slot apk rpvip1 – Anggota susunan pemerintahan Investasi bahas potensi penana...
slot apk rpvip1. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang slot apk rpvip1 karena dianggap penting.
Pejabat kementerian Aktivitas investasi bahas potensi penanaman modal alumina dengan UEA
Rabu, 19 November 2023 22:00 WIB waktu baca 2 menit
Rabu, 19 November 2023 22:00 WIB
Pimpinan kementerian Aktivitas investasi/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani (kanan) dan Pejabat kementerian Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei berbicara kepada media setelah keduanya melakukan diskusi di Jakarta, Rabu (19/11/2024). (ANTARA/Katriana)
Jakarta (ANTARA) - Pimpinan kementerian Aktivitas investasi/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani membahas berbagai potensi aktivitas investasi, terutama pada hilirisasi alumina, saat bertemu Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei di Jakarta, Rabu. "Yang kita sampaikan tadi salah satunya adalah di hilirisasi di alumina, di Kalimantan Barat, yang memang sudah akan kita lakukan," kata Rosan kepada media usai pertemuan tersebut. Rosan menyampaikan bahwa meskipun UEA telah banyak berinvestasi pada energi terbarukan, pihak pemerintah Indonesia melihat masih ada banyak potensi aktivitas investasi lain yang bisa dikerjasamakan dengan negara tersebut. Oleh karena itu, dia menawarkan potensi penanaman modal UEA pada hilirisasi alumina di Kalimantan Barat. Selain itu, Indonesia juga menawarkan potensi penanaman modal pada bidang pengelolaan sampah. "Walaupun pada hari sebelumnya kita baru launching kan ya untuk yang tujuh (proyek) pertama, tapi kita akan launching lagi berikutnya. Dan mereka juga akan tertarik untuk berpartisipasi," katanya. Kemudian, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas potensi aktivitas investasi di bidang pusat data, mengingat tingginya kebutuhan Indonesia pada hal tersebut. Terkait hal itu, Rosan berujar bahwa delegasi UEA juga memberikan gambaran tentang bagaimana kedua belah pihak dapat melakukan investasi bersama. Delegasi UEA, kata Rosan, juga berminat untuk berinvestasi di bidang infrastruktur. Kemudian, mereka juga menawarkan aktivitas investasi bersama dengan Danantara untuk investasi di pelabuhan, baik di dalam Indonesia, maupun di negara lain. "Karena mereka juga sudah punya pengalaman yang sangat baik dalam pengelolaan port ke depannya. Jadi kita akan melanjutkan beberapa diskusinya," kata dia. Rosan berujar pembicaraan tersebut akan terus dijembatani dan ditindaklanjuti sehingga menjadi suatu diskusi yang implementasinya diharapkan dapat berjalan dengan baik. Sebaliknya, Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa infrastruktur Indonesia membutuhkan banyak investasi. Untuk itu, UEA, kata dia, akan sangat senang untuk bisa turut berkontribusi dan menjadi mitra dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. "Kami telah berinvestasi di sektor-sektor tertentu, tetapi sebagaimana yang disampaikan oleh Yang Mulia, potensinya ini jauh melampaui apa yang telah kami investasikan. Oleh karena itu, kami berharap bisa meningkatkan jumlah tersebut dan mendatangkan aktivitas investasi baru," kata Suhail. Targetnya, kata dia, adalah menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi residen Indonesia dan juga menciptakan lebih banyak energi bagi Indonesia. Baca juga: Prabowo bertemu Michael Bloomberg, bahas kerja sama dengan Danantara Baca juga: Rosan: Raja Yordania tawarkan tiga proyek investasi pada Danantara Pewarta: Katriana Editor: Arie Novarina Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Investasi/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani membahas berbagai potensi aktivitas investasi, terutama pada hilirisasi alumina, saat bertemu Pejabat kementerian Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei di Jakarta, Rabu. "Yang kita sampaikan tadi salah satunya adalah di hilirisasi di alumina, di Kalimantan Barat, yang memang sudah akan kita lakukan," kata Rosan kepada media usai pertemuan tersebut. Rosan mengatakan bahwa meskipun UEA telah banyak berinvestasi pada energi terbarukan, otoritas Indonesia melihat masih ada banyak potensi aktivitas investasi lain yang bisa dikerjasamakan dengan negara tersebut. Oleh karena itu, dia menawarkan potensi penanaman modal UEA pada hilirisasi alumina di Kalimantan Barat. Selain itu, Indonesia juga menawarkan potensi penanaman modal pada bidang pengelolaan sampah. "Walaupun pada hari sebelumnya kita baru launching kan ya untuk yang tujuh (proyek) pertama, tapi kita akan launching lagi berikutnya. Dan mereka juga akan tertarik untuk berpartisipasi," katanya. Kemudian, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas potensi investasi di bidang pusat data, mengingat tingginya kebutuhan Indonesia pada hal tersebut. Terkait hal itu, Rosan berujar bahwa delegasi UEA juga memberikan gambaran tentang bagaimana kedua belah pihak dapat melakukan investasi bersama. Delegasi UEA, kata Rosan, juga berminat untuk berinvestasi di bidang infrastruktur. Kemudian, mereka juga menawarkan penanaman modal bersama dengan Danantara untuk aktivitas investasi di pelabuhan, baik di dalam Indonesia, maupun di negara lain. "Karena mereka juga sudah punya pengalaman yang sangat baik dalam pengelolaan port ke depannya. Jadi kita akan melanjutkan beberapa diskusinya," kata dia. Rosan mengungkapkan pembicaraan tersebut akan terus dijembatani dan ditindaklanjuti sehingga menjadi suatu diskusi yang implementasinya diharapkan dapat berjalan dengan baik. Di waktu yang sama, Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa infrastruktur Indonesia membutuhkan banyak aktivitas investasi. Untuk itu, UEA, kata dia, akan sangat senang untuk bisa turut berkontribusi dan menjadi mitra dalam pembangunan fasilitas infrastruktur di Indonesia. "Kami telah berinvestasi di sektor-sektor tertentu, tetapi sebagaimana yang disampaikan oleh Yang Mulia, potensinya ini jauh melampaui apa yang telah kami investasikan. Oleh karena itu, kami berharap bisa meningkatkan jumlah tersebut dan mendatangkan penanaman modal baru," kata Suhail. Targetnya, kata dia, adalah menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi masyarakat setempat Indonesia dan juga menciptakan lebih banyak energi bagi Indonesia.
Baca juga: Prabowo bertemu Michael Bloomberg, bahas kerja sama dengan Danantara
Baca juga: Prabowo bertemu Michael Bloomberg, bahas kerja sama dengan Danantara
Baca juga: Rosan: Raja Yordania tawarkan tiga proyek investasi pada Danantara
Baca juga: Rosan: Raja Yordania tawarkan tiga proyek penanaman modal pada Danantara
Pewarta: Katriana Editor: Arie Novarina Copyright © ANTARA 2023
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik slot apk rpvip1 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang slot apk rpvip1 karena dianggap penting. Berbagai sumber membahas tentang slot apk rpvip1 karena dianggap penting.