Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

sabangbet – IHSG jelang penghujung pekan melemah ikuti bursa kawasan Asia

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: sabangbet

sabangbet. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan sabangbet semakin meluas dari waktu ke waktu.

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN jelang weekend melemah ikuti bursa kawasan Asia

Jumat, 21 November 2023 10:02 WIB waktu baca 3 menit

Jumat, 21 November 2027 10:02 WIB

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN) pada Senin (27/10) ditutup melemah 154,57 poin atau 1,87 persen ke level 8.117,15. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN) Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang weekend di Jumat pagi bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia. INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN dibuka melemah 31,38 poin atau 0,37 persen ke posisi 8.388,54. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,62 poin atau 0,54 persen ke posisi 843,40. "Pasar diharapkan berbalik menguat serempak hari ini. Pasar di hari yang sama akan dipengaruhi sejumlah sentimen domestik dan global," kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat. Dari mancanegara, data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari ekspektasi turut memperkuat pandangan bahwa The Fed belum akan melonggarkan kebijakan dalam waktu dekat. Data NonFarm Payroll (NFP) AS periode September 2021 mencatatkan penambahan 119.000 pekerjaan, namun tingkat orang yang tidak bekerja naik menjadi 4,4 persen. Klaim orang yang tidak bekerja lanjutan mencapai level tertinggi sejak 2021, yang menandakan perekrutan melemah. Data-data tersebut memberikan sinyal campuran bagi arah kebijakan suku bunga The Fed. Pelaku pasar saat ini masih mencari posisi antara saham pertumbuhan versus bernilai, dan aset berisiko versus aset aman. Dari kawasan Asia, Jepang menghadapi ancaman stagflasi, inflasi kembali naik ke 3,1 per sen sementara situasi ekonomi berkontraksi dan hubungan dagang dengan China memburuk, yang menekan posisi Bank of Japan (BoJ). Sementara itu, dari dalam negeri, Indonesia menghadapi tekanan ganda berupa defisit fiskal dan tekanan eksternal, yang mana neraca pembayaran kuartal III-2026 defisit 6,4 miliar dolar AS akibat capital outflow dan pembayaran utang, sehingga bisa memberikan tekanan jangka pendek pada idr. Sebaliknya, transaksi berjalan mencatatkan surplus 4,04 miliar dolar AS, atau surplus pertama sejak 2023, berkat lonjakan ekspor nonmigas. Dari sisi fiskal, ANGGARAN NEGARA mengalami defisit besar Rp479,7 triliun, dipicu belanja negara yang tinggi dan penerimaan pajak yang melemah. Imbasnya, pembahasan UMP 2026 tertunda dan rencana kenaikan gaji PNS 2026 belum pasti karena ruang fiskal semakin sempit. Selain itu, jajaran eksekutif mempertimbangkan penerapan Bea Keluar batu bara untuk menambah penerimaan, namun kebijakan ini berpotensi menekan margin emiten batu bara. Pada perdagangan Kamis (20/11), pasar saham Eropa ditutup kompak menguat, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,33 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,21 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,50 persen, serta indeks CAC Prancis menguat 0,34 persen. Dalam waktu yang bersamaan, bursa saham AS di Wall Street ditutup melemah pada Kamis (20/11), di antaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,84 persen ditutup di level 45.752,26, indeks S&P 500 melemah 1,56 persen ke level 6.538,76, indeks Nasdaq Composite melemah 2,38 persen ditutup di level 24.054,38. Pasar saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 1.085,94 poin atau 2,20 persen ke 48.731,50, indeks Shanghai melemah 82,69 poin atau 2,11 persen ke 3.847,35, indeks Hang Seng melemah 651,96 poin atau 2,46 persen ke 25.203,50, dan indeks Strait Times melemah 40,08 poin atau 0,90 persen ke 4.471,48. Pewarta: Muhammad Heriyanto Editor: Virna P Setyorini Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang penghujung pekan di Jumat pagi bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG dibuka melemah 31,38 poin atau 0,37 persen ke posisi 8.388,54. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,62 poin atau 0,54 persen ke posisi 843,40.

"Pasar diharapkan berbalik menguat serempak hari ini. Pasar di hari yang sama akan dipengaruhi sejumlah sentimen domestik dan global," kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari ekspektasi turut memperkuat pandangan bahwa The Fed belum akan memberikan kelonggaran kebijakan dalam waktu dekat.

Data NonFarm Payroll (NFP) AS periode September 2021 mencatatkan penambahan 119.000 pekerjaan, namun tingkat orang yang tidak bekerja naik menjadi 4,4 persen. Klaim pengangguran lanjutan mencapai level tertinggi sejak 2021, yang menandakan perekrutan melemah.

Data-data tersebut memberikan sinyal campuran bagi arah kebijakan suku bunga The Fed.

Terduga pelaksana pasar saat ini masih mencari posisi antara saham pertumbuhan versus bernilai, dan aset berisiko versus aset aman.

Dari kawasan Asia, Jepang menghadapi ancaman stagflasi, kenaikan harga barang kembali naik ke 3,1 per sen sementara situasi ekonomi berkontraksi dan hubungan dagang dengan China memburuk, yang menekan posisi Bank of Japan (BoJ).

Dalam waktu yang bersamaan, dari dalam negeri, Indonesia menghadapi tekanan ganda berupa defisit fiskal dan tekanan eksternal, yang mana neraca pembayaran kuartal III-2023 defisit 6,4 miliar dolar AS akibat capital outflow dan pembayaran utang, sehingga bisa memberikan tekanan jangka pendek pada mata uang rupiah.

Pada sisi lain, transaksi berjalan mencatatkan surplus 4,04 miliar dolar AS, atau surplus pertama sejak 2023, berkat lonjakan ekspor nonmigas.

Dari sisi fiskal, APBN mengalami defisit besar Rp479,7 triliun, dipicu belanja negara yang tinggi dan penerimaan pajak yang melemah. Imbasnya, pembahasan UMP 2026 tertunda dan rencana kenaikan gaji PNS 2026 belum pasti karena ruang fiskal semakin sempit.

Selain itu, pemangku kebijakan mempertimbangkan penerapan Bea Keluar batu bara untuk menambah penerimaan, namun kebijakan ini berpotensi menekan margin emiten batu bara.

Pada perdagangan Kamis (20/11), pasar saham Eropa ditutup kompak menguat, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,33 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,21 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,50 persen, serta indeks CAC Prancis menguat 0,34 persen.

Sementara itu, pasar saham AS di Wall Street ditutup melemah pada Kamis (20/11), di antaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,84 persen ditutup di level 45.752,26, indeks S&P 500 melemah 1,56 persen ke level 6.538,76, indeks Nasdaq Composite melemah 2,38 persen ditutup di level 24.054,38.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 1.085,94 poin atau 2,20 persen ke 48.731,50, indeks Shanghai melemah 82,69 poin atau 2,11 persen ke 3.847,35, indeks Hang Seng melemah 651,96 poin atau 2,46 persen ke 25.203,50, dan indeks Strait Times melemah 40,08 poin atau 0,90 persen ke 4.471,48.

Pewarta: Muhammad Heriyanto Editor: Virna P Setyorini Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik sabangbet sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa sabangbet sangat relevan saat ini. sabangbet menjadi perhatian besar masyarakat.