semakin meluas dari waktu ke waktu.

Graham Arnold minta personel tim timnas Irak untuk tetap fokus

Rabu, 19 November 2025 23:28 WIB waktu baca 3 menit

Rabu, 19 November 2025 23:28 WIB

Para skuad Timnas Irak merayakan gol yang dicetak oleh Mohanad Ali ketika partai menghadapi Timnas UEA pada leg kedua putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional, Basra, Selasa (18/11/2025) waktu setempat. (FIFA.com)

Jakarta (ANTARA) - Juru racik tim timnas Irak Graham Arnold meminta timnya untuk tetap fokus setelah mengamankan tempat di playoff menuju Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-1 (agregat 3-2) di Stadion Internasional Basra, Selasa. Tiga poin Irak diantar oleh Amir Al Ammari yang mencetak lesakan melalui penalti di masa tambahan waktu, setelah Mohanad Ali menyamakan kedudukan seusai Caio Lucas membuka skor untuk UEA. Kami sekarang tinggal satu langkah lagi menuju putaran final Piala Dunia, kata Arnold, yang konferensi pers pasca laganya sempat diganggu oleh atlet Irak yang merayakan hasil positif, dikutip dari laman resmi AFC, Rabu. "Mulai di hari yang sama, kami harus bekerja membangun tim yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia," tambah dia. Arnold, yang pernah membawa Australia ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, tidak menyisakan celah dalam mempersiapkan para pemain menghadapi UEA, dimana dia melarang penggunaan medsos, memperketat rutinitas, serta meningkatkan pola makan dan jadwal tidur. Baca juga: Irak tunjuk Graham Arnold sebagai juru racik tim baru Kami masih belum lolos ke Piala Dunia, ujar Arnold. Teruslah mendukung para personel tim, jalannya masih panjang tetapi tujuannya bisa dicapai. (FIFA) Arab Cup adalah berikutnya," tambah juru racik tim 62 tahun itu. Saya berterima kasih kepada fans yang datang di hari yang sama dan saya berjanji akan memberikan tim yang bisa mereka banggakan. Kami akan terus bekerja untuk menarik pemain-personel tim terbaik," lanjut dia. Irak akan mengetahui jalur mereka menuju putaran final dalam pengundian hari Kamis, dengan enam tim, dua dari Concacaf dan masing-masing satu dari AFC, CAF, CONMEBOL, dan OFC yang akan bersaing di babak playoff. Empat tim peringkat terendah dalam peringkat dunia FIFA akan bertemu di semifinal. Dua tim peringkat tertinggi langsung masuk ke final bracket. Pemenang dua final bracket akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026. Baca juga: Al-Ammari antar Irak ke playoff antar konfederasi Di waktu yang sama, juru racik tim UEA Cosmin Olaroiu mengaku kecewa gagal mengantarkan timnya ke Piala Dunia 2026. UEA sejatinya memiliki lebih banyak tembakan daripada tuan rumah Irak, namun itu masiih tak cukup membuat mereka meraih tiga poin. "Saya datang dengan hati terbuka ke tim nasional karena saya mencintai negara ini dan ingin membantu dengan pengalaman saya untuk lolos ke Piala Dunia. Sayangnya, itu tidak cukup. Ada banyak hal yang bisa kami kendalikan dengan lebih baik dan banyak hal yang tidak bisa kami kendalikan seperti bola terakhir (penalti), ujar Olaroiu, juru racik tim asal Romania tersebut. Ini pertemuan kedua tim terbaik yang kami mainkan, tetapi dalam laga terbaik itu kami menghadapi begitu banyak hal yang melawan kami. Kami mencetak empat sontekan berbuah gol dalam dua laga dengan dua dianulir karena offside," tambah dia. Kekalahan ini adalah hasil negatif kedua yang dialami Olaroiu dalam tujuh laga memimpin UEA, sejak ditunjuk menjadi arsitek tim pada April 2023. Hasil negatif pertama yang ia alami adalah di babak putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu, saat timnya kalah 1-2 dari Qatar. Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kelima Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Arsitek tim timnas Irak Graham Arnold meminta timnya untuk tetap fokus setelah mengamankan tempat di playoff menuju Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-1 (agregat 3-2) di Stadion Internasional Basra, Selasa.

