Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

apk idn789 slot – DKJ soroti urgensi penguatan kelembagaan ekosistem film Jak...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: apk idn789 slot

apk idn789 slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. apk idn789 slot menjadi perhatian besar masyarakat.

DKJ soroti urgensi penguatan kelembagaan ekosistem film Jakarta

Selasa, 25 November 2025 21:42 WIB waktu baca 3 menit

Selasa, 25 November 2021 21:42 WIB

Ketua Harian II Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Felencia Hutabarat saat menyampaikan hasil riset bertajuk Kisah Kasih Dunia Film Jakarta: Tantangan, Konsolidasi, dan Kolaborasi Menuju Jakarta Kota Sinema di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Selasa (25/11/2023). (ANTARA/Adimas Raditya)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Harian II Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Felencia Hutabarat menekankan pentingnya penguatan kelembagaan untuk memperkuat ekosistem perfilman di ibu kota. "Salah satu yang terpenting untuk memperkuat ekosistem perfilman ini adalah penguatan kelembagaan. Ini penting agar kebijakan publik yang menyentuh ekosistem film dapat disusun secara komprehensif," kata Felencia saat memaparkan hasil riset bertajuk Kisah Kasih Dunia Film Jakarta: Tantangan, Konsolidasi, dan Kolaborasi Menuju Jakarta Kota Sinema di Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan, riset tersebut menjadi wadah untuk memetakan kondisi riil ekosistem film Jakarta serta menyusun rekomendasi kebijakan berbasis data. Baca juga: Kemenekraf hadirkan "Bicara Film" perkuat ekosistem perfilman Medan Felencia menguraikan bahwa selama bertahun-tahun ekosistem perfilman di Jakarta berjalan berdampingan dengan ribuan pekerja film, komunitas, ruang putar alternatif, sekolah formal dan non-formal, serta rumah produksi. Namun demikian, seluruh elemen itu bekerja tanpa jaringan yang rapi dan tanpa payung kelembagaan yang kuat. Data sebenarnya ada, tetapi tersebar dan tidak terhubung, ujarnya. Kata dia, riset ini menjadi langkah awal untuk menjawab kekosongan data yang menghambat penyusunan kebijakan publik. Baca juga: Menbud dorong ekosistem film Indonesia yang resilien dan kompetitif Temuan lapangan menunjukkan persoalan mendasar, mulai dari tumpang tindih perizinan, ketiadaan basis data tenaga kerja film, minimnya standarisasi kompetensi, hingga belum adanya lembaga koordinasi lintas dinas yang memayungi kegiatan film sebagai praktik kebudayaan. Atas dasar itulah kami sejak awal mendorong hadirnya Komisi Film Jakarta. Kelembagaan yang kuat dibutuhkan agar ekosistem film dapat berkembang secara berkelanjutan, kata Felencia. Ia menyisipkan keterangan, Komite Film DKJ melalui program Bina Masyarakat Sinema berupaya merawat ekosistem Jakarta dari sumbernya yakni manusia, ruang, dan pengetahuan. Baca juga: Optimis superhero Indonesia mendunia, Otis Hahijary ajak kreator konten kembangkan ekosistem kreatif Program tersebut mencakup literasi visual, etika produksi, perlindungan keselamatan kerja, hingga kajian mengenai peran film dan festival bagi perkembangan kota. Felencia menegaskan bahwa buku hasil riset ini bukan penutup, melainkan pijakan awal untuk mendorong gerak bersama antara pemda, komunitas film, lembaga dunia pendidikan, dinas terkait, dan dunia industri. Ia berharap temuan riset ini menjadi referensi dan dasar dialog antar pemangku kepentingan menuju terwujudnya Jakarta Kota Sinema, sebuah visi kota yang tidak hanya memproduksi film, tetapi juga merawat para pelakunya serta ruang-ruang yang menopang kehidupan sinematik. Sinema Jakarta akan tumbuh ketika seluruh elemen melangkah dalam visi kolektif yang sama. Jakarta harus menjadi rumah yang ramah bagi film, tempat di mana kreativitas bertemu kebijakan, pungkas dia. Baca juga: Film pendek "#KitaBerkebaya" upaya komunitas jaga ekosistem kebaya Baca juga: Kemenekraf nilai Balinale sebagai wadah pertumbuhan ekosistem kreatif Pewarta: Adimas Raditya Fahky P Editor: Siti Zulaikha Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Harian II Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Felencia Hutabarat menekankan pentingnya penguatan kelembagaan untuk memperkuat ekosistem perfilman di ibu kota.