Kemenangan Irak diantar oleh Amir Al Ammari yang mencetak jebol gawang melalui penalti di masa tambahan waktu, setelah Mohanad Ali menyamakan kedudukan seusai Caio Lucas membuka skor untuk UEA.

Kami sekarang tinggal satu langkah lagi menuju putaran final Piala Dunia, kata Arnold, yang konferensi pers pasca laganya sempat diganggu oleh skuad Irak yang merayakan tiga poin, dikutip dari laman resmi AFC, Rabu.

"Mulai pada hari yang bersangkutan, kami harus bekerja membangun tim yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia," tambah dia.

Arnold, yang pernah membawa Australia ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, tidak menyisakan celah dalam mempersiapkan para personel tim menghadapi UEA, dimana dia melarang penggunaan platform kemasyarakatan, memperketat rutinitas, serta meningkatkan pola makan dan jadwal tidur.

Baca juga: Irak tunjuk Graham Arnold sebagai juru racik tim baru

Baca juga: Irak tunjuk Graham Arnold sebagai juru racik tim baru

Kami masih belum lolos ke Piala Dunia, ujar Arnold. Teruslah mendukung para pemain, jalannya masih panjang tetapi tujuannya bisa dicapai. (FIFA) Arab Cup adalah berikutnya," tambah juru racik tim 62 tahun itu.

Saya berterima kasih kepada fans yang datang pada hari ini dan saya berjanji akan memberikan tim yang bisa mereka banggakan. Kami akan terus bekerja untuk menarik skuad-personel tim terbaik," lanjut dia.

Irak akan mengetahui jalur mereka menuju putaran final dalam pengundian hari Kamis, dengan enam tim, dua dari Concacaf dan masing-masing satu dari AFC, CAF, CONMEBOL, dan OFC yang akan bersaing di babak playoff.

Empat tim peringkat terendah dalam peringkat dunia FIFA akan bertemu di semifinal. Dua tim peringkat tertinggi langsung masuk ke final bracket. Pemenang dua final bracket akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.

Baca juga: Al-Ammari antar Irak ke playoff antar konfederasi

Baca juga: Al-Ammari antar Irak ke playoff antar konfederasi

Dalam waktu yang bersamaan, nahkoda tim UEA Cosmin Olaroiu mengakui kecewa gagal mengantarkan timnya ke Piala Dunia 2026. UEA sejatinya memiliki lebih banyak tembakan daripada tuan rumah Irak, namun itu masiih tak cukup membuat mereka meraih kemenangan.

"Saya datang dengan hati terbuka ke tim nasional karena saya mencintai negara ini dan ingin membantu dengan pengalaman saya untuk lolos ke Piala Dunia. Sayangnya, itu tidak cukup. Ada banyak hal yang bisa kami kendalikan dengan lebih baik dan banyak hal yang tidak bisa kami kendalikan seperti bola terakhir (penalti), ujar Olaroiu, pelatih asal Romania tersebut.

Ini duel terbaik yang kami mainkan, tetapi dalam laga terbaik itu kami menghadapi begitu banyak hal yang melawan kami. Kami mencetak empat lesakan dalam dua laga dengan dua dianulir karena offside," tambah dia.

Hasil negatif ini adalah kekalahan kedua yang dialami Olaroiu dalam tujuh laga memimpin UEA, sejak ditunjuk menjadi juru racik tim pada April 2024. Kekalahan pertama yang ia alami adalah di babak putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu, saat timnya kalah 1-2 dari Qatar.

Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kelima

Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kelima

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa budi4d sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa budi4d sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. budi4d menjadi perhatian besar masyarakat.