"Salah satu yang terpenting untuk memperkuat ekosistem perfilman ini adalah penguatan kelembagaan. Ini penting agar kebijakan publik yang menyentuh ekosistem film dapat disusun secara komprehensif," kata Felencia saat memaparkan hasil riset bertajuk Kisah Kasih Dunia Film Jakarta: Tantangan, Konsolidasi, dan Kolaborasi Menuju Jakarta Kota Sinema di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, riset tersebut menjadi wadah untuk memetakan kondisi riil ekosistem film Jakarta serta menyusun rekomendasi kebijakan berbasis data.

Baca juga: Kemenekraf hadirkan "Bicara Film" perkuat ekosistem perfilman Medan

Baca juga: Kemenekraf hadirkan "Bicara Film" perkuat ekosistem perfilman Medan

Felencia mengklarifikasi bahwa selama bertahun-tahun ekosistem perfilman di Jakarta berjalan berdampingan dengan ribuan pekerja film, komunitas, ruang putar alternatif, instansi pendidikan formal dan non-formal, serta rumah produksi.

Namun demikian, seluruh elemen itu bekerja tanpa jaringan yang rapi dan tanpa payung kelembagaan yang kuat.

Data sebenarnya ada, tetapi tersebar dan tidak terhubung, ujarnya.

Menurut dia, riset ini menjadi langkah awal untuk menjawab kekosongan data yang menghambat penyusunan kebijakan publik.

Baca juga: Menbud dorong ekosistem film Indonesia yang resilien dan kompetitif

Baca juga: Menbud dorong ekosistem film Indonesia yang resilien dan kompetitif

Temuan lapangan menunjukkan persoalan mendasar, mulai dari tumpang tindih perizinan, ketiadaan basis data tenaga kerja film, minimnya standarisasi kompetensi, hingga belum adanya lembaga koordinasi lintas dinas yang memayungi kegiatan film sebagai praktik kebudayaan.

Atas dasar itulah kami sejak awal mendorong hadirnya Bidang Film Jakarta. Kelembagaan yang kuat dibutuhkan agar ekosistem film dapat berkembang secara berkelanjutan, kata Felencia.

Ia menguatkan pernyataan, Komite Film DKJ melalui program Bina Masyarakat Sinema berupaya merawat ekosistem Jakarta dari sumbernya yakni manusia, ruang, dan pengetahuan.

Baca juga: Optimis superhero Indonesia mendunia, Otis Hahijary ajak kreator konten kembangkan ekosistem kreatif

Baca juga: Optimis superhero Indonesia mendunia, Otis Hahijary ajak kreator konten kembangkan ekosistem kreatif

Program tersebut mencakup literasi visual, etika produksi, perlindungan keselamatan kerja, hingga kajian mengenai peran film dan festival bagi perkembangan kota.

Felencia memastikan kembali bahwa buku hasil riset ini bukan penutup, melainkan pijakan awal untuk mendorong gerak bersama antara pemda, komunitas film, lembaga sektor pendidikan, dinas terkait, dan industri.

Ia berharap temuan riset ini menjadi referensi dan dasar dialog antar pemangku kepentingan menuju terwujudnya Jakarta Kota Sinema, sebuah visi kota yang tidak hanya memproduksi film, tetapi juga merawat para pelakunya serta ruang-ruang yang menopang kehidupan sinematik.

Sinema Jakarta akan tumbuh ketika seluruh elemen melangkah dalam visi kolektif yang sama. Jakarta harus menjadi rumah yang ramah bagi film, tempat di mana kreativitas bertemu kebijakan, pungkas dia.

Baca juga: Film pendek "#KitaBerkebaya" upaya komunitas jaga ekosistem kebaya

Baca juga: Film pendek "#KitaBerkebaya" upaya komunitas jaga ekosistem kebaya

Baca juga: Kemenekraf nilai Balinale sebagai wadah pertumbuhan ekosistem kreatif

Baca juga: Kemenekraf nilai Balinale sebagai wadah pertumbuhan ekosistem kreatif

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P Editor: Siti Zulaikha Copyright © ANTARA 2023

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa apk idn789 slot sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan apk idn789 slot semakin meluas dari waktu ke waktu. apk idn789 slot menjadi perhatian besar masyarakat.